Hubungan Bullying dengan Self Harm pada Remaja SMA di Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3170Keywords:
Bullying, Self Harm, Remaja SMAAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara bullying dengan self harm pada remaja SMA di Pekanbaru. Bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan pelaku kepada korban, sehingga membuat korban merasa tertekan, cemas dan depresi yang mengarahkannya untuk melakukan self harm. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara bullying dengan self harm pada remaja SMA di Pekanbaru dengan arah hubungan yang positif dan apakah terdapat hubungan antara bullying baik secara verbal, physical, emotional, dan cyber dengan self harm pada remaja SMA di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan pada 344 remaja di tiga SMA di Pekanbaru, 130 diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan 214 lainnya berjenis kelamin perempuan. Subjek dikumpulkan menggunakan metode cluster random sampling. Berdasarkan hasil analisis ditemukan jika di teliti secara keseluruhan terdapat hubungan yang positif antara bullying dengan self harm dengan nilai sig. 0,000, dengan arah hubungan yang positif, serta terdapat hubungan antara bullying secara emotional dengan self harm, namun tidak ada hubungan antara bullying seacra verbal, physical, dan cyber. Adanya hubungan antara bullying secara emotional dengan self harm menjadi refleksi bagi remaja untuk melakukan pencegahan secara psikis maupun penanganan dalam menghindari bullying emotional yang tidak terlihat secara fisik.
References
Alifiando, B. K., Pinilih, S. S., & Amin, M. K. (2022). Gambaran Kecenderungan Perilaku Self-Harm pada Mahasiswa Tingkat Akhir Studi. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, 8(1), 9–15. https://doi.org/10.56186/jkkb.98
Alini, A., Novrika, B., Arge, W., & Rizki, K. (2024). PKM Pencegahan Self Harm Melalui Pengelolaan Emosi Pada Remaja di SMA Negeri 2 Kuok. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 1 (3), 358–363.
Anggaraeni, P. I., Rejeki, P., Hutomo, L. C., & Natalia, D. (2023). Ekspektasi dan Pemahaman terhadap Perawatan Ortodontik Cekat pada Siswa Sekolah Menengah Atas. E-GiGi, 11(2), 269–275. https://doi.org/10.35790/eg.v11i2.47571
Arifin, I. A., Soetikno, N., & Dewi, F. I. R. (2021). Kritik Diri Sebagai Mediator Pada Hubungan Konsep Diri Dan Perilaku Nonsuicidal Self-Injury Remaja Korban Perundungan. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(2), 317. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i2.9973.2021
Damayanti, S., Sari, O. N., & Bagaskara, K. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Bullyingdi Lingkungan Sekolah. Jurnal Rechtens, Volume 9.
Diananda, A. (2019). Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. Journal ISTIGHNA, 1(1), 116–133. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20
Doğruer, N., & Yaratan, H. (2014). Developing a Bullying Scale for Use with University Students. Social Behavior and Personality: An International Journal, 42(1), 81S-92S. https://doi.org/10.2224/sbp.2014.42.0.s81
Febriana, T. F., & Rahmasari, D. (2021). Gambaran penerimaan diri korban bullying. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 1–15.
Fikri, R. N., Nurdiana, Amrina, T. R., Elza, H. D., Fany, S., Marisa, A., Sagita, P. Y., Disky, O., Aisyah, R., & Lutfatul, L. (2024). Solusi Mengatasi Fenomena Bullying Pada Komunitas Remaja. Proceeding Conference on Psychology and Behavioral Sciences, 1(1), 78–79. https://doi.org/10.61994/cpbs.v1i1.14
Hakim, F. A., & Sukmawati, I. (2023). Gambaran Perilaku Self Harm pada Mahasiswa dan Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 14599–14605.
Humas Polri. (2023). Tren “Barcode Korea” Muncul di Kalangan Pelajar. Humas.Polri.Go.Id. https://www.humas.polri.go.id/2023/11/16/tren-barcode-korea-muncul-di-kalangan-pelajarmalang-polisi-serukan-langkah-preventif/
Junindra, A., Fitri, H., & Murni, I. (2022). Peran Guru terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11134.
Kanda, A. S., & Rosulliya, S. (2024). Dampak Bullying Terhadap Perubahan Perilaku Pada Korban Bullying di SMK PGRI 2 Kota Cimahi. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 507–512. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.628
Mil, S., Fadhilah, N., Amanda, F., Alyaa, F., Dwinanda, N., & Kamalia, I. (2024). Analisis Dimensi Self-Harm Dalam Pandangan Islam. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(3), 1752–1766. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.5884
Mossige, S., Huang, L., Straiton, M., & Roen, K. (2016). Suicidal ideation and self-harm among youths in Norway: Associations with verbal, physical and sexual abuse. Child and Family Social Work, 21(2), 166–175. https://doi.org/10.1111/cfs.12126
Murphy, A. Nicole. (2011). Electronic bullying and aggression in adolescents : the demographic, behavioral, and cognitive predictors of electronic bullying, electronic victimization, and harm perception of electronic aggression. Library and Archives Canada = Bibliothèque et Archives Canada.
