Kurikulum 2013 Vs Kurikulum Merdeka kelebihan dan Kekurangannya

Authors

  • Suseno Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia
  • Chanifudin Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.2812

Keywords:

Pendidikan, Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka

Abstract

Pendidikan Era digital menjadi konteks pendidikan digital, di mana perangkat teknologi digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran. Kurikulum sebagai penentu keberhasilan pendidikan harus tanggap terhadap segala tantangan dan inovasi kontemporer. Kurikulum Merdeka saat ini sedang dilaksanakan setelah beberapa kali terjadi perubahan kurikulum di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah menyesuaikan kurikulum semaksimal mungkin untuk memenuhi tujuan pendidikan yang diharapkan di era digital ini. Tujuan dari artikel ini adalah untuk membandingkan kurikulum 2013 dengan kurikulum Merdeka berdasarkan kerangka dasar kompetensi yang ditargetkan, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat pengajaran, dan perangkat kurikulum. Dari segi kerangka dasar, kompetensi yang ditargetkan, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat pengajaran, dan perangkat kurikulum, artikel ini mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka memiliki persamaan dan perbedaan.

References

Ahmad Zainal. 2013. Konsep Dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Amir, I., Nursalam, & Mustafa, I. (2021). Tantangan Implementasi Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kurikulum Merdeka Belajar. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3, Hal. 204–210.

Fadil, Khaidir, Gunawan Ikhtiono, And Nurhalimah Nurhalimah. "Perbedaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Antara Kurikulum 2013 Dengan Kurikulum Merdeka Belajar." Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) 4.1 (2024): 224-238.

Forum Manguwijaya. 2012. Menyambut Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.

Husyain Rifa’i. 2024. Kurikulum Merdeka. Yogyakarta: Selat Media Patners.

Idi A. 2014. Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Rajawali Press.

Musfiqon. 2013. Penilaian Otentik Kurikulm 2013.Jakarta: Kencana

Purnomo. 2016. Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Semarang: PGSD Universitas Negeri Semarang.

Rambe, Anggi Afrina, Et Al. "Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum 2013." Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan 21.2 (2024): 238-249.

Sanjaya, Ferdino Wedi, Elais Retnowati, And Nurjannah Nurjannah. "Evaluasi Program Pendidikan Sekolah Alam Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Royyan Kota Padang Sumatera Barat." Indonesian Research Journal On Education 4.4 (2024): 1037-1044.

Simbolon, Gallex. "Relevansi Kebebasan Belajar Dalam Konteks Pendidikan Non Formal." Nuansa Pembelajaran Sosiologi, Social Science Dan Ilmu Pengetahuan Sosial 99 (2024).

Syahid, Aah Ahmad, Et Al. Mengintegrasikan Experiential Learning Dalam Kurikulum Pelatihan Kompetensi Digital Guru Sekolah Dasar. Detak Pustaka, 2025.

Syahru Ramadhan. 2024. Pendidikan Dan Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Kmedia.

Downloads

Published

2025-06-15

How to Cite

Suseno, S., & Chanifudin, C. (2025). Kurikulum 2013 Vs Kurikulum Merdeka kelebihan dan Kekurangannya. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 178 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.2812

Issue

Section

Articles