Modal Sosial sebagai Instrumen Internalisasi Nilai Toleransi di Madrasah
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2398Keywords:
Modal Sosial, Jaringan Sosial, MadrasahAbstract
Modal sosial dalam bentuk jaringan sosial memiliki peran krusial dalam penguatan institusi pendidikan, terutama madrasah. Jaringan sosial yang kuat memungkinkan terjadinya pertukaran sumber daya, informasi, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan lainnya. Dalam konteks madrasah, modal sosial yang terjalin dengan baik dapat meningkatkan sinergi pendidikan dan memperkuat karakter serta nilai-nilai toleransi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis peran jaringan sosial dalam penguatan modal sosial di madrasah. Data diperoleh dari berbagai sumber, termasuk jurnal akademik, buku, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik ini. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana madrasah, seperti MA Futuhiyyah, membangun dan mengelola jaringan sosial guna meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah yang memiliki jaringan sosial yang kuat lebih mudah mengakses program dan sumber daya yang mendukung penguatan karakter peserta didik. Selain itu, modal sosial dalam bentuk jaringan sosial juga meningkatkan partisipasi komunitas dalam kegiatan madrasah serta memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan. Dengan demikian, pemanfaatan jaringan sosial secara optimal menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penguatan modal sosial di madrasah.
References
Alawiyah, F. (2014). Pendidikan madrasah di Indonesia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 5(1), 51-58.
Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. American Journal of Sociology, 94, S95-S120.
Coleman, J. S. (1990). Foundations of Social Theory. Harvard University Press.
Dollu, E. B. S., & Tokan, F. B. (2020). Modal Sosial: Studi tentang Kumpo Kampo sebagai Strategi Melestarikan Kohesivitas Pada Masyarakat Larantuka di Kabupaten Flores Timur. Warta Governare: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1), 59-72.
Fukuyama, F. (2020). Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity. Free Press.
Harefa, S. A., & Bawamenewi, A. (2021). Penanaman Nilai Toleransi Umat Beragama Dikalangan Siswa SMK Negeri 1 Gunungsitoli Utara. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 4(2), 419-425.
Hefni, W., & Uyun, Q. (2020). Pendampingan Kader Pesantren Sebagai Aset Modal Sosial dalam Penguatan Moderasi Beragama. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 20(2), 175.
Lin, N. (2001). Social Capital: A Theory of Social Structure and Action. Cambridge University Press.
Mariana, D., & Helmi, A. M. (2022). Madrasah sebagai lembaga pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1907-1919.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muslimah (2022). Kontekstualisasi modal sosial dalam pembentukan karakter siswa di madrasah (studi kasus di MAN 1 Tangerang). (Doctoral dissertation UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Nahapiet, J., & Ghoshal, S. (2017). Social Capital, Intellectual Capital, and the Organizational Advantage. Academy of Management Review, 23(2), 242-266.
Putnam, R. D. (2021). The Upswing: How America Came Together a Century Ago and How We Can Do It Again. Simon & Schuster.
Putnam, R. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American. Community. New York: Simonand Schuster.
Rahman, M. F., Najah, S., Furtuna, N. D., & Anti, A. (2020). Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Benteng Terhadap Risiko Keberagaman Bangsa Indonesia. Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 6(2).
Smith, J., & Taylor, K. (2023). Networks and Social Capital in Education: A Contemporary Perspective. Routledge.
Suaib, H. (2017). Suku Moi: Nilai-Nilai Kearifan Lokal dan Modal Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat. Tangerang: An1mage.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dita Hendriani, Hafizh Idri Purbajati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









