Analisis Pengaruh Additive CMC Alami Bubuk Bonggol Pisang Terhadap Compressive Strength pada Semen Pemboran

Authors

  • Sulardi Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan, Indonesia
  • Efraim Dennis L.A Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan, Indonesia
  • Markus Lumbaa Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v6i1.3989

Keywords:

Compressive Strength, Semen Pemboran, Bubuk Bonggol Pisang

Abstract

Penyemenan dalam industri migas adalah kegiatan menginjeksikan bubur semen kedalam annulus sumur pengeboran dan dibiarkan mengeras secara alami. Penelitian ini adalah inovasi pemanfaatan bahan tambah carboxymethyl cellulose alami berbahan bubuk bonggol pisang. Komposisi bahan tambah CMC alami bubuk bonggol pisang dengan konsentrasi 0%,0,5%,1,5%,3% terhadap bahan semen dasar. Penelitian pengujian dilakukan di laboratorium pengujian teknik perminyakan Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan. Dari hasil uji kuat tekan semen di laboratorium ketahui bahwa, penambahan additive CMC bubuk bonggol pisang 0,5%  menghasilkan kuat tekan semen 2.802,18 psi. Penambahan CMC bubuk bonggol pisang 1% menghasilkan kuat tekan semen 3.928,01 psi. Dan penambahan CMCbubuk bonggol pisang 3% menghasilkan kuat tekan semen 4.900,96 psi.

References

Agusman, A. R. (tanpa tahun). Kajian dampak kontaminasi terhadap karakteristik reologi lumpur berbasis air di wilayah Sunyu.

Ayu N, F. (2014). Dampak durasi dan konsentrasi larutan pemasakan dalam pemanfaatan pelepah batang pisang sebagai bahan baku alternatif untuk produksi pulp melalui metode soda. Politeknik Negeri Sriwijaya.

BR Ginting, S. (2016). Evaluasi performa digester dalam proses pulping pelepah pisang dengan metode soda. Universitas Diponegoro.

Fuller, G. A., Mercado, S., & Mead, C. (2016). Pendekatan teknik untuk menangani tantangan semen remedial di dalam air. Konferensi dan Eksposisi Pemboran IADC/SPE.

Rahmanto, A. E. (2011). Analisis pengaruh kekuatan tekan semen pemboran kelas G dengan penggunaan aditif CFR-2 dan lignosulfat terhadap variasi durasi dan suhu.

Rubiandini, R. (2010). Konsep umum semen dan proses penyemenan.

Rubiandini, R. (2012). Teknik operasi pemboran jilid 1. Institut Teknologi Bandung.

Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan. (2024). Pedoman penulisan karya ilmiah, tugas akhir, dan pengabdian kepada masyarakat. STT Migas Balikpapan.

Supiansyah. (2015). Pengaruh variasi volume matriks recycled polypropylene (RPP) terhadap properti mekanik komposit serat batang pisang. Politeknik Negeri Sriwijaya.

Wijaya, S. M., Pitaloka, A. B., & Saputra, A. H. (2014). Sintesis dan analisis karboksimetil selulosa (CMC) dari selulosa eceng gondok (Eichhornia crassipes) menggunakan media reaksi isopropanol–etanol. Konferensi Internasional tentang Material Maju dan Nanoteknologi Praktis (ICAMPN).

Woro Hastuti, F., & Indriana, K. (2015). Sintesis karboksimetil selulosa (CMC) dari batang pohon pisang (Musa acuminata) melalui proses alkalinisasi dan karboksimetilasi. Universitas Sebelas Maret.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Sulardi, S., L.A, E. D., & Lumbaa, M. (2026). Analisis Pengaruh Additive CMC Alami Bubuk Bonggol Pisang Terhadap Compressive Strength pada Semen Pemboran. Indonesian Research Journal on Education, 6(1), 353 –. https://doi.org/10.31004/irje.v6i1.3989

Issue

Section

Articles