Upaya Meningkatkan Pemahaman Bulliying Melalui Ular Tangga di Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Siti Roudlotul Jannah Universitas Negeri Surabaya
  • Silvia Faiqotul Wachidiyah Universitas Negeri Surabaya
  • Yana Sahana Universitas Negeri Surabaya
  • Elina Ayu Puspita Universitas Negeri Surabaya
  • Denok Setiawati Universitas Negeri Surabaya
  • Bisri Ekhsan Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i1.433

Keywords:

Bullying, Bimbingan Kelompok, Permainan Ular Tangga

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok mengunakan media ular tangga untuk meningkatkan pemahaman bullying. Penindasan (bullying) merupakan permasalahan serius yang sering muncul di lingkungan pendidikan dan dapat berdampak serius terhadap kesejahteraan siswa. Bullying merupakan suatu tindakan kekerasan yang dapat merugikan korbannya, pelakunya, dan masyarakat luas (Puspitasari, 2023). Berdasarkan data KPAI tahun 2022, terdapat 226 kejadian agresi fisik dan psikis. Kita dapat menyimpulkan bahwa terdapat tingginya tingkat perundungan di kalangan anak-anak, khususnya di sekolah menengah pertama. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling melalui 2 siklus. Subyek adalah siswa VII di SMP Negeri 1 Lamongan. Hasil penelitian Bimbingan kelompok dapat meningkatkan pemahaman bullying siswa, terlihat dari data pada siklus 1 pada kategori baik (86%) pada siklus II meningkat dalam kategori sangat baik (100%). Hal ini menunjukkan ada peningkatan signifikan pemahaman bullying dari siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Lamongan.

References

Hidayat, Dede Rahmat dan Badrujaman, Aip. 2012. Penelitian Tindakan dalam Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Indeks

K.P.A, I. (2022). Rincian Data Kasus Berdasarkan Klaster Perlindungan. Diakses pada 14 Mei 2024.

Mahfudzoh, D. (2019). Upaya Meningkatkan Penyesuaian Diri melalui Layanan Bimbingan Klasikal dengan Teknik Permainan Edukatif. 2(1), 35–39.

Puspitasari. (2023). Mengembangkan Kesadaran Diri pada Siswa Untuk Mencegah Tindak Perundungan di Sekolah Dasar. Dharmas Education Journal, 4(1), 16–22. https://ejournal.undhari.ac.id/index.php/de_journal/article/download/901/37 6/4233.

Oktavia, T., Sakarsari, N., Nanda, V. P., Jannah, M., Pratiwi, N. A., & Qomisatun, P. A. (2022). Studi kasus Perundungan Terhadap belajar peserta didik di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 1349–1358. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/download/96 96/7413.

Thursina, F., Supriandi, &Sinaga, J. (2023). Hubungan antara Pola Attachment Orang Tua dan Keinginan untuk Melakukan Hubungan Seks Pranikah pada Remaja: Analisis Peran Faktor-faktor Psikologis dan Konteks Keluarga. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 1(03), 153– 163.

Yasherly Bachri, Marizki Putri, Yuli Permata Sari, &Ropika Ningsih. (2021). Pencegahan Perilaku Bullying Pada Remaja. Jurnal Salingka Abdimas, 1(1), 30–36.

Zahroh, A. (2015). Membangun Kualitas Belajar Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. Yrama Widya.

Downloads

Published

2024-05-10

How to Cite

Jannah, S. R., Wachidiyah, S. F. ., Sahana, Y. ., Puspita, E. A. ., Setiawati, D. ., & Ekhsan, B. . (2024). Upaya Meningkatkan Pemahaman Bulliying Melalui Ular Tangga di Sekolah Menengah Pertama . Indonesian Research Journal on Education, 4(1), 72 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i1.433

Issue

Section

Articles