Analisis Semiotika Puisi Akulah Si Telaga Karya Sapardi Djoko Damono

Authors

  • Sulastinah Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Desi Mandasari Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Yessi Fitriani Universitas PGRI Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3005

Keywords:

Analisis Sastra, Puisi, Semiotika

Abstract

Puisi adalah bentuk ekspresi jiwa dengani kata-kata dan bait yang indah. Puisi bahkan juga dapat dimaknai sebagai karya sastra legendaris yang mamapu membawa keindahan dari kata-kata dengan penuh makna. Ada dua kerangka utama dalam puisi: struktur fisik dan struktur batin. Selain itu, puisi mencakup sejumlah penanda, beberapa di antaranya mengharuskan pembaca untuk mengisi kekosongan dengan interpretasinya sendiri dan yang lainnya adalah penanda bahasa yang tidak memerlukan analisis lebih lanjut. Semiotika adalah cabang ilmu yang menyelidiki dan menganalisis tanda, simbol, dan penanda dalam domain tertentu. Bidang studi yang dikenal sebagai semiotika meneliti karya sastra melalui lensa sinyalnya. Selain membahas cara mempelajari puisi dengan menghargai penandanya, mempelajari puisi melalui semiotika menjadi lebih menarik. Jelas dari penanda bahwa puisi berpotensi menjadi karya asli yang memiliki keanggunan bahasa. Karya sastra bergantung pada semiotika untuk membangun puisi yang melukiskan gambar yang indah dan menyampaikan makna kepada pembaca.

References

Bahasa Metafora dalam Novel “Laskar Pelangi” Karya Andrea Hirata. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(3), 291-302.

Ismayani, R. M. (2017). Musikalisasi Puisi Berbasislesson Study Sebagai Alternatif Pembelajaran Inovatif. Semantik, 5(2), 1-14.

Maryanti, D., Sujiana, R., & Wikanengsih, W. (2019). Menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen “Katastropa” Karya Han Gagas Sebagai Upaya Menyediakan Bahan Ajar Menulis Teks Cerpen. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(5), 787-792.

Musliah, S., Halimah, S. N., & Mustika, I. (2019). Sisi Humanisme Tere Liye Dalam Novel “Rembulan Tenggelam Di Wajahmu”. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(5), 681-690.

Nasional, D. P. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia pusat bahasa.

Nazir, M. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurjannah, Y. Y., Agustina, P. A. C., Aisah, C., & Firmansyah, D. (2018). Analisis Makna Puisi “Tuhan Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi Wm Dengan Menggunakan Pendekatan Semiotik. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(4), 535-542.

Pirmansyah, P., Anjani, C., & Firmansyah, D. (2018). Analisis Semiotik Dalam Puisi “Hatiku Selembar Daun” Karya Sapardi Djoko Damono. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(3), 315-320.

Pradopo, R. D. (2012). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Purwati, P., Rosdiani, R., Lestari, R. D., & Firmansyah, D. (2018). Menganalisis Gaya

Ratna, N. K. (2013). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santosa, P. (2013). Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra. Bandung: Angkasa. Waluyo, H. (1987). Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Sulastinah, S., Mandasari, D. ., & Fitriani, Y. . (2025). Analisis Semiotika Puisi Akulah Si Telaga Karya Sapardi Djoko Damono. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 534 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3005

Issue

Section

Articles