Pengaruh Permainan Jumper Ball terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina 3 Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2359Keywords:
Jumper Ball, Motorik Kasar, Anak Usia Dini, Keseimbangan, Kekuatan, Kelincahan, KoordinasiAbstract
Kemampuan motorik kasar merupakan keterampilan dasar yang penting dalam perkembangan anak usia dini. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar adalah melalui permainan fisik yang terstruktur. Permainan Jumper Ball diyakini mampu merangsang koordinasi, keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan Jumper Ball terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design dengan sampel sebanyak 15 anak yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran kemampuan motorik kasar dilakukan dengan empat indikator utama, yaitu keseimbangan, kekuatan, kelincahan, dan koordinasi. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dan perhitungan N-Gain Score untuk melihat efektivitas permainan Jumper Ball. Hasil pretest menunjukkan bahwa mayoritas anak berada dalam kategori Mulai Berkembang (MB) dengan skor rata-rata 41,11% dari skor ideal. Setelah diberikan intervensi permainan Jumper Ball, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan skor rata-rata meningkat menjadi 83,61% dari skor ideal. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek kekuatan (90%) dan keseimbangan (80%). Hasil uji statistik menunjukkan t-hitung sebesar 27,734 dengan p-value = 0,000, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, perhitungan N-Gain Score sebesar 72,17% menunjukkan bahwa permainan Jumper Ball termasuk dalam kategori sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak. Permainan Jumper Ball terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, permainan ini dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak. Oleh karena itu, integrasi permainan berbasis aktivitas fisik dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sangat direkomendasikan untuk mendukung perkembangan fisik serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak secara keseluruhan.
References
Adhi, R., & Gumantan, N. A. (2020). Peningkatan Kemampuan Vertical Jump Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Sman 1 Pagelaran. Sports Science and Education Journal, 2(1), 1–12.
Aip, S. (2019). Analisis Tumbuh Kembang Anak Ditinjau Dari Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Cirebon: Jurnal Equalita, 1(1).
Andini, P. P., & Lestariningrum, A. (2018). Bermain dan Permainan Anak usia Dini Sebuah Kajian Teori dan Praktik. Kencana, 1, 236. http://dx.doi.org/10.1016/j.asw.2013.04.001%5Cnhttp://journals.cambridge.org/abstract_S0140525X00005756%5CnLib scanned%5Cnhttp://www.br-ie.org/pub/index.php/rbie/article/view/1293%5Cnhttp://www-psych.nmsu.edu/~pfoltz/reprints/Edmedia99.html%5Cnhttp://urd.
Anggraini, M. A., Karyanto, Y., & A.S, W. K. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Early Childhood Care and Education, 1(1), 18. https://doi.org/10.26555/jecce.v1i1.60
Beaty, J. . (2013). Observasi Perkembangan Anak Usia Dini Edisi Ketujuh. Kencana.
Farida, A. (2016). Urgensi Perkembangan Motorik Kasar Pada Perkembangan Anak Usia Din. Jurnal Raudha, 4(2).
Firdaus Fakhry Zamzam. (2018). Aplikasi Metode Penelitian. CV Budi Utama.
Fitri & Imansari. (2021). Pemainan Karpet Engkle Aktivitas Motorik untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2).
Laely, K., & Subiyanto, S. (2020). Cooking Class Berbasis Kearifan Lokal Meningkatkan Motorik Halus Anak di Daerah Miskin. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 923. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.466
Maesaroh, S., Wijayanti, N. P. N., Adila, F., & Desviyanti, E. (2022). Kajian Literatur Peranan Penting Permainan Tradisional Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(4).
Magfiroh, L., Wulandari, R. T., & M, R. D. T. (2020). Penerapan Permainan Lompat Ceria Untuk Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak Usia 5 - 6 tahun Di Tk Pkk 3 Gunungsari Pasuruan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 1–10.
Mahmud, B. (2019). Urgensi Stimulasi Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini. DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan, 12(1), 76–87. https://doi.org/10.30863/didaktika.v12i1.177
Maretiani, D. N., Taopik Rahman, & H. Y. M. (2021). Analisis Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Tunas Bangsa Kabupaten Ciamis. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 23–30.
Mulyasa. (2017). Manajemen PAUD. Remaja Rosdakarya.
Nasirun, M., & Syam, N. (2016). Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional Lompat Kodok Septi Islinia Yosinta. In Jurnal Ilmiah Potensia (Vol. 1, Issue 1).
Permendikbud 146 Pasal 10 Ayat 1. (2014). Permendikbud No 146. Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 6. https://doi.org/10.33578/jpsbe.v10i1.7699
Permendikbud No. 137. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 13.
Rudianto. (2016). Perkembangan Motorik Kasar dan Motorik Halus Anak Usia Dini. Darusalam Press Lampung.
Sa’diyah, C. (2020). Penerapan Permainan Loncat Karet Gelang Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Pada Anak Kelompok B TK Islam Mutiara Surabaya.
Septiana, V. T., & Widiastuti, A. (2020). ukungan Orang Tua dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Cerebral Palsy pada Anak Usia Dini Abstrak Abstrac. Urnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Din, 4(1), 172–180.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sulistyo, I. T., Pudyaningtyas, A., & Sholeha, V. (2021). Profil Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 9(3), 156. https://doi.org/10.20961/kc.v9i3.50732
Wahidah, S., & Bawono, Y. (2015). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Taman Kanak-Kanak. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 2(1), 7–17.
Watini. (2020). Implementasi Model Pembelajaran Sentra pada TK Labschool STAI Abni Saleh Bekasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 110–123.
Watini, S. (2019). Implementasi model pembelajaran sentra pada TK Labschool STAI Bani saleh Bekasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 110–123.
Wulan, D. S. A. (2015). Peningkatan Kemampuan Gerak Lokomotor Melalui Permainan Lari Estafet Modifikasi. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 1(9), 163–180. https://media.neliti.com/media/publications/117781-ID-peningkatan-kemampuan-gerak-lokomotor-me.pdf
Yunia, H., Sumarsih, & W. (2017). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Membentuk Dengan Menggunakan Media Spons Di PAUD Assalam Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Potensia, 2(2), 107–116.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hardinan Haniel Bayel, Daviq Chairilsyah, Defni Satria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









