Implementasi Cooking Day untuk Penguatan Identitas Gender Anak Usia Dini di TK Al-Mukminun Metro
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3214Keywords:
Cooking Day, Gender, Anak Usia DiniAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kegiatan cooking day dilakukan untuk meningkatkan identitas gender anak-anak usia dini di TK Al-Mukminun Metro. Penelitian didasari oleh fakta bahwa pendidikan responsif gender sangat penting untuk mencegah diskriminasi dan stereotip peran sosial antara laki-laki dan perempuan sejak usia dini. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, pendidik, dan 15 anak, 9 laki-laki dan 6 perempuan. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi dan wawancara yang menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan cooking day efektif dalam mempromosikan prinsip-prinsip kesetaraan gender. Anak-anak terlibat dengan antusias dalam setiap fase tanpa mempertimbangkan gender. Anak laki-laki dan perempuan mulai memahami peran dan identitas gender mereka, mampu bekerjasama, dan menunjukkan minat pada aktivitas yang sebelumnya dianggap terbatas pada satu gender. Perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan keterampilan motorik anak dioptimalkan melalui proses pembelajaran yang dikemas dalam bentuk bermain dan praktik langsung melalui pendekatan learning by doing. Terbukti bahwa kegiatan cooking day memiliki kemampuan untuk mengurangi stereotip gender di kalangan anak-anak, membangun interaksi antar gender yang setara, dan meningkatkan kesadaran bahwa peran dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan bersama tanpa diskriminasi. Untuk menciptakan generasi yang lebih adil gender sejak usia dini, para pendidik harus terus mengembangkan model pembelajaran kontekstual dan inklusif.
References
Ariyanto, B., Fauziah, L., & Sari, D. E. (2023). Meningkatkan Ketrampilan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Cooking Class Kelas B TK/RA.Darul Falah Kota Gajah Lampung Tengah. Attractive : Innovative Education Journal, 5(3), 32–39.
Diana, S. P., & Zulminiati. (2022). Pengaruh kegiatan fun cooking dalam meningkatkan kemampuan sains anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Telkom Schools Padang. Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal, 3(1), 54–66. https://doi.org/https://doi.org/10.37216/aura.v3i1.594
Fajriani, K. (2019). Montessori Pada Anak Kelompok A. Skripsi, 02(01), 1–13. Fauzi, F. (2018). Hakikat Pendidikan Bagi Anak Usia Dini. Insania : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 15(3), 386–402. Https://Doi.Org/10.24090/Insania.V15i3.1552
Hidir, A., Meilani, N. L., & Tua, H. (2017). Pendidikan Responsif Gender di Kabupaten Rokan Hilir Achmad Hidir, Nur Laila Meilani, Harapan Tua RFS. Jurnal Primary Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 5(2), 214–231.
Kania, D., Muslihin, H. Y., & Sianturi, R. (2022). Kegiatan fun cooking untuk meningkatkan motorik halus pada anak usia dini 5-6 tahun di TK Kartika IX-13 di Desa Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 77–82. http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/3751
Karabay, S. O., Aydin, D. G., Tunc, M., & Kanbur, B. N. (2019). The efffects of social gender equality-oriented educational activities and materials on gender stereotypes of children. International Journal of Educational Research Review, 4(3), 275–287. https://doi.org/10.24331/ijere.573855
Khoiruzzadi, M., Barokah, M., & Kamila, A. (2020). Upaya Guru Dalam Memaksimalkan Perkembangan Kognitif, Sosial dan Motorik Anak Usia Dini. JECED: Journal of Early Childhood Education and Development, 2(1), 40–51. https://doi.org/10.15642/jeced.v2i1.561
Khusna, N., Rosyidah, S.N., Rahma, T., & Dewi, L.N. (2022). Nilai Kreatifitas dalam Kewirausahaan Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Cooking Day di RA Roudlotusysyubban. JECER, Institut Agama Islam Negeri Kudus. Vol. 3 No. 2 (2022) / http://doi.org/10.19184/jecer.v3i2.32016
Laely, K., & Subiyanto, S. (2020). Cooking Class Berbasis Kearifan Lokal Meningkatkan Motorik Halus Anak Di Daerah Miskin. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 923. Https://Doi.Org/10.31004/Obsesi.V4i2.466
Moleong, L. J. (2017). Metode penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.Novianti, R., Marega, D., & Wahyuni, D. (2022).
Nurkamilah, M., & Anggarasari, N. H. (2018). Fun cooking: Pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi anak usia dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v2i1.230
Rasid, J., Wondal, R., & Samad, R. (2020). Kajian Tentang Kegiatan Cooking Class Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(1), 82–91. Https://Doi.Org/10.33387/Cp.V2i1.2041
Reichenbach, A., Bringmann, A., Reader, E. E., Pournaras, C. J., Rungger-Brändle, E., Riva, C. E., Hardarson, S. H., Stefansson, E., Yard, W. N., Newman, E. A., & Holmes, D. (2019). Pembelajaran Cooking Class Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual. Progress In Retinal And Eye Research, 561(3), S2–S3.
Wardhani, A. E., & Wahyuni, A. (2007). Implementasi Pembelajaran Cooking Class Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Busthanul Athfal 1 Porong.
Widiyono, A. (2022). Kegiatan cooking class untuk menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini: Pratamawidya Volume 7, No. 1 (April2022) 59-68.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Masriqon, Hanifah Fitria Azizah, Nur Amini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









