Analisis Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting di Pangkep, 2022
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.2430Keywords:
Stunting, BBLR, BalitaAbstract
Stunting adalah masalah kesehatan global yang serius, mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di seluruh dunia. Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 mencatat prevalensi balita stunting nasional adalah 24,4 %. Sedangkan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki Prevalensi Stunting (Pendek) 27,4%. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) pada balita dengan kejadian stunting di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022. Penelitian dilakukan bulan Mei-Juni 2022. Data yang dikumpulkan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan spss. Dari total 47 balita yang stunting ada 11 (23.4%) balita yang bblr dan 36 (76.7) balita yang tidak bblr. Lebih lanjut dari hasil analisis bivariat diketahui total 36 balita tidak stunting dan juga tidak mengalami bblr. Kemudian hasil chi-square dapat diketahui bahwa dengan p value 0.002 < 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan antara stunting dan bblr.
References
Afif D Alba, Suntara, A., & Siska, D. (2021). Hubungan riwayat bblr dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas sekupang kota batam tahun 2019. 1(12), 2769.
Agung, I. G. A. A., Wedagama, D. M., Hartini, I. G. A. A., Astuti, N. P. W., Palgunadi, I. N. P. T., Lily, G. A. Y., Idaryati, N. P., & Yudistian, I. (2023). The impact of stunting malnutrition of orodental health in children: a scooping review. Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (IJKG), 19(2), 74–79. https://doi.org/10.46862/interdental.v19i2.5374
Amrul Hasan, Haris Kadarusman, & Agus Sutopo. (2022). Air Minum, Sanitasi, dan Hygiene sebagai Faktor Risiko Stunting di Wilayah Pedesaan. Jurnal Kesehatan Tanjung Karang.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Ski Dalam Angka.
Blake, R. A., Park, S., Baltazar, P., Ayaso, E. B., Monterde, D. B. S., Acosta, L. P., Olveda, R. M., Tallo, V., & Friedman, J. F. (2016). LBW and SGA impact longitudinal growth and nutritional status of Filipino infants. PLoS ONE, 11(7). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0159461
Emily C Keats, Jai K Das, Rehana A Salam, Zohra S Lassi, Aamer Imdad, Robert E Black, & Zulfiqar A Bhutta. (2021). Effective interventions to address maternal and child malnutrition: an update of the evidence. The Lancet Child & Adolescent Health.
Fitri, L. (2018). Hubungan bblr dan asi ekslusif dengan kejadian stunting di puskesmas lima puluh pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(1), 131. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.1767
Hasanah, U., Maria, I. L., Jafar, N., Hardianti, A., Mallongi, A., & Syam, A. (2020). Water, sanitation dan hygiene analysis, and individual factors for stunting among children under two years in ambon. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8(T2), 22–26. https://doi.org/10.3889/oamjms.2020.5177
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku Saku Hasil Studi SSGI Tahun 2021.
Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional [Bappenas]. (2018). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.
Lestari, E. D., Hasanah, F., & Nugroho, N. A. (2018). Correlation between non-exclusive breastfeeding and low birth weight to stunting in children. Paediatrica Indonesiana, 58(3), 123–127. https://doi.org/10.14238/pi58.3.2018.123-7
Maineny, A., Rifkawati, Nita Silfia, N., & Usman, H. (2022). Low Birth Weight with Stunting Incidence for Toddlers Age 12-59 Months. Napande: Jurnal Bidan, 1(1), 9–14. https://doi.org/10.33860/njb.v1i1.982
Mariana Butar-Butar, F., Ratna Sari Sembiring, D., & Mandala Putri Sembiring, N. (2024). Hubungan BBLR dengan Stunting pada Anak Usia 1-5 di Dusun III Riau. Journal Healthy Purpose, 3(1), 145–149. https://doi.org/10.56854/jhp.v3i1.362
Negrato, C. A., & Gomes, M. B. (2013). Low birth weight: Causes and consequences. In Diabetology and Metabolic Syndrome (Vol. 5, Issue 1). https://doi.org/10.1186/1758-5996-5-49
Nengsih, U., Djamhuri, D. S., & Tinggi Jenderal Achmad Yani, S. (2016). Hubungan riwayat kelahiran berat bayi lahir rendah dengan pertumbuhan anak usia balita. www.jurnal.ibijabar.org
Nora Leylana. (2024). Combatting Stunting through Strategic Management: Implications for National Defense Forces in Developing Countries. International Journal of Educational and Life Sciences, 2(1), 35–50. https://doi.org/10.59890/ijels.v2i1.1153
Prihandani, E., Syafiq, A., & Yuliana, R. (2022). Spatial Analysis of Determinants of Low Birth Weight (LBW) in East Kalimantan Province. MPPKI, 5(9). https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3
Rahadinda, A., Utami, K. D., & Reski, S. (2022). Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 421–434. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1219
Rahman, M. S., Howlader, T., Masud, M. S., & Rahman, M. L. (2016). Association of low-birth weight with malnutrition in children under five years in Bangladesh: Do mother’s education, socio-economic status, and birth interval matter? PLoS ONE, 11(6). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0157814
Ribka Rerung Layuk. (2021). Analisis Deskriptif Risiko BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) Di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. MASOKAN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan.
