Harmonisasi ‘Urf Syar’i pada Pernikahan Adat Suku Minangkabau dengan Tujuan dapat Diterima Semua Pihak
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.3778Keywords:
Urf Syar’i, Pernikahan, MinangkabauAbstract
Pernikahan adat Minangkabau merupakan sistem pernikahan yang sarat dengan nilai adat, agama, dan budaya yang berlandaskan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang merasa terbebani oleh kompleksitas prosesi adat, terutama dari segi biaya dan tuntutan sosial. Fenomena ini menimbulkan dilema antara mempertahankan adat yang dianggap sesuai syariat Islam namun membutuhkan biaya besar, dengan meninggalkan adat yang berpotensi memicu konflik sosial dan ketegangan antar keluarga. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji praktik adat pernikahan Minangkabau yang sesuai dengan syariat Islam serta bentuk penyederhanaan adat (‘urf syar‘i) yang dapat dilakukan melalui kesepakatan para tetuah dan sesepuh adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perumusan masalah mengenai praktik adat pernikahan Minangkabau yang sesuai syariat dan strategi penyederhanaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi maresek dapat dipahami sebagai bagian dari konsep ta‘aruf dalam Islam, sedangkan batimbang tando sejalan dengan konsep khitbah. Rangkaian adat seperti baralek, manjampuik marapulai, panyambutan rumah anak daro, basandiang di palaminan, malam baretong, mamulangkan tando, dan malewakan gala marapulai merupakan bentuk ‘urf dalam konsep walimatul ‘ursy. Tradisi bainai juga memiliki kesesuaian dengan sunnah yang diajarkan kepada perempuan. Penyederhanaan adat dilakukan melalui pelaksanaan simbolik beberapa prosesi, pembatasan lingkup kegiatan dalam keluarga inti, penghindaran unsur adat yang membebani, serta penguatan nilai spiritual melalui pengajian dan doa bersama.
References
Abdul Karim Al-Namlah. (2000). Al-jami’ li masa’il ushul al-fiqh wa tathbiqatuha ‘ala al-madzhab al-rajih (Cet. 1). Maktabah Al-Rusyd.
Abdul Wahab Khalaf. (n.d.). Ilmu ushul fiqh (Cet. 8). Maktabah Al-Dakwah & Dar Al-Qalam.
Abdurrahman Ibn Sholeh. (2003). Al-qawa’id wa al-dhawabith al-fiqhiyah mutadhamminah li al-taysir (Cet. 1). ‘Umadah Bahst Al-Ilmi bi Al-Jami’ah Al-Islamiyah.
Abu Abdillah Al-Hakim, M. (1990). Al-mustadrak ‘ala al-shahihain (Cet. 1, Hadis No. 4465). Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Abu Malik Kamal. (n.d.). Fiqh sunnah li al-nisa’: Ensiklopedia fiqh wanita. Pustaka.
Al-Jamal, I. M. (1992). Bulugh al-maram (Terj. Karar Masyhur). Rineka Cipta.
Al-Nawawi, M. I. S. (2007). Al-majmu’ syarh al-muhadzdzab. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Al-Tabhrani. (1994). Mu’jam al-kabir (Cet. 2, Hadis No. 5403). Maktabah Ibn Taimiyah.
Al-Qur’an dan terjemahannya. (2019). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia (Edisi penyempurnaan).
Basir, N., & Kasim, E. (1997). Pernikahan adat Minangkabau. Elly Kasim Collection.
Darwis. (2013). Sejarah perkembangan pers Minangkabau 1859–1945. PT Gramedia Pustaka Utama.
Fillah, S. A. (2012). Nikmatnya pacaran setelah pernikahan (Cet. ke-19). Pro-U Media.
Firmansyah, G., & Aisyah, M. R. (2023). Implementasi hukum adat dalam prosesi perkawinan adat Minangkabau. Law in Review: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1).
Ghaffar, M. H. A. (n.d.). Taysir ushul fiqh lil mubtadi’in. Mawqi’ Syabkah Al-Islamiyah.
Milla. (2019). Komunitas Minangkabau di Surabaya: Studi tentang perubahan tata cara perkawinan Minangkabau (Skripsi, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel).
Mukarrom, A. (2023). Telaah kaidah maslahat ushul fiqh dalam penerapan moderasi beragama di pesantren. Mujalasat: Jurnal Islamic Studies, 1.
Putri. (2022). Perempuan dan modernitas: Perubahan adat perkawinan di Minangkabau pada awal abad ke-20. Gre Publishing.
Saifullah, et al. (2017). Pertautan budaya: Sejarah Minangkabau dan Negeri Sembilan. Institut Seni Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Faisar Ananda Arfa, Muhammad Sya’ban Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









