Strategi Pengembangan Desa Wisata Sebagai Dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2414Keywords:
Desa Wisata, Pengembangan, Covid-19Abstract
Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada seluruh sektor vital, termasuk sektor pariwisata di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu aktivitas kegiatan pariwisata yang terdampak adalah usaha desa wisata. Dampak adanya Covid-19 bagi desa wisata adalah penurunan jumlah kunjungan wisatawan bahkan dalam waktu tertentu bisa terjadi tidak ada kunjungan beberapa bulan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengemukakan strategi pengembangan desa wisata Ketingan, Pentingsari, dan Pulesari. Beberapa masalah yang ada di lokasi studi selain adanya dampak Covid-19, antara lain: keterbatasan sarana prasarana pendukung pariwisata, rendahnya kualitas sumberdaya manusia, minimnya komunikasi internal, dan belum menjadi prioritas pengembangan desa wisata bagi masyarakat karena dianggap sebagai sambilan saja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun sumber data yang diperoleh melalui survei lapangan, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian di tiga lokasi studi diperlukannya pengembangan desa wisata, baik secara teknis maupun manajemen. Adapun strategi pengembangan yang bisa diusulkan, yaitu: menjalin komunikasi dan kerjasama dengan lembaga lain baik sektor publik maupun privat, penguatan komunikasi internal maupun eksternal, membuat alternatif atraksi wisata sebagai bentuk peningkatan daya saing wisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, promosi online menggunakan media sosial dan offline, dan tiap desa direkomendasikan pembentukan BUMDesa bidang wisata lokal. Hal ini ditujukan untuk peningkatan pendapatan masyarakat dari aktivitas desa wisata sehingga terjadinya kenaikan kesejahteraan.
References
Utami, B, S, A & Kafabih, A. (2021). Sektor Pariwisata Indonesia Di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan. Vol. 4, No. 1. Hal. 383-389. Jawa Timur: Universitas Pembangunan Nasional. Diunduh dalam http://jdep.upnjatim.ac.id/index.php/jdep/article/view/198/76, diakses pada tanggal 15 September 2021 pukul 14:46 WIB.
Anggarini, Desy, Tri. (2021). Upaya Pemulihan Industri Pariwisata Dalam Situasi Pandemi Covid-19. Jurnal Pariwisata. Vol. 8, No. 1. Jakarta: Universitas Bina Sarana Informatika. Diunduh dalam https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp/article/view/9809/pdf, pada tanggal 15 September 2021 pukul 15:35 WIB.
Creswell, J.W. (2013). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatf, dan Mixed (A. Fawaid, Trans. 3ed). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yuliati, E., & Suwandono, D. 2016. Arahan Konsep dan Strategi Pengembangan Kawasan Desa Wisata Nongkosawit Sebagai Destinasi Wisata Kota Semarang. Jurnal Ruang: Perencanaan Wilayah dan Kota. Vol. 2, No. 4. Semarang: Universitas Diponegoro. Diunduh dalam https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ruang/article/view/2786/1734, pada tanggal 15 September 2021 pukul 11:02 WIB.
Pandey, S, V. (2016). Pentingnya Master Plan Dalam Proses Pembangunan Terminal Angkutan Jalan (Studi Kasus: Master Plan Terminal Ulu Di Kaupaten Kepulauan Sitaro. Jurnal Sipil Statik. Vol. 4, No. 6. Manado: Universitas Sam Ratulangi. Diunduh dalam https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/view/12839, pada tanggal 15 September 2021 pukul 11:04 WIB.
Purwahita, A.A.A.R.M., Wardhana, P.B.W., Ardiasa, I.K., & Winia, I.M. (2021). The Impact of Covid-19 on Bali Tourism in Terms of the Social, Economic, and Environmental Sector (A Literature Review). Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata. Vol. 1, No. 2. Denpasar: Akademi Pariwisata Denpasar. Diunduh dalam http://jurnal.akpar-denpasar.ac.id/index.php/diparojs/article/view/29, pada tanggal 15 September 2021 pukul 11:09 WIB.
Farihanto, M, N. (2016). Dinamika Komunikasi Dalam Pembangunan Desa Wisata Brayut Kabupaten Sleman. Dalam Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan. Vol. 19, No. 3. Banjarmasin: Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Diakses dalam http://jurnal-p2kp.id/index.php/jp2kp/article/view/37/42, pada tanggal 29 Oktober 2021 pukul 13:18 WIB.
Murdiyanto, Eko. (2011). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Karanggeneng, Purwobinangun, Pakem, Sleman. Dalam Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Vol. 7, No. 2. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. Diunduh dalam https://jurnal.uns.ac.id/sepa/article/view/48893, pada tanggal 29 Oktober 2021 pukul 13:14 WIB.
Walakula, Y. B. (2020). Analisis Eksistensi Pariwisata Indonesia Di Tengah Situasi Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Jurnal Noumena: Ilmu Sosial Keagamaan. Vol. 1, No. 1. Ambon: Institut Agama Kristen Negeri Ambon. Diakses dalam https://e-journal.iaknambon.ac.id/index.php/N/article/view/165, pada tanggal 29 Oktober 2021 pukul 11:15 WIB.
Mustofa, B. M. (2020). Urgensi Penguatan Partisipasi dan Inisiatif Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Wisata Perdesaan. Jurnal Sosioglobal: Pemikiran dan Penelitian Sosiologi. Vol. 4, No. 1. Bandung: Universitas Padjadjaran. Diunduh dalam https://www.researchgate.net/publication/339303917_Urgensi_Penguatan_Partisipasi_Dan_Inisiatif_Masyarakat_Lokal_Dalam_Pengembangan_Wisata_Perdesaan, pada tanggal 30 Oktober 2021 pukul 11:22 WIB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raden Rara Elisabeth Anggraeni Eksi Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









