Pengaruh Pembelajaran Berdifernsiasi terhadap Motivasi Belajar Siswa dengan Self-Eifficay Sebagai Variabel Mediasi di SDN 17 Betung
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v6i3.4370Keywords:
Pembelajaran Berdiferensiasi, Self-Efficacy, Motivasi Belajar, Mediasi, Quasi EksperimenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi di SDN 17 Betung. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design pada 40 siswa kelas V, dengan sampel 20 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen berupa angket motivasi belajar dan self-efficacy yang telah diuji validitas dan reliabilitas (α = 0,87). Analisis data menggunakan uji regresi berganda, uji t, uji F, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy (a = 0,45; t = 5,32; p = 0,000) dan motivasi belajar (c’ = 0,25; t = 3,11; p = 0,002). Self-efficacy juga berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (b = 0,50; t = 6,28; p = 0,000). Uji Sobel menghasilkan Z = 3,45 > 1,96 yang menegaskan bahwa self-efficacy memediasi secara signifikan hubungan antara pembelajaran berdiferensiasi dan motivasi belajar. Hasil uji t menunjukkan adanya perbedaan rata-rata motivasi belajar antara kelompok eksperimen (78,5) dan kontrol (70,2) dengan t hitung 2,87 > t tabel 2,10. Uji F menunjukkan pengaruh simultan pembelajaran berdiferensiasi dan self-efficacy terhadap motivasi belajar dengan F hitung 12,45 > F tabel 3,59. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa baik secara langsung maupun melalui mediasi self-efficacy.
References
Andriyani, D., & Zuliana, E. (2025). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Rumah Jurnal UIN Alauddin.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: Freeman.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173–1182.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The new psychology of success. Random House.
Hetilaniar. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Implementasi. Jakarta: Kemdikbud.
Mega Kusuma Putri. (2024). Pengaruh self-efficacy terhadap motivasi belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar.
OECD. (2019). PISA 2018 Results. Paris: OECD Publishing.
Riski, A., Patandean, A. J., & Burhan, B. (2025). Strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa. Universitas Bosowa.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology. McGraw-Hill Education.
Schunk, D. H., & Pajares, F. (2002). The development of academic self-efficacy. In Development of Achievement Motivation. Academic Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Tomlinson, C. A. (2005). Differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.
Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Beti Rahmaini, Mega Kusuma Putri, Hetilaniar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









