Hubungan Adversity Quotient dengan Work Family Conflict pada Perawat Wanita Di Rumah Sakit X Padang Panjang
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.2960Keywords:
Adversity Quotient, Work Family Conflict, Nurse of the Regional Hospital X Padang Panjang CityAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Adversity Quotient dengan Work Family Conflict pada Perawat Wanita di Rumah Sakit X Kota Padang Panjang. Penelitian ini dilakukan pada perawat wanita Rumah Sakit X Kota Padang Panjang, dengan jumlah sampel 92 orang, metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu (purposive sampling). Adapun alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala adversity quotient dan skala work family conflict. Hasil koefisien validitas pada skala adversity quotient berkisar antara 0,369 sampai dengan 0,792. Hasil koefisien validitas skala work family conflict berkisar antara 0.397 sampai dengan 0,895. Dengan koefisien reliabilitas skala adversity quotient sebesar 0,948 dan pada skala work family conflict sebesar 0,964. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh nilai korelasi r = -0,702 dengan taraf signifikansi 0,000. Hasil uji hipotesis menunjukkan hubungan adversity quotient dengan work family conflict pada perawat wanita di Rumah sakit X Kota Padang Panjang dan hubungan keduanya adalah negatif. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat significant antara adversity quotient dengan work family conflict yang berarti hipotesis diterima. Adapun besar sumbangan efektif dari variabel adversity quotient dengan work family conflict pada perawat wanita di Rumah sakit X Kota Padang Panjang sebesar 49%.
References
Azwar, S. (2014). Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Barling, J., Cooper, C. L. (2008). The Sage Handbook of Organizational Behavior, Volume One-Micro Approaches. California: SAGE Publications.
Bellavia, G., & Frone, M. (2005). Work-family Conflict. Handbook of Work Stress (185-221). California: Sage Publications.
Ekwegbo, S., Okonkwo, E. A., Omeje, O., Aboh, U. J., & Onyeneje, E. C. (2020). Moderating Role of Self-Efficacy in The Link Between Work-Family Conflict and Job Satisfaction. IOSR Journal of Humanities and Social Science (IOSR-JHSS, 25(9).
Frone, R. Cooper (1992). Antecedents and Outcomes of Work–Family Conflict: Testing a Model of The Work Family Interface, 65-78.
Geofanny, R. (2016). Perbedaan Kemandirian Anak Usia Dini Ditinjau dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja. 4(4),464–471. https://scholar.archive.org/work/5l3ht4llwrdz5ps6ggbh4ecj2u/access/wayback/http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/do wnload/4230/2683
Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of Conflict Between Work and Family Roles. In Source: The Academy of Management Review 10(1).
Harriyanty, Y., & Tiarapuspa. (2023). Review Literature Work Family Conflict pada Wanita Pekerja. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(2), 2377–2386. https://doi.org/10.25105/jet.v3i2.1711
Hasanah, S, F., & Ni’matuzahroh. (2017). Work family Conflict pada Single Parent. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 1(2), 381-398.
Hastuti, W., Fikry, Z., Psikologi, F., Kesehatan, D., & Padang, U. N. Hubungan Antara Adversity Quotient dengan Work Family Conflict pada Ibu Bekerja sebagai Perawat yang Memiliki Anak
Khoirunnisa, P. A., Peran Adversity Quotient dalam Mempengaruhi Work-Family Conflict dan Kinerja Dosen Perempuan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. https://etd.umy.ac.id/id/eprint/20387
Maitriyani, C. (2021). Hubungan antara Kecerdasan Intrapersonal dengan Kecerdasan Emosional. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(2), 291–305. https://dx.doi.org/10.22373/jm.v11i2.8709
Mirza, R., & Atrizka, D. (2018). Kepuasan Kerja Ditinjau dari Adversity Quotient dan Work Family Conflict pada Perawat Wanita yang Telah Menikah di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. RM. Djoelham Binjai. Jurnal Diversita, 4(2), 119. https://doi.org/10.31289/diversita.v4i2.2049
Nauli Thaib, E. (2013). Hubungan antara Prestasi Belajar dengan Kecerdasan Emosional. Jurnal Ilmiah Didaktika, 13(2), 384–399. https://dx.doi.org/10.22373/jid.v13i2.485
Netemeyer, R. G., Boles, J. S., & Mcmurrian, R. (1996). Development and Validation of Work- Family Conflict and Family-Work Conflict Scales. In Journal of Applied Psychology, 81(4).
Özbağ, G. K., & Ceyhun, G. Ç. (2014). Does Job Satisfaction Mediate The Relationship between Work-family Conflict and Turnover A Study of Turkish Marine Pilots. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 140, 643–649. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.04.485
Periantalo, J. (2016). Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pratiwi, H. & Fakultas Psikologi. (2016). Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Kepuasan Pekawinan pada Istri. In Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Vols. 1–1). https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/issue/vi ew/28
Riyanti, F. E., & Rahmandani, A. (2020). Hubungan antara Hardiness dengan Stres Kerja pada Perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Jurnal Empati, 8(3), 505–514. https://doi.org/10.14710/empati.2019.26491
Santoso, M. B., Krisnani, H., & Deraputri, I. G. N. (2017). Gangguan Kepribadian Antisosial pada Narapidana.: Social Work Journal, 7(2), 18. https://doi.org/10.24198/share.v7i2.15681
Shari, W. S., Winarsunu, T., & Syakarofath, N. A. (2022). Peran Adversity Quotient terhadap Work- Life Balance Karyawan. Cognicia, 10(2), 86–92. http://ejournal.umm.ac.id/
Stoltz, P. G. (2000). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Jadi Peluang. Jakarta : Grasindo
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sutantio, S. V., Zulkaida, P., Fitriati Firdaus, M. Phil., & Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma. (2023). Pengaruh Adversity Quotient terhadap Work Family Conflict pada Karyawati Hotel yang Sudah Menikah. In Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma [Journal-article].
Tilova, N. (2019). Meninjau Kinerja Guru Islam: Adversity Quotient dan Spiritual Quotient. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 2(2), 211–220. https://doi.org/10.37481/sjr.v2i2.67
Wahyu Adjiputra, H. Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Work-Family Conflict pada Wanita Karir Social Support on Work-Family Conflict In Career Woman. 16(1), 35–48. http://dx.doi.org/10.30813/psibernetika.v16i1.4193
Wardani, Laila Meiliyandrie Indah, and Syifa Ayu Hapsari (2022). Religiosity, Burnout, dan Work- Family Conflict pada Tenaga Kesehatan : Jawa Tengah. Penerbit Nasya Expanding Management.
Wardini, M., & Periantalo, J. (2019). Hubungan Determinasi Diri dan Kecerdasan Adversitas terhadap Konflik Peran Ganda Ibu Bekerja di Kota Jambi. Jurnal Psikologi Jambi, 4 (1), 16–24. https://doi.org/10.22437/jpj.v4i1.8781
Yunalia, E. M., Ayani, I., Suharto, I. P. S., & Susilowati, S. (2021). Kecerdasan Emosional dan Mekanisme Koping Berhubungan dengan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 9(4).
Zulaikha, S., Nasir, M., & Zuanny, I. P. (2019). The Relationship between Adversity Quotient and Work Family Conflict on Police Women in Mapolda based in Aceh. 112–118. http://repository.ar-raniry.ac.id/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Frihapma Semita Ade, Ria Okfrima, Mita Fani Tri Mutya, Sintia Itria Arti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









