Analisis Pekembangan Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) terhadap Pendapatan Sektor Pertanian di Nagari Tanjung Betung Kabupaten Pasaman

Authors

  • Siti Alina Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Gina Havieza Elmizan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Indonesia
  • Zuwardi Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Baginda Parsaulian Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3322

Keywords:

Perkembangan Pembangunan, JUT, Pendapatan Sektor Pertanian

Abstract

Pembangunan infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan infrastruktur dalam pembangunan pertanian perihal, ketahanan pangan, pengembangan pertanian, peningkatan pendapatan, agribisnis, dan kesejahteraan petani. Diperuntukkan sebagai jalur utama transportasi pada kawasan pertanian yang berfungsi memperlancar mobilitas sekitar pertanian, mempermudah mengangkut input dan output produksi. Pelaksanaan pembangunan JUT di Nagari Tanjung Betung belum dilakukan secara merata, terdapat di beberapa titik yang terbengkalai dan tidak selesai pada waktunya, kemudian pembangunan JUT yang tidak merata menyebabkan ketimpangan pendapatan diantara petani. Tujuan peneletian untuk mengetahui bagaimana perkembangan pembangunan dan pendapatan petani sebelum dan sesudah pembangunan JUT. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perkembangan pembangunan JUT di Nagari Tanjung betung meningkatkan pendapatan sektor pertanian. Perkembangan Pembangunan JUT selama lima tahun terakhir di Nagari Tanjung Betung terjadi peningkatan, penurunan dan, stagnasi pembangunan. Setiap jorong di Nagari Tanjung Betung menunjukkan bahwa Pembangunan JUT terjadi efisiensi produksi sektor pertanian pada petani jorong Tanjung Betung 65,8%, petani Jorong Kauman Selatan 41,2%, dan petani Jorong Kauman 44,8%. Keberadaan pembangunan JUT meningkatkan rasio efisiensi biaya produksi sektor pertanian di Nagari Tanjung Betung. Dalam pelaksanaan pembangunan JUT belum sepenuhnya menggunakan prinsip-prinsip ekonomi islam, karena prinsip tauhid tidak terdapat dalam pelaksanaan pembangunan JUT prinsip yang sesuai berupa prinsip keadilan, khilafah dan, sukarela.

References

Adi, L. S., dkk. (2019). Dana desa untuk kesejahteraan rakyat. Jakarta: Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Alam, B. H., dkk. (2023). Pembangunan desa inklusif dan berkelanjutan. Jawa Tengah: Amerta Media.

Asir, M., Sandriana, dkk. (2020). Ekonomi pertanian. Bandung: Widina Bhakti Persada.

Asiyah, N. (2021). Ekonomi Islam inspirasiku. Jakarta: CV Syahadah Creative Media.

Boediono. (2002). Pengantar ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Farhan, W., Ilham, W., dkk. (2020). Penerapan teori Big Push dalam pengembangan ekonomi lokal untuk mengatasi kemiskinan Jember. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 1(1).

Faridha, N. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books.

Fatimah, S. (2019). Pengantar transportasi. Ponorogo: Myria Publisher.

Iman, T. P. (2013). Pedoman teknis pengembangan jalan pertanian. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Maschab, M., dkk. (2014). Politik pemerintahan desa. Yogyakarta: PolGov.

Mesak. (2013). Analisis dampak pembangunan jalan terhadap pertumbuhan ekonomi rakyat di pedalaman Papua. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 6(1).

Nain, U. (2017). Relasi pemerintah desa dan supradesa dalam perencanaan dan penganggaran desa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Peramai, I. S. (2021). Upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui jalan usaha tani di Nagari Lubuak Alai Kabupaten Lima Puluh Kota (Skripsi). Program Studi Ekonomi Islam FEBI, UIN Bukittinggi.

Ridha, A. (2017). Analisis faktor yang memengaruhi pendapatan petani di Kecamatan Nurussalam Aceh Timur. Jurnal Samudra Ekonomika, 1(2).

Rijali, A. (2018). Analisis data kualitatif. Jurnal Alhadrah, 17(33).

Rufaidah, E. (2015). Ilmu ekonomi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sapto, K. N., dkk. (2023). Perdebatan isu pembangunan. Bandung: CV Agung Ilmu.

Setiyono, B. (2014). Pemerintahan dan manajemen sektor publik. Jakarta: CAPS.

Suaib. (2020). Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Jawa Barat: CV Adanu Abimata.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Bab VII, Pasal 167.

Wawancara dengan Buk Seri. (2024, 18 November).

Wawancara penelitian dengan Pak Hamza. (2024, 22 November).

Downloads

Published

2025-08-23

How to Cite

Alina, S. ., Elmizan, G. H. ., Zuwardi, Z., & Parsaulian , B. . (2025). Analisis Pekembangan Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) terhadap Pendapatan Sektor Pertanian di Nagari Tanjung Betung Kabupaten Pasaman. Indonesian Research Journal on Education, 5(5), 303 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3322

Issue

Section

Articles