Peran Orang Tua dalam Perkembangan Emosional Anak di TK Yamko Konja Maybrat

Authors

  • Yolan Marjuk Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Indonesia
  • Ferosina Ursia Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i3.2564

Keywords:

Peran Orang Tua, Perkembangan Emosional Anak, Pengasuhan Anak

Abstract

Peran orang tua yang tidak optimal dalam pengasuhan anak dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosional anak, terutama pada masa usia dini. Namun, keterlibatan orang tua dalam aspek emosional anak masih sering diabaikan, khususnya di wilayah pedesaan seperti TK Yamko Konja di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran orang tua dalam perkembangan emosional anak kelompok B di TK tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perkembangan emosional anak dari Papalia, Olds, & Feldman, yang menekankan bahwa perkembangan emosi sangat dipengaruhi oleh interaksi sosial, terutama hubungan dengan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam menumbuhkan rasa cinta, menghadapi kemarahan, ketakutan, kesedihan, dan kenikmatan anak sangat mempengaruhi kestabilan emosi anak. Ketidakhadiran orang tua secara emosional, pola asuh otoriter, serta minimnya komunikasi terbuka menjadi hambatan utama dalam perkembangan emosional anak. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua dan guru dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang suportif dan responsif. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya peningkatan edukasi orang tua melalui pelatihan pola asuh berbasis kasih sayang dan komunikasi terbuka agar perkembangan emosional anak dapat berkembang secara optimal.

References

Arikunto, S. (2011). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Ed. revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Desmita. (2010). Psikologi perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fakhrudin, U. (2010). Mendidik anak menjadi unggulan. Yogyakarta: Manika Books.

Goleman, D. (2015). Kecerdasan emosi: Mengapa EQ lebih penting daripada IQ (T. Hermaya, Trans). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. (Original work published 1995)

Hadi, A. (2016). Nilai-nilai pendidikan dalam UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Yogyakarta: [Tidak disebutkan].

Lestari. (2012). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mardiyah. (2015). Peran orang tua dalam pendidikan agama terhadap pembentukan kepribadian anak. Jurnal Kependidikan, x(x), xx–xx. (Lengkapi volume dan halaman)

Ngewa, H. M. (2019). Peran orang tua dalam pengasuhan anak. Bone: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, IAIN Bone.

Nur. (2015). Peran orang tua dalam memotivasi belajar siswa [Skripsi tidak dipublikasikan]. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD. Jakarta: Kemendikbud.

Rakhmawati, I. (2015). Peran keluarga dalam pengasuhan anak. Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(x), xx–xx. (Lengkapi edisi dan halaman)

Santosa. (2012). Panduan lengkap SPSS versi 20. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sukatin, N. C., & Chofifah, N., dkk. (2020). Analisis perkembangan emosi anak usia dini. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini (JGA).

Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi (mixed methods) (Ed. revisi). Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, A. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Ed. 2016). Jakarta: Rineka Cipta.

Suyadi. (2010). Psikologi belajar anak usia dini. Yogyakarta: Pedagogia.

Teviana, F., & Yusiana, M. A. (2012). Pola asuh orang tua terhadap tingkat kreativitas anak. Jurnal STIKES, 5(x), xx–xx. (Lengkapi edisi dan halaman)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia. Jakarta: Sekretariat Negara.

Yusuf, M. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Jakarta: Prenada Media Group.

Downloads

Published

2025-05-27

How to Cite

Marjuk, Y. ., & Ursia, F. . (2025). Peran Orang Tua dalam Perkembangan Emosional Anak di TK Yamko Konja Maybrat. Indonesian Research Journal on Education, 5(3), 297 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i3.2564

Issue

Section

Articles