Dahlia, K., Arlini Wello, E., Safei, I., Juniarty, S., & Kadir, A. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Stunting pada Anak Balita.
Rizkiyah Salam, P., Keperawatan Dan Kebidanan, J., & -faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bblr Kabupaten Jember Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, F. DI. (2021). Sba Author Medical Journal Of Al-Qodiri. Medical Journal Of Al-Qodiri, 6(2).
Rosmalina, Y., Luciasari, E., Ernawati, F., Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, P., & Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, P. (2018). Upaya pencegahan dan penanggulangan batita stunting: systematic review. 41(1), 1–14. http://ejournal.persagi.org/index.php/Gizi_Indon
Rukmana, E., Briawan, D., Departemen, I. E., Masyarakat, G., Manusia, E., & Pertanian Bogor, I. (2016). Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Kota Bogor Risk Factors Stunting in Children Aged 6-24 Months in Bogor.
Rumingsih, S., Afrika, E., Studi, P. S., Kebidanan dan Keperawatan, F., & Kader Bangsa, U. (2022). Hubungan status gizi, bblr dan pemberian asi ekslusif dengan kejadian stunting pada balita di puskesmas mekarsari. 6(1).
Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 1(01), 32–40. https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.39
Siramaneerat, I., Astutik, E., Agushybana, F., Bhumkittipich, P., & Lamprom, W. (2023). Breaking the Cycle of Stunted Growth: Identifying Key Factors in Indonesian Children Using Indonesia Family Survey (IFLS) 2007 and 2014 Data. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3305045/v1
Suhaerudin, S., Sumardi, A., & juliane, C. (2023). Linear Regression Analysis To Measure The Correlation Between Poverty Rate And Stunting Rate. Sinkron, 8(4), 2635–2640. https://doi.org/10.33395/sinkron.v8i4.13007
Sutarto, Sri Agustina, Kinanti Rahmadhita, Susianti, & Roro Rukmi Windi Perdani. (2021). Relationship Between Low Born Weight (Lbw) And Stunting Events In Children (Age 24-59 Months). Indonesian Journal of Medical Anthropology, 2(1), 31–35. https://doi.org/10.32734/ijma.v2i1.4696
Syahrul Khairati, Siti Maisyaroh Fitri Siregar, Sri Wahyuni, & Nurhasanah, N. (2024). Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting: Tinjauan Literatur. Haga Journal of Public Health (HJPH), 1(3), 105–112. https://doi.org/10.62290/hjph.v1i3.30
Torlesse, H., Cronin, A. A., Sebayang, S. K., & Nandy, R. (2016). Determinants of stunting in Indonesian children: Evidence from a cross-sectional survey indicate a prominent role for the water, sanitation and hygiene sector in stunting reduction. BMC Public Health, 16(1). https://doi.org/10.1186/s12889-016-3339-8
Utami, A. N., Amiruddin, R., Hardianti, A., & Abdullah, T. (2020). Estimation Dynamical Model Of Insufficient Nutrition And Malnutrition In South Sulawesi Province. In 11 JKMM (Vol. 3, Issue 1).
Victora, C. G., Adair, L., Fall, C., Hallal, P. C., Martorell, R., Richter, L., & Sachdev, H. S. (2008). Maternal and child undernutrition: consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609), 340–357. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)61692-4
Wulandari, Y., Noer, R. M., Somad, A., Program, ), Keperawatan, S. I., Ilmu, F., Universitas, K., Bros, A., Profesi, S., Fakultas, N., & Kesehatan, I. (2023). Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-60 Bulan (Vol. 17, Issue 1).
Z. F. Asikin, Sukarni Ismail, & Misrawaty Utiya. (2021). Hubungan BBLR Dan Pola Asuh Gizi Dengan Kejadian Stunting Di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Madu: Jurnal Kesehatan.
Zulfiqar A Bhutta, Tahmeed Ahmed, Robert E Black, Simon Cousens, Kathryn Dewey, Elsa Giugliani, Batool A Haider, Betty Kirkwood, Saul S Morris, H P S Sachdev, & Meera Shekar. (2010). What works? Interventions for maternal and child undernutrition and survival. The Lancet.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andi Hardianti, Husnul Khatimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









