Bentuk Penyajian pada Tari Emban Mangian di Sangar Seni Tosanda Kota Prabumulih

Authors

  • Naufal Zhorifallah Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Rio Eka Putra Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Dedy Firmansyah Universitas PGRI Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3003

Keywords:

Tari Emban Mangian, Bentuk Penyajian Tari, Sanggar Seni Tosanda, Seni Tradisional Sumatera Selatan

Abstract

Penelitian ini membahas tentang seni sebagai bentuk penciptaan yang melibatkan keindahan dan daya tarik visual. Tari Emban Mangian adalah tari khas kota Prabumulih sebagai persembahan atau disebut penyambutan pengantin, syukuran penyambutan tamu. Tarian ini di tampilkan dalam penyambutan pengantin dan penyambutan tamu yang dimaksud sebagai upacara selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada pengantin dan tamu kehormatan.Dalam konteks tari, gerakan dianggap sebagai bahasa tubuh yang melibatkan anggota tubuh manusia. Setiap gerakan dalam tarian mengalami gaya, yang mengubahnya memiliki daya pikat artistik dan berfungsi sebagai media untuk memberikan efek kepada penonton.Penelitian ini juga mengkaji dua jenis gerakan dalam tarian, yaitu gerakan murni dan gerakan maknawi. Gerakan murni adalah gerakan yang telah dirancang untuk mencapai bentuk artistik tanpa maksud tertentu, sedangkan gerakan maknawi adalah gerakan yang telah mengalami proses penataan dari bentuk wajah menjadi tidak wajar, sehingga tidak memiliki arti yang jelas.Selain itu, busana dalam tari juga menjadi fokus penting dalam penelitian ini. Busana berfungsi sebagai media yang mendukung dan menyatu dengan gerakan tajam, sehingga menciptakan kesatuan yang sempurna antara gerakan dan penampilan.

References

Agielprastya. (2017). Analisis Koreografi Tari Kreasi Jameun Di Sanggar Rampoe Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari Dan Musik, 6.

Agung Prastya, T. K. (2017). Analisis Koreografi Tari Kreasi Jameun Di Sanggar Rampoe Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari Dan Musik , 6.

Aida Humairah, Taat Kurnia, Aida Fitri. (2017). Kajian Koreografi Tari Cangklak Di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh. Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari Dan Musik, 99.

Amalinda Suryanda Pratiwi, R. R. (2020). Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 262.

Aprizal, D. (2017). Tari Pagar Pengantin Pada Upacara Pernikahan Di Kota Palembang. Isi Surakarta, 173.

Arikunto. (2016). Prosedur Penelitian Jakarta . Jakarta: Pt. Rineka Cipta .

Bisri, M. H. (2016). Bentuk Penyajian Dan Fungsi Seni Barong Singo Birowo Di Dukuh Wonorewjopasir Demak. Juenal Seni Tari, 3.

Cipta, E. G. (2019). Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Seni Tari Tradisional Di Sekolah Dasar . Ustjogja.Ac.Id, 130.

Cipta, Elfirda Gupita Eka. (2019). Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Seni Tari Tradisional Di Sekolah Dasar. Ustjogja.Ac.Id, 130.

Dwi Restika, Ahmad Syail, Nurlaili. (2016). Bentuk Penyajian Tari Langkir Dehwer Di Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari Dan Musik, 242.

Efrinto. (2019). Bioskop Di Kota Prabumulih 1950-2000. Penelitian Budaya Dan Sejarah, 101.

Gusmail, S. (208). Properti Tari Waktu Dalam Lipatan: Analisis Semiotika Melalui Pendekatan Charles Sandres Peirce. Puitika , 19.

Gusni Alvionita, Taat Kurnita, Lindawati. (2017). Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tari Likok Pulo Di Sma Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur . Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari Dan Musik, 156.

Hadi, Y.S. (2007). Kajian Tari Teks Dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Piblisher.

Hansanah. (2017). Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial). Walisongo, 23.

Jamalul Lail, Romzatul Widad. (2015). Belajar Tari Tradisional Dalam Upaya Melestarikan Tarian Asli Indonesia . Inovasi Dan Kewirausahakan, 102.

Jazuli, M. (2021). Seni Tari. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

Magfiro, S. (2017). Pengembangan Kemampuan Motorik Kasar Anakusia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Tari. Seminar Nasional Pgpaud , 214.

Marini, K. S. (2019). Toponim Prabumulih Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Di Man 1 Prabumulih. Sundang Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 9.

Maryono . (2015). Analisi Tari. Surakarta: Isi Press.

Maryono. (2012). Analisa Tari Surakarta. Surakarta: Isi Pers.

Maryono. (2015). Analisis Tari. Surakarta:Isi Pers.

Maryono. (2015). Analisis Tari. Surakarta: Isi Press.

Maryono. (2015). Analisis Tari. Surakarta: Isi Press.

Maryono. (2015). Analisis Tari. Surakarta: Isi Press.

Maryono, D. (2015). Analisa Tari. Surakarta: Isi Press.

Maryono, Dr. (2015). Analisis Tari. Surakarta: Isi Press.

Meleong. (2017). Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pada Bidang Studi Matematika Di Sekolah Menegah Pertama Negeri (Smpn) Kota Pekanbaru Tahun Pelajaran 2016/2017 . Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan , 49.

Noor, J. (2011). Metodelogi Penelitian. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Nurdin. (2018). Tata Rias Dan Busana Tari Serasan Seandanan Di Kabupaten Oku Selatan. Sitakara, 44.

Putri, D. I. (2019). Penguatan Program Pendidikan Karakter (Pkk) Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Seni Tari Di Sd. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 130.

Rinadevianty. (2017). Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan . Jurnal Tarbiyah , 230.

Rismadona. (2018). Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian Sejarah Dan Budaya, 1179.

Rochayati, Elvandari & Hera. (2016). Menuju Kelas Koreografi. Palembang: Komunitas Lumbung Kreatif.

Rofiah. (2022). Analisis Data Kualitatif : Manual Atau Dengan Aplikasi . Develop, 35.

Rully Rochayati, T. H. (N.D.).

Rully Rochayati, Treny Hera & Putra. (2021). Bahan Ajar Tari Melaju Dengan Mutu Dalam Kajian Bentuk Tari. Yogyakarta: Perkumpulan Seni Sapu Lidi.

Rully Rochayati, Treny Hera & Putra. (2021). Bahan Ajar Tari Melaju Dengan Mutu Dalam Kajian Bentuk Tari. Yogyakarta Perkumpulan Seni Sapu Lidi, 10.

Safliana, E. (2008). Seni Dalam Perspektif Islam. Islam Futura , 101.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta,Cv.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabet.

Sutini. (2018). Pembelajaran Tari Bagi Anak Usia Dini. Dosen Pgpaud Upi Kampus Cibiru, 6.

Treny Hera, Nurdin. (2019). Kontribusi Motivasi Mahasiswa Dalam Proses Kreatif Penciptaan Tari Pada Mata Kuliah Koreografi. Sitakara, 13.

Umbar Sidiq, Moh.Miftachul Choiri. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. Ponorogo: Cv. Nata Karya.

Wahidmurni. (2017). Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif. Uin Maulana Malik Ibrahim Malang, 1.

Downloads

Published

2025-07-25

How to Cite

Zhorifallah, N. ., Putra, R. E. ., & Firmansyah, D. . (2025). Bentuk Penyajian pada Tari Emban Mangian di Sangar Seni Tosanda Kota Prabumulih. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 1615 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3003

Issue

Section

Articles