Integrasi Program Kementrian Agama Dengan TPQ dalam Mengatasi Buta Huruf Qur'an
Tinjauan Maqashid Syari'ah
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3320Keywords:
Integrasi, Buta Huruf Qu’an, Maqashid Syari’ahAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh betapa pentingnya Pendidikan Al-Qur’an dalam memberantas buta huruf al-qur’an di lingkungan sekitar agar masyarakat bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar dan untuk itu makan penulis akan mengintegrasi program Kementrian agama dengan TPQ dalam mengatasi buta huruf dalam membaca al-qur’an serta akan di tinjau dari segi maqosyid syari’ah. Hal ini dilakukan agar masyarakat sekitar yang tidak bisa membaca al-qur’an bisa mengikuti TPQ agar dapat membaca al-qur’an dengan syarat yaitu rutin dalam belajar di TPQ dengan niat karena Allah akan memperoleh hasil yang maksimal. Pada penelitian ini yang menjadi pokok bahasan yaitu terkait bagaimana Program TPQ Muhajirin jl Sukajadi Kubang raya Desa Kualu Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif. Sumber data berasal pengajar TPQ Muhajirin, serta data tambahan dari jurnal dan dokumen-dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Proses pengecekan data melalui teknik triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwasannya Program TPQ Muhajirin Pendidikan Al-Qur’an dalam Pemberantasan Buta Huruf AlQur’an jln. Sukajadi kubang raya Desa kualu kampapar, sudah berhasil dimana beberapa santri TPQ Muhajirin sudah lulus dan Sudah dikatakan berhasil karena mencapai target dari TPQ Muhajirin serta selalu diadakan evaluasi setiap hari menjadikan TPQ Muhajirin maju dan Berkembang. Kendala Program TPQ Muhajirin dalam Pemberantasan Buta hurif Al-Qur’an adalah kemampuan santri yang berbeda-beda. Adanya santri yang jarang berangkat, kemampuan membunyikan huruf yang sulit, waktu yang tidak mencukupi serta kekurangan tenaga pengajar dikarenakan pengajar di TPQ Muhajirin memiliki Pekerjaan utama selain di TPQ Muhajirin. Sedangangkan ditinjau dari segi maqosyid syari’ah Adapun dalam mempelajari al-qur’an adalah termasuk kepada pemeliharaan agama (ad-din) dengan bersandikan syara’ yakni al-qur’an dan hadist. Oleh karena itu kita sebagai seorang muslim diwajibkan untuk bisa dan tidak buta dalam membaca al-qur’an.
References
Abdullah, T. (2012). Psikologi remaja: Konsep dan aplikasi dalam pembinaan karakter remaja. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Al-Qur’an dan terjemahannya.
Amir, M. (2018). Pengaruh kegiatan keagamaan terhadap kesehatan mental remaja: Studi kasus di Masjid Paripurna Agung Arrahman Pekanbaru. Jurnal Psikologi Islam, 11(2), 112–121.
Anwar, S. (2021). Psikologi remaja: Pendekatan Islami. Surabaya: Pustaka Media Nusantara.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2014). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Faizah, M., Qoirot, S. B., & Nasiruddin, M. (2020). Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an santri TPQ Al-Mustaqim dengan bimbingan Fashohatul Lisan. Pengabdian Masyarakat Bidang Keagamaan, 1(1), 22–41.
Hamzah, A. (2018). Metode pembelajaran tilawah al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hamzah, A. (2019). Musik dan seni dalam Islam: Perspektif kesehatan mental dan spiritual. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Khalaf, A. W. (1978). ‘Ilmu ushul fiqih. Kuwait: Dar al-Qalam.
Kurikulum pada Taman Pendidikan Al-Qur’an. (2004). Peningkatan pendidikan agama tingkat dasar pada masyarakat. Semarang: Kanwil Depag Jawa Tengah, Bagian Peningkatan Pendidikan Agama.
Muhammad, D. H. (2019). Upaya peningkatan baca tulis al-Qur’an melalui metode Qiro’ati. JIE (Journal of Islamic Education), 3(2), 142–162.
Mukhtar. (1996). Materi pendidikan agama Islam. Jakarta: Direktorat Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.
Muliawan, J. U. (2015). Ilmu pendidikan Islam: Studi kasus terhadap struktur ilmu-ilmu, kurikulum, metodologi, dan kelembagaan pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Mushaf tajwid warna dan terjemahan. Bekasi: PT Dinamika Cahaya Pustaka.
Nasution, H. (2017). Psikologi kepribadian: Pengaruh sosial dan lingkungan terhadap perkembangan remaja. Medan: USU Press.
Shihab, M. Q. (2009). Menggali hikmah al-Qur’an: Aplikasi tafsir dalam kehidupan sehari-hari. Jakarta: Lentera Hati.
Suryadi, A. (2020). Komunikasi intrapersonal dalam perspektif psikologi. Bandung: Bina Insani.
Syaifuddin, A. (2020). Seni tilawah al-Qur’an sebagai media pengembangan emosi positif pada remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 45–60.
Wahyudi, D. (2013). Membangun kesehatan mental remaja: Pembinaan melalui aktivitas keagamaan. Jakarta: Kencana.
Yusuf, M. (2019). Pengembangan emosi positif dalam pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Hikmah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riski Alwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









