Peran Pendidikan Islam Dalam Membina Keluarga Muslim di Era 5.0

Authors

  • Rouf Tamim Universitas Islam Negeri Raden Intan
  • Ais Isti’ana Universitas Islam Negeri Raden Intan
  • Beti Susilawati Universitas Islam Negeri Raden Intan

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i1.447

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Membina Keluarga, Teknologi Era 5.0

Abstract

Dalam era 5.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, peran pendidikan Islam dalam membina keluarga Muslim menjadi semakin penting. Pendidikan Islam tidak hanya memberikan pemahaman yang kokoh tentang ajaran agama, tetapi juga membentuk karakter, nilai-nilai moral, dan kemampuan mengelola teknologi secara bijaksana. Tujuan tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pendidikan Islam dapat membantu membina keluarga Muslim di era 5.0 sehingga peranan keluarga dalam mendidik anak serta menjaga keluarga dari pengaruh negatif kemajuan teknologi bisa di tangani dengan baik dan benar sesuai agama Islam. metode penelitian yang digunakan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research atau penelitian kepustakaan. Pendidikan Islam adalah upaya membimbing, mengarahkan, dan membina peserta didik yang dilaksanakan secara sadar dan terencana agar terbina sutu kepribadian yang utama sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat nantinya. Pendidikan Islam membantu menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat dalam keluarga, yang diperlukan untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis antar anggota keluarga dan masyarakat secara luas. Pendidikan Islam dapat membantu anggota keluarga untuk menggunakan teknologi dengan bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Di dalam ruang lingkup keluarga pendidikan karakter pun harus ditransfromasi dengan sejumlah nilai. Keluarga merupakan batu bata dalam bangunan suatu bangsa. Suatu bangsa terdiri dari kumpulan keluarga, jika rumah tangga rapuh dan lemah, maka bangsa itu akan lemah. Oleh karena itu, setiap komponen dalam keluarga memiliki peranan penting.

References

Aba Firdaus Al-Halwani. (2001). Melahirkan Anak Saleh. (Yogyakarta: Mitra Pustaka).

Abdul Kadir, dkk. (2012). Dasar-dasar Pendidikan. (Jakarta: Kharisma).

Abdul Quasem. (1988). Etika Al-Ghazali (Bandung: Penerbit Pustaka).

Abu Ahmadi dan Nur Uhbiyati. (2007). Ilmu Pendidikan. (Jakarta: Rineka Cipta).

Ahmad Pihar. (2022). Modernisasi Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0. AFoSJ-LAS: Journal All Field of Science JLAS, 1(1), 1-12. From: https://j-las.lemkomindo.org/index.php/BCoPJ-LAS/article/view/1.

Basri MS. (2001). Metodologi Penelitian Sejarah, (Jakarta: Restu Agung).

Departemen Agama RI. (2009). Al-qur’an Terjemah (Surabaya: Duta Ilmu).

Depdikbud. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka).

Djamaluddin dan Adbullah Aly, 1998. Kapita Selekta Pendidikan Islam ( CV Pustaka setia).

Fahrudin. (2014). Proses Pendidikan Moral di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Mengatasi Kenalakan Remaja (Jurnal Pendidikan Agama Islam Ta’lim. vol.12. no. 1).

Franz Magnis Suseno. (1987). Etika Dasar: Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral (Yogyakarta: Kanisius).

Green, TD dan A. Brown, 2002. Multimedia Project in the Classroom. USA: Corwin Press, Inc.

H.M. Arifin. (2008). Ilmu Pendidikan Islam Tinjauan Teoritis Dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner (Jakarta: PT Bumi Aksara).

Haidar Putra Daulay. (2009). Pemberdayaan Pendidikan Islam di Indonesia (Jakarta: PT Rineka Cipta).

Kartono, K. 1990. Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan Anak). Bandung: Mandar Maju.

Kiki Ayu Hermawati. (2023). Pendidikan Islam Era Transformasi Sosial Society 5.0: Studi Analisa Terhadap Hadis Nabi, Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8, No. 1 Juni 2023. From: https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tarbawi/article/view/14060.

Mahmud Syahid. (1990). Akidah dan Syariah Islam. (Jakarta: Bumi Aksara).

Masnur Muslich. (2011). Pendidikan Karakter Pendidikan karakter : menjawab tantangan krisis multidimensional, Jakarta: Bumi Aksara.

Muchlas Samani dan Hariyanto. Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

NAEYC dan FRC. (2012). Technology and Interactive Media as Tools in Early Childhood Programs Serving Children from Birth through Age 8. Washington DC. www.naeyc.org atau info@fredrogerscenter.org.

Pristian Hadi Putra. (2019). Tantangan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Society 5.0. Jurnal Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 19, No. 02, Desember 2019, 99 – 110. From: https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/458.

Rachmat Djatnika. (1996). Sistem Ethika Islam (Akhlak Mulia). (Bandung: Panjimas).

Rasyidin dan Samsul Nizar, 2005. Filsafat Pendidikan Islam (Jakarta: Ciputat Press).

Samsul Nizar. (2002). Filsafat Pendidikan Isalm Pendekatan Histiris, Toritis dan Praktis (Jakarta: Ciputat Pers).

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2002. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Syamsul Bahri. (2022). Konsep Pembelajaran Pai Di Era Society 5.0. edupedia Vol. 6, No. 2, Januari 2022 from: https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/edupedia/article/view/1592.

Yosepha Pusparisa. (2024). Pengguna Smartphone Diperkirakan Mencapai 89 Populasi Pada 2025. Di akses dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/15/pengguna-smartphone-diperkirakan-mencapai-89-populasi-pada-2025. di akses pada tanggal 25 April 2024.

Downloads

Published

2024-05-17

How to Cite

Tamim, R. ., Isti’ana, A. ., & Susilawati, B. . (2024). Peran Pendidikan Islam Dalam Membina Keluarga Muslim di Era 5.0. Indonesian Research Journal on Education, 4(1), 127 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i1.447

Issue

Section

Articles