Analisis Perkembangan Psikologis Anak Broken Home di Yayasan Bunda Meifa Tondano
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3408Keywords:
Perkembangan Psikologis, Broken Home, kognitif, emosional , sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan psikologis anak dari keluarga broken home yang ditinjau dari aspek kognitif, emosional dan sosial di Yayasan Bunda Meifa Tondano. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang anak berusia 7 tahun yang menjadi korban broken home. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 7 tahun di Yayasan Bunda Meifa Tondano. Data dikumpulkan melalui obbservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perpisahan orang tua berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan anak, khususnya perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua. Meskipun demikian, anak tetap merasa aman, memperoleh perlindungan, tidak merasa rendah diri, memiliki empati, gemar berbagi dengan orang lain, serta menujukan kecendurungan mencari perhatian dari lingkungan sekitar. Perkembangan sosial emosional anak korban broken home ini tetap sejalan dengan anak-anak seusianya. Dukungan dan kepedulian dari lingkungan rumah, yayasan, serta sekolah berperan penting dalam menunjang perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak, sehingga anak dapat berkembang sesuai tahap usianya tanpa memerlukan penanganan khusus.
References
Abdussamad, Z. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif. CV. syakir Media PressAlfabeta,Bandung
Astuti, W. & Lestari, S. (2019). Ketahanan keluarga pada keluarga yang memiliki anak dengan gangguan mental dan disabilitas intelektual ringan. Jurnal Psikologi, 46(1), 63-79. https://doi.org/10.22146/jpsi.36868
Aziz, M. (2019). Perilaku sosial anak remaja korban broken home dalam berbagai perspektif (Suatu penelitian di SMPN 18 Kota Banda Aceh). Jurnal Al- Ijtimaiyyah: Media Kajian Pengembangan Masyarakat Islam, 5(1), 35-50.
Chen, B. B., Wiium, N., & Dimitrova, R. (2019). A life history approach to understanding developmental assets among Chinese adolescents. Child & Youth Care Forum, 48(6), 155-169.
Handayani, M. M. (2017). Peran komunikasi pengasuh terhadap anak broken home.Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 1(1), 57-68.
Hidayati, N. (2017). Dampak perceraian orang tua terhadap prestasi anak (Studi kasus siswa SMP Negeri 1 Bergas). Jurnal Pendidikan, Sains Sosial dan Agama, 3(2), 85-98.
Islamiyah, W., & Whitny, A. (2020). Studi kasus: Permasalahan psikologis remaja korban perceraian orangtua. Jurnal Psikologi Malahayati, 2(2), 91-106.
Malti, T., & Ongley, S. F. (2020). The development of moral emotions and moral reasoning. Handbook of Moral Development, 163-183.
Rahmawati, S. W., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2017). Resiliensi psikologis dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan pada remaja di panti asuhan. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 2(3), 151-163. https://doi.org/10.20473/jpkm.v2i32017.151-163
Rahmi, S. (2015). Pengaruh pendekatan perilaku kognitif terhadap tingkat kecemasan pada penderita asma di RSUD Prof. Dr. H. M. Chatib Quzwain. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 6-14.
Romeo, R. R., Leonard, J. A., Robinson, S. T., West, M. R., Mackey, A. P., Rowe, M. L., & Gabrieli, J. D. (2018). Beyond the 30-million-word gap: Children's conversational exposure is associated with language-related brain function. Psychological Science, 29(5), 700-710.
Rosa, E. M., & Tudge, J. (2017). Bronfenbrenner's bioecological theory revision: Moving culture from the macro into the micro. Perspectives on Psychological Science, 12(5), 900-910.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sumampouw, N. E. J., & Lumolos, F. (2017). Resiliensi remaja dari keluarga broken home. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum, 4(2), 32-48.
Zelazo, P. D. (2020). Executive function and psychopathology: A neurodevelopmental perspective. Annual Review of Clinical Psychology, 16, 431-454.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Debora C.M Kambey, Deetje J. Solang, Gloridei L. Kapahang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









