Kajian Sosiopragmatik terhadap Variasi Tuturan dalam Konteks Formal dan Nonformal di Lingkungan Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.3773Keywords:
speech variation, sociopragmatics, formal context, informal context, linguistic politenessAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi tuturan mahasiswa dalam konteks formal dan nonformal melalui perspektif sosiopragmatik. Kajian difokuskan pada bagaimana faktor sosial, seperti status sosial, jarak hubungan, dan tujuan komunikasi, mempengaruhi bentuk serta strategi kesantunan dalam interaksi akademik dan nonakademik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan analisis wacana terhadap tuturan lisan yang dikumpulkan dari dua konteks: (1) formal, mencakup interaksi antara dosen dan mahasiswa di ruang kuliah serta rapat jurusan, dan (2) nonformal, mencakup percakapan antar mahasiswa di kantin dan dalam grup WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks formal, tuturan cenderung menggunakan strategi tidak langsung dengan bahasa yang lebih terstruktur dan berhati-hati untuk menjaga hierarki sosial dan kesantunan akademik. Sebaliknya, dalam konteks nonformal, tuturan bersifat lebih langsung, ekspresif, dan egaliter, meskipun tetap mempertahankan kesantunan melalui penggunaan partikel, sapaan akrab, dan intonasi ringan. Perbedaan tersebut mencerminkan negosiasi antara efisiensi komunikasi dan pemeliharaan hubungan sosial sebagaimana dijelaskan dalam teori sosiopragmatik Leech (2014) serta teori kesantunan Brown dan Levinson (1987). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang penggunaan bahasa yang santun dan kontekstual dalam ranah pendidikan serta menjadi acuan dalam pengajaran pragmatik dan komunikasi akademik di perguruan tinggi.
References
Almathkuri, J. (2021). Influence of Social Power and Distance on Request Strategies in Saudi Arabic. International Journal of Linguistics, 13(3), 95–109. https://doi.org/10.5296/IJL.V13I3.18770
Alsmary, N. A. (2022). Digital-Based Genuine Invitation Strategies of Najdi Arabic Speakers: A Socio-Pragmatic Analysis. World Journal of English Language, 12(8), 230. https://doi.org/10.5430/wjel.v12n8p230
Amal Abdalla Ali. (2022). Analyzing Social Factors Which Explain How the Social Context Affects Our Choice of a Code or A Variety, Whether Language, Dialect, or Style, with Examples from English- Other languages, and Libyan Arabic. Journal of Literature, Languages and Linguistics. https://doi.org/10.7176/jlll/93-01
Aribi, I. (2012). A socio-pragmatic study of the use of requests in english by tunisian efl learners. Journal of Language Teaching and Research, 2(1), 87–120. https://pops.uclan.ac.uk/index.php/jsltr/article/download/92/39
Balsalobre, S. R. G. (2018). Expressões de Poder e de Solidariedade em Moçambique e em Angola: Observando a Inter-relação entre Género e Formas de Tratamento. 32, 55–80. https://doi.org/10.31492/2184-2043.RILP2017.32/PP.55-80
Behbahani, H. K., & Gholami, M. (2018). A Sociolinguistic Exploration Of The Difference Between Male Speech And That Of Female Speech. 1(7), 11–21. https://doi.org/10.31426/IJAMSR.2018.1.7.712
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press
Fatma, F. (2016). Kajian sosiopragmatik tindak tutur direktif berlatar belakang budaya lokal lembah palu sulawesi tengah. 313–319. https://doi.org/10.20961/PRAS.V0I0.1522
Irwandi, I., Fajri, M., & Albert, A. (2024). Understanding gender and language use: A path towards effective interpersonal communication. Mukadimah, 8(1), 238–246. https://doi.org/10.30743/mkd.v8i1.9093
Leech, G. N. (2014). The pragmatics of politeness. Oxford University Press.
Sarira, F. S., Baan, A., & Gasong, D. (2024). Pengaruh Penerapan Pendekatan Etnopedagogi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 3(1), 152–159. https://doi.org/10.47233/jpst.v3i1.1550
Selasih, N. N., & Sudarsana, I. K. (2018). Education Based on Ethnopedagogy in Maintaining and Conserving the Local Wisdom: A Literature Study. 6(2), 293–306. https://doi.org/10.26811/PEURADEUN.V6I2.219
Sukanadi, N. L., Indrawati, I. G. A. P. T., & Susrawan, I. N. A. (2019). Peningkatan pemahaman siswa tentang nilai-nilai budaya lokal melalui pembelajaran bahasa indonesia berbasis cerita rakyat. 14(5), 2549–2556. https://doi.org/10.33758/MBI.V14I5.384
Suratman, B. (2019). Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal Pada Suku Melayu Sambas. 4(2), 107–117. https://doi.org/10.33506/JN.V4I2.436
Tambak, S., & Sukenti, D. (2018). Implementasi budaya melayu dalam kurikulum pendidikan madrasah ibtidaiyah di riau. 41(2), 255988. https://doi.org/10.30821/MIQOT.V41I2.409
Triscova, V., Sudaryono, S., & Ekawarna, E. (2023). Growing with Language: Innovation in Developing Indonesian Language Learning Materials. https://doi.org/10.22437/teknopedagogi.v13i1.32512
Tuhfa, E. F., & Rahayu, E. (2024). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kosakata bahasa indonesia siswa muslim satun wittaya school di Thailand. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 9(1), 18. https://doi.org/10.23916/083756011
Wiesinger, P. (2019). Sprachliche Varietäten Gestern und Heute (pp. 9–45). De Gruyter. https://doi.org/10.1515/9783110622560-003
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Utari Wulandari, Novriadi Oktavian, Kasrizal, Hermandra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









