Struktur, Fungsi dan Makna Mantra Pengobatan di Desa Tanjung Kurung Ulu Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v3i2.95Keywords:
Struktur, Fungsi dan Makna, Mantra PengobatanAbstract
This study aims to describe the structure, function, and treatment of the meaning of mantras in Tanjung Kurung Ulu Village, Tanjung Tebat District, Lahat Regency. The research method uses a qualitative descriptive method. Collecting data using observation, interviews, and recordings. The technique of analyzing the data in this research is the systematic editing of data from interviews, field notes, and documentation, by categorizing the data, describing it in search units, selecting important data to make, and drawing conclusions that are easily accessible to oneself and others. Results Based on data analysis conducted on 13 treatment spells, the following results were obtained. In the 13 spells studied there is a
spell structure, namely the title, opening, suggestion, and closing elements, with the function of the spell there are 13 spells that function as treatment, healing, and relieving pain experienced by a person. While the meaning of the mantra contained in the 13 spells has a denotative meaning.
References
Atmarzaki. (2010). Analisis Semiotik Mantra Pengobatan Anak-anak Melayu Kenegerian Kari. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3.
Charles Sandres Peire dalam Alfian Rokhmansyah. (2014). Studi dan Pengkajian Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Effendi, Mustika & Wardiah. (2020). Mitologi Pantangan Masyarakat Desa Kundi Kecamatan Simpang Teritip. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 98.
Endraswara, H. d. (2020). Struktur, Fungsi dan Makna Mantra Lowong Sebagao Warisan Budaya Sasak Di Desa Teruwai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 24.
Gunawan. (2015). Analisis Struktur dan Makna Mantra di Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 184.
Hardani. (2020). Metode Penelitian Kuantitafi dan Kualitatif. Mataram: CV Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Juwati. (2018). Buku Sastra Lisan Bumi Silampari. Lubuklinggau: CV Budi Utama.
Lantowa, J., Marahayu, M. N., & Khairussibyan, M. (2017). Semiotika. Gorontalo: CV Budi Utama.
Rapanna, P. (2016). Buku Membumikan Kearifan Lokal Dalam Kemandirian Ekonomi. Makassar: CV Sah Media.
Rokmansyah dalam Maharani, P., Wahidy, A., & Effendi, D. (2020). Analisis Makna dan Fungsi Mitos Di Desa Pulau Beringin Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat. Jurnal Didactique Bahasa Indonesia, 4.
Sanjaya, W. (2015). Buku Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sugiyono. (2016). Makna dan Fungsi Mantra Pengobatan di Kecamatan Belitang. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9.
Sugiyono. (2017, Desember Monday). Sanandiya Silmi Pandawangi. Retrieved from Bab III Metode Penelitian:
Sugiyono. (2020). Seni Mengelola Data: Penerapan Triangulasi Teknik,Sumber dan Waktu Pada Penelitian Sosial. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 149.
Sugiyono. (2021). Buku Metode Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: CV Alfabeta.
Waki'ah, N., Fitriani, Y., & Wardarita, R. (2021). Mantra Jampi Rempah yang Digunakan oleh Masyarakat di Desa Balunijuk Provinsi Bangka Belitung. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 145.
Mutia. (2014). Pengembangan Buklet Berbasis Penelitian sebagai Sumber Belajar Materi Pencemaran Lingkungan di SMA. Universitas Negeri Semarang: J.BiolEduc Vol 3, No. 2 2014 ISSN 2252-6579.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 M. Bakti Kurniawan, Missriani, Darwin Effendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









