Pengaruh Fear of Other People’s Opinion terhadap Citra Diri Remaja Akhir di Desa Kasuratan

Authors

  • Astrid Eklesia Pangajow Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Deetje Solang Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Sinta E. Kaunang Universitas Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.3473

Keywords:

Fear of Other People’s Opinion (FOPO), Citra Diri, Remaja Akhir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fear of Other People’s Opinion (FOPO) terhadap citra diri remaja akhir. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena meningkatnya kecemasan sosial remaja yang ditandai dengan rasa takut terhadap penilaian orang lain, yang berpotensi memengaruhi pembentukan citra diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah remaja akhir di Desa Kasuratan yang berjumlah 95 orang, sekaligus dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur variabel FOPO (X) dan citra diri (Y). Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOPO memiliki pengaruh yang sangat lemah terhadap citra diri remaja akhir dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,01 atau 1%. Artinya, FOPO hanya menjelaskan 1% variasi dalam citra diri, sementara 99% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Meskipun demikian, aspek FOPO pada responden berada pada kategori tinggi, terutama pada ketakutan akan ketidakpastian masa depan (64%) dan ketakutan akan kehilangan pengaruh sosial (63%). Sementara itu, citra diri remaja akhir secara umum berada pada kategori positif dan tinggi, ditandai dengan kemampuan menjalankan peran sosial, penerimaan diri, serta perasaan memiliki arti dalam kehidupan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun tekanan sosial berupa FOPO dirasakan cukup tinggi, remaja akhir tetap mampu mempertahankan citra diri positif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi remaja, orang tua, serta pendidik untuk lebih peka terhadap dinamika psikologis yang dialami remaja, serta mendorong pengembangan citra diri yang sehat melalui dukungan emosional, pendidikan karakter, dan keterampilan sosial.

References

Amma, D. S. R., Widiani, E., & Trishinta, S. M. (2017). Hubungan citra diri dengan tingkat kepercayaan diri remaja di SMKN 11 Malang kelas XI. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3).

Asrori, A., & Hasanat, N. U. (2015). Terapi kognitif perilaku untuk mengatasi gangguan kecemasan sosial. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(1), 89–107.

Ayomi, J. J., & Ediyono, S. (2023). Psikoanalisis; Pikiran bawah sadar manusia menurut filsafat. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/366894883

Azwar, E. (2019). Program pengalaman lapangan (magang) terhadap kepercayaan diri mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Jurnal Penjaskesrek, 6(2), 211–221.

Balaka, M. Y. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif.

Basma, R. A. (2022). Persepsi terhadap citra tubuh dan kecemasan sosial pada remaja perempuan pengguna media sosial (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).

Chumairoh, F. (2021). Tekanan sosial budaya dan perkawinan anak dalam perspektif the looking-glass self. Jurnal Partisipatoris, 3(1), 1–11.

Djollong, A. F. (2014). Tehnik pelaksanaan penelitian kuantitatif. Istiqra: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(1).

Hayani, H. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rasa takut akan kegagalan dalam diri peserta didik menyelesaikan masalah matematika di kelas VIII SMP Nasrani 1 Medan TP 2021/2022.

Hidayat, R., Malfasari, E., & Herniyanti, R. (2019). Hubungan perlakuan body shaming dengan citra diri mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 79–86.

Janna, N. M., & Herianto, H. (2021). Konsep uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan SPSS.

Khairati, M., Rakhmat, A. B., Radde, H. A., & Sudirman, M. Y. (2022). Konformitas sebagai prediktor pengambilan keputusan untuk menjadi pelaku demonstrasi pada mahasiswa di Kota Makassar. Edupsycouns Journal, 4(1), 1–13.

Komariyah, F. N. (2012). Hubungan antara persepsi gaya hidup fashion dengan citra diri pada komunitas hijabers di Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Krismawati, Y. (2014). Teori psikologi perkembangan Erik H. Erikson dan manfaatnya bagi tugas pendidikan Kristen dewasa ini. Kurios, 2(1), 46–56.

Kuliah, M. Definisi populasi pengertian sampel dan teknik sampling dalam penelitian pendidikan dan behavioral.

Labagu, F. O., Tjasmadi, M. P., Samadi, A. W., Tony, R., & Banamtuan, R. S. (2025). Pendekatan alkitabiah dan psikologis pada individu terindikasi fopo di Indonesia. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen), 7(1), 16–28.

Lestari, H., Asbari, M., Pratiwi, D. E., & Munawaroh, E. F. (2024). Generasi muda kok takut bersuara?. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(1), 96–100.

Majid, R. A., & Ghozali, I. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan emisi gas rumah kaca pada perusahaan di Indonesia (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Mariani, E. (2022). Hegemoni ketakutan, Paulo Freire dan emansipasi-kebebasan: Studi kasus 3 SMA/K Kalimantan Tengah. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 10791–10798.

Novitasari, Y., & Fauziddin, M. (2022). Analisis literasi digital tenaga pendidik pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3570–3577.

Nuryadi, A. (2017). Self control dan self efficacy mempengaruhi prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal Adiraga, 3(2), 34–42.

Prayoga, A. (2022). Pengaruh sosial normatif, sosial informasi dan kepercayaan terhadap niat belanja sosial the executive di Kota Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya).

Purnamasari, A., & Agustin, V. (2019). Hubungan citra diri dengan perilaku narsisisme pada remaja putri pengguna Instagram di Kota Prabumulih. Psibernetika, 11(2).

Putri, N. S. R., & Farida, F. (2018). Pembentukan citra diri mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo Surabaya dalam Instagram. Jurnal Kajian Media, 2(2).

Sitompul, A. D., Solang, D. J., & Kapahang, G. L. (2024). Perspektif terhadap beauty privilege pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. PSIKOPEDIA, 5(2), 133–144.

Suryana, E., Wulandari, S., Sagita, E., & Harto, K. (2022). Perkembangan masa remaja akhir (tugas, fisik, intelektual, emosi, sosial dan agama) dan implikasinya pada pendidikan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1956–1963.

Syaf, A., Anggraini, Y., & Murni, A. (2017). Hubungan antara berpikir positif dengan kecemasan komunikasi pada mahasiswa. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 1(1), 31–38.

Wahyuni, S. (2013). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(4).

Yudianfi, Z. N. (2022). Kecemasan sosial pada remaja di Desa Selur Ngrayun Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

Zakirah, D. M. A. (2017). Mahasiswa dan Instagram (Studi tentang Instagram sebagai sarana membentuk citra diri di kalangan mahasiswa Universitas Airlangga) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Zhafirah, S., & Dinardinata, A. (2020). Hubungan antara citra tubuh dengan harga diri pada siswi SMA Kesatrian 2 Semarang. Jurnal Empati, 7(2), 728–734.

Downloads

Published

2025-10-06

How to Cite

Pangajow, A. E. ., Solang, D. ., & Kaunang, S. E. . (2025). Pengaruh Fear of Other People’s Opinion terhadap Citra Diri Remaja Akhir di Desa Kasuratan . Indonesian Research Journal on Education, 5(6), 10 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i6.3473

Issue

Section

Articles