Budaya Melanesia dalam Pandangan Siswa SMA di Kota Jayapura
Suatu kajian menuju 50 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Papua Nugini
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i3.2642Keywords:
Budaya Melanesia, Pandangan Siswa/i SMAN, Kota JayapuraAbstract
Penelitian ini akan menjelaskan tentang budaya Melanesia dalam pandangan siswa-siswi SMA di Kota Jayapura. Mengapa penelitian ini dilakukan didasarkan pada beberapa alasan yaitu Kota Jayapura secara geografis adalah bagian dari Provinsi Papua di Tanah Papua yang terdiri dari 6 Provinsi. Masyarakat asli penghuni tanah Papua memiliki ras Melanesia yaitu secara ciri ciri fisik berkulit hitam dan berambut keriting. Orang Melanesia yang ada di tanah Papua sudah ada sejak zaman dahulu kala dan memiliki budaya yang berbeda dengan ras lainnya di wilaayh Indonesia. Budaya yang dimiliki Ras Melanesia adalah budaya kekeluargaan dengan system patriarki yang kuat, memiliki beragam Bahasa per wilayah dan suku yang mendiami tanah ini. Memiliki kebiasaan bercocok tanam, berburu dan mencari ikan. Memiliki adat istiadat yang sangat kuat seperti upacara perkawinan, kematian, peperangan, dan juga berbagai jenis tari-tarian dengan kostum yang sangat unik dan menarik. Masyarakat Ras Melanesia juga menjadikan alam sebagai ibunya sehingga kedekatan manusia dengan alam sangat terlihat dalam kehidupan masyarakat Papua Ras Melanesia. Penelitian ini selanjutnya akan mencari tahu apakah pemuda Papua di kota Jayapura yang diwakili oleh siswa-siswi SMA di wilayah ini mengenal dan mengetahui budaya Melanesia, mengapa mereka perlu mengenal budaya Melanesia dan mengapa mereka tidak mengenal budaya Melanesia yang adalah budaya aslinya, factor pendorong dan penghambat serta solusi pelestarian budaya Melanesia di Kota Jayapura dan selanjutnya merujuk keseluruh wilayah Papua menjadi tujuan dari penelitian ini. Metode yang digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan diatas adalah dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif yaitu dengan mengumpulkan data secara langsung melalui observasi dan wawancara mendalam ke siswa-siswi di sejumlah sekolah menengah atas di Kota Jayapura. Setelah data diperoleh lalu data diolah dengan cara triangulasi data yaitu menguji kesahihan data hingga data yang digunakan benar-benar data yang valid. Luaran dari penelitian yang diharapan adalah mendapatkan Analisa mendalam terkait pandangan siswa-siwi SMA di Kota Jayapura terkait Budaya Melanesia sehingga tersusun simpul identitas yang kuat dan terwujudnya pemahaman tentang Budaya Melanesia yang baik bagi generasi muda Papua.
References
Adit, A. (2022, January 31). Macam-macam ras di Indonesia. Kompas Edukasi. https://edukasi.kompas.com/read/2022/01/31/083608771/macam-macam-ras-di-indonesia?page=all
Bakry, U. S. (2017). Dasar-dasar hubungan internasional. Kencana Press.
Bakry, U. S. (2019). Peran budaya dalam hubungan internasional: Antara teori dan praktik diplomasi budaya. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(2), 103–117. https://doi.org/10.22146/jsp.45024
Barston, R. P. (2013). Modern diplomacy (4th ed.). Pearson Education.
Barston, R. P. (2019). Modern diplomacy. Routledge.
Cooper, A. F., Heine, J., & Thakur, R. (2013). The Oxford handbook of modern diplomacy. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199588862.001.0001
Cultural Survival. (2021). Melanesian cultures and the struggle for self-determination in the Pacific. https://www.culturalsurvival.org/news/melanesian-cultures-and-struggle-self-determination-pacific
Dinnen, S., & Firth, S. (2008). Politics and state building in Solomon Islands. ANU E Press. https://doi.org/10.22459/PSBSI.11.2008
Ghosh, P. (2009). International relations. PHI Learning Pvt. Ltd.
Huffer, E., & Qalo, R. (2004). Have we been thinking upside-down? The contemporary emergence of Pacific theoretical thought. The Contemporary Pacific, 16(1), 87–116. https://doi.org/10.1353/cp.2004.0034
Kirk, J., & Miller, M. L. (1986). Reliability and validity in qualitative research. SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Perwita, A. A. B., & Yani, Y. M. (2017). Pengantar ilmu hubungan internasional (5th ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Satow, E. (1979). Guide to diplomatic practice (5th ed., H. M. Laurens, Ed.). Longman.
Xintian, Y. (2007). Cultural factors in international relations. China Intercontinental Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Melyana Ratana Pugu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









