Jenis dan Fungsi Pantun dalam Tarian Gandai Suku Pekal
Kajian atas Buku Gandai Tarian Langit yang Membumi di Tanah Pekal
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i3.2617Keywords:
Pantun, Tarian Gandai, Sastra Lisan, PekalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis pantun yang digunakan dalam tarian Gandai serta fungsinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka dengan sumber data utama buku Gandai Tarian Langit yang Membumi di Tanah Pekal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pantun dalam tradisi Gandai, yaitu pantun kiasan, pantun berkasih-kasihan, dan pantun nasihat. Pantun kiasan merupakan jenis yang paling dominan dengan total 51 pantun, pantun ini mengandung makna simbolik yang erat dengan filosofi kehidupan. Pantun berkasih-kasihan berjumlah 46 pantun, mengungkapkan beragam perasaan yang berkaitan erat dengan kasih sayang, cinta dan perasaan dan dinamika dalam hubungan asmara. Sementara itu, pantun nasihat yang berjumlah lebih sedikit, menyampaikan nilai-nilai moral dan religius. Pantun dalam tarian gandai memiliki beberapa fungsi, Pertama, sebagai representasi kisah masa lampau dari mitologi Malin Deman dan Puti Bungsu. Kedua, representasi pola pikir dan perilaku masyarakat Pekal khususnya dalam konteks adat istiadat pernikahan Ketiga, sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai moral terkhusus bagi generasi muda.. Dengan demikian, pantun dalam tarian Gandai memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya lokal masyarakat Pekal serta mendidik generasi muda melalui nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
References
Apriansah, D., Muktadir, A., & Lusa, H. (2018). Studi Identifikasi Jenis-Jenis Pantun dalam Masyarakat Kaur Provinsi Bengkulu. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(1), 43-50.
Anderman, E., Resnani, R., & Hambali, D. (2021). Studi deskripsi jenis-jenis pantun Rejang dalam masyarakat Kabupaten Lebong. JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 4(1), 62–73.
Gani, L. (2007). Siaran televisi edukasi Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, Departemen Pendidikan Nasional.
Kosasih, E. (2013). Cerdas berbahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Manjato, A., Angreani, R., Nur, W. S., Zakiyah, D., & Utami, M. W. (2025). Variasi Bahasa dalam Whatsapp Grup Mahasiswa Semester VIIB Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Tahun Ajaran 2022/2023. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan bahasa, 2(1), 277-285.
Mafrukhi. (2007). Kompeten berbahasa Indonesia untuk SMA kelas XI. Jakarta: Erlangga.
Mahsun. (2011). Metode penelitian bahasa. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Moleong, L. J. (2010). Metode penelitian kualitatif (Edisi revisi). Yogyakarta: Rosdakarya.
Saputra, F., Nursyamsiah. (2020). Gandai tarian langit yang membumi di tanah pekal. Bengkulu: Penerbit Zara Abadi.
Saherman, M. T. L., Sarwono, S., & Agustina, E. (2024). Tari Gandai Klasik Dalam Pernikahan Etnik Pekal Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara: tari gandai klasik dalam pernikahan etnik pekal kecamatan ketahun kabupaten bengkulu utara. Jurnal Ilmiah KORPUS, 8(1), 23-31.
Santoso, J. (2013). Pantun puisi lama Melayu dan peribahasa Indonesia. Yogyakarta: Ariska.
Sugiyono. (2018). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
Tjahyadi, I. (2020). Mengulik kembali pengertian sastra. Probolinggo: Universitas Panca Marga.
Trisnawati, T. (2019). Analisis jenis-jenis dan fungsi pantun dalam buku Mantra Syair dan Pantun di Tengah Kehidupan Dunia Modern karya Korrie Layun Rampan. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 2(2).
Wahyuni, R. (2014). Kitab lengkap puisi, prosa dan pantun lama. Yogyakarta: Saufa.
Waridah, E. (2014). Kumpulan majas, pantun & peribahasa. Bandung: Ruang Kata, Imprint Kawan Pustaka.
Wongsopatty, E. (2020). Pantun sahur dalam sastra lisan Banda Neira. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 4(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dika Zakiyah, Mutiara Widya Utami, Wahyuni Shofinna Nur, Ajat Manjato

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









