Efektivitas Kompetensi Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.901Keywords:
Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, Kompetensi Guru, Pendidikan Bahasa IndonesiaAbstract
Kurikulum Merdeka, yang diterapkan sejak 2022, memperkenalkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada penyesuaian metode pengajaran sesuai kebutuhan individu siswa, mendukung prinsip pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered learning). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kompetensi profesional dan pedagogi guru Bahasa Indonesia dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan analisis mendalam tentang kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum serta materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai berdampak positif, terutama dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam pelatihan dan pengembangan profesional, yang memungkinkan penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi. Namun, tantangan seperti perbedaan kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, dan sistem evaluasi yang perlu disempurnakan masih ada. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melibatkan eksplorasi metode baru, kolaborasi antar guru, dan pelatihan interaktif. Dukungan tambahan, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai dan pengembangan kurikulum yang fleksibel, diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan dengan pendekatan yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan siswa, namun keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kompetensi dan dukungan terhadap guru.
References
Ananda, R. & Fadhilah, N. (2023). "Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Menengah". Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 132-144.
Bower, M. & Sturman, A. (2020). "The Role of Technology in Supporting Differentiated Learning". Educational Technology Research and Development, 68(5), 1983-2003.
Chartier, J. (2015). "Effective Classroom Management Strategies for Differentiated Instruction". Journal of Educational Psychology, 107(3), 637-650.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. Palo Alto, CA: Learning Policy Institute.
Desimone, L. M. (2011). "A Primer on Effective Professional Development". Phi Delta Kappan, 92(6), 68-71.
Dudung, D. (2018). Pembelajaran Berdiferensiasi: Teori dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
Fauzi, F. (2022). "Evaluasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Tantangan dan Peluang". Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(4), 219-228.
Guskey, T. R. (2021). Evaluating Professional Development. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Hadiyanto, H. (2023). "Tantangan Implementasi Kurikulum Baru di Indonesia: Analisis Kasus di Sekolah Menengah". Jurnal Kebijakan Pendidikan, 15(1), 54-67.
Hargreaves, A. & Fullan, M. (2012). Professional Capital: Transforming Teaching in Every School. New York: Teachers College Press.
Kemendikbud. (2022). Kurikulum Merdeka: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Mishra, P. & Koehler, M. J. (2022). "Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): The Integration of Technology in Education". Teachers College Record, 124(1), 147-181.
Muhaimin, A. & Ibrahim, S. (2022). "Peran Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka". Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 103-118.
Putri, A. & Santoso, A. (2023). "Pengaruh Pelatihan Berbasis Teknologi Terhadap Peningkatan Kompetensi Guru". Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(3), 301-312.
Santoso, A. (2019). "Dampak Perubahan Kurikulum Terhadap Hasil Belajar Siswa". Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(1), 89-97.
Sukiman, S. (2021). "Pelatihan Berkelanjutan Sebagai Kunci Sukses Implementasi Kurikulum Baru". Jurnal Pendidikan Guru, 17(3), 234-245.
Susanti, S. (2018). "Peranan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Menengah Pertama". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(1), 99-108.
Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. Alexandria, VA: ASCD.
Vangrieken, K., Meredith, C., Packer, T., & Kyndt, E. (2017). "Teacher Communities as a Context for Professional Development: A Systematic Review". Teaching and Teacher Education, 61, 47-59.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Yuniarti, T. & Prasetyo, A. (2022). "Efektivitas Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Hasil Belajar". Jurnal Pendidikan Dasar, 10(4), 456-467.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aril Maryogi Tulak, Dina Gasong, Anastasia Baan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









