Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Quiz Team terhadap Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA PGRI 2 Padang
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i3.2541Keywords:
Pengaruh, Quizz Team, KeaktifanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi pada permasalahan keaktifan belajar disebabkan karena kurangnya siswa dalam bertanya, tidak adanya partisipasi dalam membantu teman saat berdiskusi, tidak ada umpan balik pada siswa saat presentasi hasil diskusi siswa tidak ada yang menyanggah, memberikan saran ataupun kritikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis data tentang penerapan model pembelajaran quiz team dalam pembelajaran geografi dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas X di SMA PGRI 2 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi exsperimen. Adapun sampel berjumlah 20 siswa kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas X1 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa keaktifan siswa kelas kontrol yakni kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 59,81% dengan kategori cukup baik. Sedangkan keaktifan siswa kelas eksperimen yakni kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 80,75% dengan kategori sangat baik.Kemudian berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji t bahwa nilai signifikansi pada nilai postest kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 0,035 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima Ho ditolak artinya terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran Quizz Team dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA PGRI 2 Padang.
References
Ainina, I. A. (2014). Pemanfaatan media audio visual sebagai sumber pembelajaran sejarah. Indonesian Journal History of Education, 3.
Astutik, T., & Abdullah, M. H. (2013). Penerapan model pembelajaran koperatif tipe TGT untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Jpgsd, 1.
Dantes, N., & Handayani, N. N. L. (2021). Pengembangan instrumen pengukuran karakter dimensi kemandirian dan integritas diri pada remaja SMA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2.
Dermawan, A. (2014). Keefektifan collaborative learning berbasis quiz edutainment terhadap ketuntasan hasil belajar. Chemistry in Education, 3(1).
Hadi, K., & Putriani, A. (2021). Pengaruh model pembelajaran learning cycle (5E) terhadap hasil belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup. Bionatural, VIII.
Jaya, I. (2010). Buku statistik penelitian pendidikan.
Murtiningrum, T. T., Ashadi, A. T., & Mulyani, S. (2013). Pembelajaran kimia dengan problem solving menggunakan media e-learning dan komik ditinjau dari kemampuan berpikir abstrak dan kreativitas siswa. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 2.
Noor, N. A. (2020). Peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa materi segitiga melalui pendekatan saintifik terintegrasi model problem solving. Prosiding Seminar Nasional ....
Nurlaila. (2018). Urgensi perencanaan pembelajaran dalam peningkatan profesionalisme guru. Jurnal Ilmiah Sustainable, 1.
Purwanti, N., Nevrita, N., & Oprasmani, E. (2022). Pengembangan E-Lkpd berbasis animasi pada materi sistem pernapasan manusia kelas VIII smp (Doctoral dissertation, Universitas Maritim Raja Ali Haji).
Savira, A. N., Fatmawati, R., Z, M. R., & S, M. E. (2018). Peningkatan minat belajar siswa dengan menggunakan metode ceramah interaktif. Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M), 1.
Sudjana. (2005). Metode statistika.
Susanto, H. (2020). Buku profesi keguruan.
Wiratama, W. M. P. (2020). Efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif quick on the draw. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10.
Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditnjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2), 178-191.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Rizky Maulana, Slamet Rianto, Yuherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









