Peran Guru Terhadap Kreativitas Anak dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar Negeri Baipajung 3 Bangkalan

Authors

  • Aidatul Fitria Universitas Nahdlatul Ulama Subaya
  • Sri Hartatik Universitas Nahdlatul Ulama Subaya
  • Dewi Widiana Rahayu Universitas Nahdlatul Ulama Subaya
  • Pance Mariati Universitas Nahdlatul Ulama Subaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.793

Keywords:

Peran Guru, Kreativitas, Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran guru dalam mengembangkan kreativitas anak dalam proses belajar mengajar di SDN Baipajung 3 Bangkalan. Fokus penelitian ini adalah pada metode, strategi, dan kendala yang dihadapi oleh guru untuk mendorong kreativitas siswa, serta dampak peran tersebut terhadap perkembangan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi kelas yang melibatkan guru dan siswa, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen. Sampel penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SDN Baipajung 3 Bangkalan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa guru berperan penting dalam menumbuhkan kreativitas anak. Sebelum pembelajaran guru sudah menyiapkan perangkat pembelajaran dan berbagai metode pengajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan kolaboratif, untuk mendorong siswa berpikir kreatif dan inovatif. Selain itu, guru menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan menyenangkan, memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan ide-ide siswa. Strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan kreativitas siswa antara lain pemilihan bahan-bahan dan alat yang sesuai dengan tema, pelatihan secara terus menerus untuk meningkatkan kerapian siswa dalam menempel, dan pemberian motivasi dan apresiasi secara berkelanjutan. Adapun kendala yang dihadapi guru antara lain ketidak seimbangan bakat siswa dan waktu belajar yang kadang kurang efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah guru mempunyai peranan penting dalam mengembangkan kreativitas anak. Guru yang aktif dan inovatif dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif bagi berkembangnya kreativitas siswa. Kajian ini merekomendasikan agar sekolah dan kepala sekolah lebih banyak memberikan pelatihan dan dukungan kepada guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar yang kreatif.

References

Kirom, A. (2017). Peran Guru Dan Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural. 3.

Maarang, M., Khotimah, N., & Maria Lily, N. (2023). Analisis Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Pembelajaran STEAM Berbasis Loose Parts. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 309–320. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.215.

Puspitasari, Q. D., & Wibowo, A. (2022). Peran Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa Kelas IV di SD Negeri Plebengan Bambanglipuro. Pelita: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.56393/pelita.v1i1.105.

Sudarti, D. O. (2020). Mengembangkan Kreativitas Aptitude Anak dengan Strategi Habituasi dalam Keluarga. 5.

Downloads

Published

2024-07-06

How to Cite

Fitria, A., Hartatik , S. ., Rahayu, D. W. ., & Mariati, P. . (2024). Peran Guru Terhadap Kreativitas Anak dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar Negeri Baipajung 3 Bangkalan. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 412 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.793

Issue

Section

Articles