Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

Authors

  • Wardatul Uyuni Universitas Riau, Indonesia
  • Yunisman Roni Universitas Riau, Indonesia
  • Safri Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3263

Keywords:

Aktivitas Fisik, Derajat Hipertensi, Tekanan Darah

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang sering terjadi pada usia lanjut usia dan berkontribusi besar terhadap kejadian komplikasi kardiovaskular. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dalam pengelolaan hipertensi adalah kurangnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan uji chi-square. Sampel penelitian ini sebanyak 111 pasien hipertensi di Puskesmas Rejosari, Kota Pekanbaru, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner menggunakan PASE untuk menilai aktivitas fisik lansia, pengukuran tekanan darah dengan tensi digital. Mayoritas perempuan sebanyak 83 responden (74,8%). Usia responden mayoritas lansia akhir dengan rentang usia 56-65 tahun sebanyak 43 responden (38,7%). Aktivitas fisik buruk sebanyak 73 responden (65,8%), dan derajat hipertensi responden mayoritas hipertensi derajat 2 dengan rentang 160-179/100 mmHg sebanyak 57 responden (51,4%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi dengan p value 0,016 < a (0,05). Variabel aktivitas fisik dan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Rejosari Pekanbaru menunjukkan ada hubungan yang signifikan.

References

Adolph, R. (2022). Kadar kolesterol dengan tekanan darah pasien pasca edukasi hipertensi di rumah sakit umum daerah kota Depok. 4(11), 1–23.

Afiani, N., Kep, S., Kep, M., & Hipertensi, A. T. (2021). Aktivitas fisik sebagai terapi non- farmakologis bagi penderita hipertensi.

Ariyani, A. R. (2020). Kejadian hipertensi pada usia 45-65 tahun. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(3), 506–518.

D Lukitaningtyas, E. C. (2023). Hipertensi, artikel review. Nucl. Phys., 13(1), 104–117. http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/PIPK

Dinas Kesehatan Provinsi, R. (2023). Profil kesehatan provinsi riau 2023. In Dinkes provinsi Riau.

Eliani, N. P. A. I., Yenny, L. G. S., & Sukmawati, N. M. H. (2022). Aktivitas fisik sehari-hari berhubungan dengan derajat hipertensi pada pra lansia dan lansia di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Timur. Aesculapius Medical Journal 2(3), 188–194.

Firdaus, M., & Suryaningrat, W. C. (2020). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Kapuas Hulu. Majalah Kesehatan, 7, 110–117.

Harahap, R. A., Rochadi, R. K., & Sarumpae, S. (2020). Pengaruh aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa awal (18-40 Tahun) di Wilayah Puskesmas Bromo Medan tahun 2017. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan, 1(2), 68–73.

Jumaiyah, S., Rachmawati, K., & Choiruna, H. P. (2020). Physical Activity and the Quality of Life of Elderly Patients with Hypertension. Jurnal Keperawatan, 11(1), 68–75. https://doi.org/10.22219/jk.v11i1.10796

Kamriana, Sumarmi, Oktaviana, D., & Hismawati, H. (2024). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah Kerja Puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 10(1), 127–131.

Kusumo, M.P. (2020). Buku pemantauan aktivitas fisik. The Journal Publishing

Kemenkes. (2021). Mengenal hipertensi pada lansia: “hipertensi sistolik terisolasi.

Kemenkes. (2023). Survei kesehatan indonesia 2023 (Ski). Kemenkes, 235.

Kemenkes. (2024). Survei kesehatan indonesia 2024 (Ski). Kemenkes, 445.

Kusyani, Asri, Wulandari Dewi, I. (2024). Standar Asuhan Keperawatan pada Pasien Hipertensi. Penerbit NEM.

Nur Affandi, M. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan derajat tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gondosari Kabupaten Pacitan. FKM Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1, 5–15.

Ompusunggu, H. E. S., & Kadang, A. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan di masa pandemi COVID-19. Nommensen Journal of Medicine, 8(2), 73–76. https://doi.org/10.36655/njm.v8i2.878

Ramdhika, M. R., Widiastuti, W., Hasni, D., Febrianto, B. Y., & Jelmila, S. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada perempuan etnis Minangkabau di Kota Padang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 19(1), 91. https://doi.org/10.24853/jkk.19.1.91-97

Sihotang, M., & Elon, Y. (2020). The relationshipof physical activities with blood pressure among adults. Chmk Nursing Scientific Journal, 4(2), 199–204.

Wahyuni, K.I. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pasien hipertensi di rumah sakit anwar medika. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa. https://doi.org/10.29313/JIFF.V4I1.6794

Widiyono, Indriyati, & Astuti, T. B. (2022). Aktivitas fisik untuk mengatasi hipertensi. In Lembaga Chakra Brahmanda Lentera.

Downloads

Published

2025-08-09

How to Cite

Uyuni, W., Roni, Y. ., & Safri, S. (2025). Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Indonesian Research Journal on Education, 5(5), 126 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3263

Issue

Section

Articles