Pengaruh Pursed Lip Breathing dan Terapi Relaksasi terhadap Peningkatan Toleransi Aktivitas pada Pasien PPOK

Authors

  • Liza Agustin Stikes Siti Hajar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2427

Keywords:

Pursed Lips Breathing, Terapi Relaksasi, Penyakit Paru Obstruktif Kronik, Kemampuan Fungsional, Skala Borg, Six Minute Walk Test, Toleransi Aktivitas

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan masalah kesehatan yang signifikan, yang memengaruhi kualitas hidup penderitanya, terutama dalam hal toleransi aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh teknik Pursed Lips Breathing (PLB) dan terapi relaksasi terhadap peningkatan kemampuan fungsional dan pengurangan sesak napas pada pasien PPOK. Penelitian ini menggunakan desain pre-post one group dengan pendekatan quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 32 pasien yang dipilih dengan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen: Six Minute Walk Test (6MWT) untuk mengukur kemampuan fungsional dan Skala Borg untuk mengukur derajat sesak napas. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah intervensi, terdapat peningkatan signifikan dalam jarak yang ditempuh pada 6MWT dan penurunan signifikan pada nilai Skala Borg, yang menunjukkan bahwa PLB dan terapi relaksasi efektif dalam meningkatkan kapasitas fisik dan mengurangi sesak napas pada pasien PPOK. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan terapi non-farmakologis bagi pasien PPOK yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dengan pendekatan yang lebih sederhana dan terjangkau.

References

Agustianingsih, T. (2018). Pengaruh Autogenic Training Dengan Pursed Lips Breathing Terhadap Kecemasan Dan Forced Expiratory Volume In 1 Second (Fev1) Pasien PPOK. Universitas Airlangga.

Aryadi, I. P. H. (2018). Yoga pranayama dan terapi musik: sebuah kombinasi terapi rehabilitatif holistik pada penderita penyakit paru obstruktif kronis (ppok). Universitas Udayana, 1–25.

Astriani, N., Dewi, P. I. S., & Yanti, K. H. (2020). Relaksasi pernafasan dengan teknik ballon blowing terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 426–435.

Erianti, N. S., Kep, M., Asfeni, N. B., & Keb, S. T. (n.d.). Pernapasan Box Breathing.

Herlambang, R., Naufal, A. F., & Utami, M. N. (2025). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Pneumonia Bilateral Di Rsud Dungus Madiun: Case Report. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 4(1), 1–6.

Mulyani, S. P. (2021). Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Dan Kualitas Tidur Pasien Covid-19 Dengan Diabetes Melitus Evidence Based Nursing. Universitas Aisyiyah Bandung.

Noer, N. F. (2020). Perbandingan Nilai Kapasitas Fungsional yang Diukur dengan Six Minutes Walk Test (6MWT) pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis yang Disertai dan Tanpa Disfungsi Diastolik. Universitas Sumatera Utara.

Pratamasiwi, A. S., Perdana, S. S., & Prayitno, P. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi pada Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK): Case Report Study. Academic Physiotherapy Conference Proceeding, 436–441.

Ridho, M., Mariana, E. R., & Mahdalena, M. (2022). Perbedaan Teknik Relaksasi Otot Progresif dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa: Literature Review. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 2(2), 182–190.

Saleh, L. M. (2023). Manajemen teknik relaksasi otot progresif pada ATC. Deepublish.

Sarea, S. (2024). Hubungan Kadar Adiponektin Serum Dengan Faal Paru Dan Kemampuan Exercise Pada Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik (Ppok)= The Relationship Of Serum Adiponectin Levels With Pulmonary Function And Exercise Ability In Patients With Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Universitas Hasanuddin.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif, dan R $ D. Alfabeta.

Sulaiman, S., Achamd, N., Naria, E., & Rochadi, K. R. (2024). Effectiveness Of Breathing Exercises In Elderly Tuberculosis Patients In Medan. Mitra Husada Health Internasional Conference (MIHHICo), 4(1), 146–150.

Sulaiman, S., Vera, Y., Maryaningsih, M., Susilo, T., & Sutandra, L. (2021). Pengaruh Obat Anti Tuberkulosis Terhadap Pasien Multidrug Resistant Tuberculosis (Mdr-Tb). Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 4(1), 65–72.

Tarigan, A. P., Ananda, F. R., Pandia, P., Sinaga, B. Y. M., Maryaningsih, M., & Anggriani, A. (2019). The impact of upper limb training with breathing maneuver in lung function, functional capacity, dyspnea scale, and quality of life in patient with stable chronic obstructive of lung disease. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(4), 567.

Tarigan, A. P., Pandia, P., Tarigan, A. H., & Eyanoer, P. C. (2022). Effectiveness of upper limb exercises and breathing exercises in COPD stable patients during COVID-19 pandemic era. Advances in Respiratory Medicine, 90(1), 68–76.

Downloads

Published

2025-03-25

How to Cite

Agustin, L. . (2025). Pengaruh Pursed Lip Breathing dan Terapi Relaksasi terhadap Peningkatan Toleransi Aktivitas pada Pasien PPOK. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 950 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2427

Issue

Section

Articles