Musslifah, A. R., Tjahjono, H. K., Khilmiyah, A., & Suud, F. M. (2024). Forms of Self-Harm Behavior in Adolescent Students at Boarding School. Nazhruna: JurnalPendidikan Islam, 7(2), 338–356. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4788
Myklestad, I., & Straiton, M. (2021). The relationship between self-harm and bullying behaviour: results from a population based study of adolescents. BMC Public Health, 21(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10555-9
Nasution, F. Z., & Angraini, S. (2021). Gambaran Perilaku Self Harm Pada Remaja. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 1(1), 121–137. https://doi.org/10.55606/jrik.v1i1.3028
Nock, M. K., & Kessler, R. C. (2006). Prevalence of and risk factors for suicide attempts versus suicide gestures: Analysis of the National Comorbidity Survey.Journal of Abnormal Psychology, 115(3), 616–623. https://doi.org/10.1037/0021-843X.115.3.616
Olweus, D. (1996). Bully/victim problems in school. Prospects, 26(2), 331–359. https://doi.org/10.1007/bf02195509
Peng, Z., Klomek, A. B., Li, L., Su, X., Sillanmäki, L., Chudal, R., & Sourander, A. (2019a). Associations between Chinese adolescents subjected to traditional and cyber bullying and suicidal ideation, self-harm and suicide attempts. BMC Psychiatry, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12888-019-2319-9
Putri, F. N. S., & Afiati, N. S. (2021). Self-Injury di Era Digital : Pengembangan Skala Self Injury in The Digital Era : Scale Development. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/ProsidingSemNasPsikologi/article/view/2005
Rahmatika, S., & Syahidin, S. (2024). Mengatasi Self-Harm di Kalangan Remaja: Pendekatan Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 177–184.
Rahmy, H. A., & Muslimahayati, M. (2021). Depresi dan Kecemasan Remaja Ditinjau dari Perspektif Kesehatan dan Islam. DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation, 1(1), 35–44. https://doi.org/10.30631/demos.v1i1.1017
Saputra, M. R., Mukti, D. A. C., Angelina, R., Maharani, P. A., Yuniarti, B. D., Fitria, S., Saefullah, N. R., Nisrina, H., Aprilia, N. J., & Hidayat, R. (2022). Kerentanan Self Harm Pada Remaja Di Era Modernisasi. Proceeding Conference On Psychology and Behavioral Sciences, 1(1), 28–33.
Serafini, G., Aguglia, A., Amerio, A., Canepa, G., Adavastro, G., Conigliaro, C., Nebbia, J., Franchi, L., Flouri, E., & Amore, M. (2023). The Relationship Between Bullying Victimization and Perpetration and Non-suicidal Self-injury: A Systematic Review. Child Psychiatry and Human Development, 54(1), 154–175. https://doi.org/10.1007/s10578-021-01231-5
Syamsul, T. D., Karim, K., Utami, D. R., & Safidni, E. (2024). Hubungan Antara Bullying dengan Kejadian Bunuh Diri Dikalangan Remaja : Kajian Literatur Review. 24–29.
Wahani, E. T., Isroini, S. P., & Setyawan, A. (2023). Pengaruh Bullying Terhadap Kesehatan Mental Siswa. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(3), 1819–1824. https://doi.org/10.55681/jige.v4i3.1250
Wahyuntari, E., & Ismarwati, I. (2020). Pembentukan kader kesehatan posyandu remaja Bokoharjo Prambanan. Jurnal Inovasi Abdimas Kebidanan (Jiak), 1(1), 14–18. https://doi.org/10.32536/jpma.v1i1.65
World Health Organization. (2017). Mental Health Status of Adolescents in SouthEast Asia : Evidence for Action. In Searo (Issue April).
Wurisetyaningrum, C., Zulfa, V., Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, P., & Teknik, F. (2024). Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Analisis Faktor Perilaku Self-Injury Pada Remaja. 2. https://doi.org/10.3287/ljpbk.v1i1.325
YouGov Omnibus. (2019). A quarter of Indonesians have experienced suicidalthoughts.YouGov Omnibus. https://business.yougov.com/content/23994 quarterindonesians-have experienced-suicidal-thou
Yulianan, Sinring, A., & Juwarningsih. (2023). Cognitive Behavior Therapy dengan Teknik Rekonstruksi Kogntif Untuk Mengurangi Perilaku Self-Harm Peserta Didik di SMAN 2 Tarakan. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 5(3), 229–234.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rizal Effendi Putra, Elinda Ainun, Nurul Aiyuda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









