Pengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Perbandingan Penerapan Kurikulum 2013 di SDN 184 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.601Keywords:
Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka Belajar, MatematikaAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kurikulum self-directed learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain ex-post. Proses pengumpulan data diawali dengan penentuan sampel dengan menggunakan teknik random sampling, berupa hasil ujian tengah semester mata pelajaran Matematika, populasi dan sampel penelitian yaitu siswa kelas V yang berjumlah 33 siswa data utama. Berdasarkan hasil penelitian, SD 184 Pekanbaru akan menerapkan kurikulum belajar mandiri pada semester genap pada tahun 2022. Penelitian ini membandingkan penerapan Kurikulum 2013 pada semester ganjil dengan penerapan kurikulum self-directed learning pada semester genap. Penerapan kurikulum belajar mandiri tidak lagi berdasarkan topik, melainkan berdasarkan mata pelajaran yang diajarkan oleh masing-masing guru, dengan kesepakatan bidang studi mana yang harus diajarkan. Penerapan kurikulum yang unik semakin diterima oleh siswa. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat perbedaan yang cukup besar antara hasil ujian tengah semester semester ganjil (penerapan kurikulum 2013) dengan hasil ujian tengah semester semester gena (pelaksanaan belajar mandiri). Perbandingan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SDN 184 Pekanbaru menunjukkan perbedaan yang signifikan.
References
Adi, N. N. S., Oka, D. N., & Wati, N. M. S. (2021). Dampak positif dan negatif Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi COVID-19. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 40.
Bonal, X., & González, S. (2020). The impact of lockdown on the learning gap: family and school divisions in times of crisis. International Review of Education, 66(5–6), 635– 655.
Dian, Lestari.2018. Analisis penerapan kurikulum 2013 dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ekonomi di SMA negeri sekolta Palembang. Jurnal. Vol 2 (no 1). 69- 70.
Eri Sutrisno. (2021). Mengenal dan Menjadi Sekolah Penggerak. Indonesia.Go.Id
Faiz, A., & Faridah. (2022). Program Guru Penggerak sebagai Sumber Belajar. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 14(1), 82–88.
Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma baru dalam Kurikulum Prototipe. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1544–1550.
Kurniawan, Noviana.2017. penerapan kurikulum 2013 dalam meningkatkan keterampilan, proses, dan pengetahuan.jurnal. vol 6 (no 2). 390-391
Muin, abdul.2012. Meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran menggunakan aplikasi moodle. Jurnal vop 7(1). 7476.
Munir (2009). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Cet.I Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media . 2009. Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Sajaya, Wina. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Grup Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Konsideran Menimbang., (2003).
Kemendikbud. (2019). Empat pokok kebijakan merdeka belajar. Ditsmp.Kemdikbud.Go.Id.
Kemendikbud. (2021). 6 Ciri Pelajar Pancasila yang Cerdas dan Berkarakter.Ditsmp.Kemdikbud.Go.Id.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jannati Sulaiman, Kusmega Dewi, Rezki Amelia, Erlisnawati, Erni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









