Analisis Sosio Edukasi dan Karakteristik Petani Terhadap Produktivitas Usaha tani Sorgum di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB

Authors

  • Sab’ul Masani Universitas Mataram, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi Universitas Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.4018

Keywords:

Sosio Edukasi, Karakteristik Petani, Produktivitas, Sorgum

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosio-edukasi dan karakteristik petani, yang meliputi tingkat pendidikan, umur, dan pengalaman bertani, terhadap produktivitas usahatani sorgum di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh petani sorgum di Desa Sukadana dan Desa Tumpak sebanyak 32 responden yang ditentukan melalui metode sensus. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS), disertai uji asumsi klasik, uji signifikansi parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pendidikan memiliki koefisien positif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani sorgum (Sig. 0,662), umur berpengaruh negatif dan tidak signifikan (Sig. 0,197), serta pengalaman bertani berpengaruh positif tetapi juga tidak signifikan (Sig. 0,109). Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani sorgum dengan nilai signifikansi sebesar 0,403. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R sebesar 0,313 dan R² sebesar 0,098, yang mengindikasikan bahwa model hanya mampu menjelaskan 9,8% variasi produktivitas usahatani sorgum, sementara 90,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model, seperti penggunaan input produksi, kondisi agroklimat, dan pengelolaan teknis usahatani. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas sorgum di wilayah penelitian lebih dipengaruhi oleh faktor teknis dan struktural dibandingkan karakteristik demografis petani.

References

Afni, N., & Arianti, D. (2025). Tingkat produktivitas usahatani padi sawah di wilayah kerja penyuluh pertanian (WKPP) Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. JALOW | Journal of Agribusiness and Local Wisdom, 6(2), 1–7. https://doi.org/10.22437/jalow.v6i2.41177

Badan Pangan Nasional. (2024). Statistik ketahanan pangan 2023. Pusat Data dan Informasi Pangan.

Bashir, M., Khan, A., & Ali, S. (2021). Sorghum as a sustainable crop for dryland farming. Journal of Sustainable Agriculture, 15(2), 45–58.

Deras, S., & Luju, M. T. (2023). Efisiensi agribisnis padi sawah pada tingkat usahatani di Desa Payalombang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara. Jurnal Agriuma, 5(1), 52–61. https://doi.org/10.31289/agri.v5i1.8964

Dewi, R. (2018). Diktat mata kuliah manajemen usahatani. Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Dewi, R., & Haryanto, B. (2022). Socio-economic factors influencing sorghum adoption. Agricultural Economics Review, 34(1), 77–89.

Dinas Pertanian NTB. (2023). Laporan pengembangan sorgum di NTB.

Fadhilah, M. L., Eddy, B. T., & Gayatri, S. (2018). Pengaruh tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan penerapan sistem agribisnis terhadap produksi pada petani padi di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 39. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v2i1.1327

FAO. (2023). The state of food security and nutrition in the world 2023. FAO.

Fitriani, S., Widianingsih, R., & Pratama, H. (2023). Adaptasi sorgum terhadap lahan marginal. Indonesian Journal of Agronomy, 11(3), 112–124.

Hidayat, A., Nuraini, T., & Sari, D. (2022). Productivity challenges of sorghum in Indonesia. AgroScience Journal, 9(4), 201–210.

Kementan. (2023). Roadmap diversifikasi pangan nasional. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kementerian PUPR. (2023). Program percontohan budidaya sorgum di Bendungan Batujai.

Misra, R., Yusuf, A., & Raharjo, T. (2021). Farmer decision-making in sorghum farming. International Journal of Rural Development, 18(2), 99–115.

Murti Mulyo Aji, J. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani sorgum di Kabupaten Situbondo. Jurnal Pertanian Agros, 24(2), 1078–1088.

Rahayu, S., & Haryanto, B. (2021). Sorghum as food and energy source. Agroindustrial Journal, 13(2), 88–97.

Rahmawati, L., Santoso, B., & Putri, D. (2023). Sorghum and rural poverty alleviation. Journal of Rural Studies, 29(1), 65–78.

Satria, A. (2015). Analisis efisiensi teknis (inefisiensi) pada usaha tani padi di Indonesia: Pendekatan stochastic production frontier.

Setyowati, E., & Pratama, R. (2023). Institutional support for sorghum farmers. Journal of Agricultural Policy, 7(1), 33–47.

Sibuea, F. A., Sibuea, M. B., & Harahap, G. (2023). Eksistensi penyuluh pertanian dan tingkat adopsi teknologi dalam peningkatan produktivitas padi sawah di Kabupaten Deli Serdang. JASc (Journal of Agribusiness Sciences), 7(2), 175–188. https://doi.org/10.30596/jasc.v7i2.16475

Simanjuntak, D., & Lestari, P. (2023). Penguatan rantai nilai sorgum berbasis kemitraan. Jurnal Agribisnis Terapan, 6(2), 98–109.

Timurasa. (2024). Menjaga ketahanan pangan dengan roadmap sorgum 2022–2024. https://timurasa.com

Tirto. (2025). Sorgum, sang penjaga ketahanan pangan masa depan. https://tirto.id

Utami, R., & Rahman, A. (2022). Strategi pengembangan agroindustri sorgum. Jurnal Industri Pertanian, 16(2), 73–85.

Widianingsih, R., Fitriani, S., & Balitbangtan. (2022). Sorghum adaptation in dryland farming. Agricultural Research Bulletin, 10(2), 55–70.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Masani, S., & Aryawan Asasandi, I. G. N. . (2025). Analisis Sosio Edukasi dan Karakteristik Petani Terhadap Produktivitas Usaha tani Sorgum di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB. Indonesian Research Journal on Education, 5(6), 2420 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.4018

Issue

Section

Articles