Bimbingan Kelompok Metode Sosiodrama untuk Mengurangi Moral Disengagement

Authors

  • As’ad Universitas Ibrahimy Situbondo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2318

Keywords:

Bimbingan Kelompok, Sosiodrama, Moral Disengagement

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama dalam mengurangi moral disengagement pada mahasiswa. Moral disengagement adalah mekanisme psikologis yang memungkinkan individu untuk membenarkan perilaku tidak etis atau tidak bermoral, sehingga mengurangi rasa bersalah atau malu yang biasanya muncul. Sosiodrama, sebagai metode dramatik, memungkinkan peserta untuk memainkan peran dalam skenario yang mencerminkan situasi sosial atau konflik yang relevan, sehingga memberikan ruang untuk refleksi dan pengembangan kesadaran moral. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang terbagi menjadi dua siklus. Setiap siklus mempunyai empat tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama efektif dalam meningkatkan kesadaran diri peserta dalam mengurangi moral disengagement, mengembangkan empati, dan mengubah perspektif mereka terhadap situasi yang dihadapi. Peserta melaporkan adanya perubahan perilaku positif dan peningkatan integritas moral setelah mengikuti sesi sosiodrama. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosiodrama dapat menjadi alat yang kuat dalam bimbingan kelompok untuk mengatasi masalah moral disengagement dan mempromosikan perilaku  yang lebih baik.

References

Anggraini, W.2022. Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Mencegah Kenakalan Remaja Pada Siswa SMP Negeri 23 Samarinda. Jurnal. UINSI Samarinda. (Online) Diakses 07 Januari 2024. http://repository.uinsi.ac.id/handle/123456789/3356

Arikunto Suharsimi, Suhardjono, Supardi.2006. Penelitian Tindakan Kelas.

Jakarta : Bumi Aksara.

Bandura, Albert. 2002. Selective moral disen-gagement in the exercise of moral agency. Journal of Moral Education, 31(2). 101-119.

Bauman, Sheri. 2008. The role of elementary school counselors in reducing school bullying. The Elementary School Journal, 108(5).

Christanti, 2020. Psikodinamika Moral Disengagement Remaja Pelaku Pencabulan. Disertasi. Universitas Airlangga. (Online) Diakses 10 Januari 2024. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/99501

Indriasari, E. 2016. Meningkatkan Rasa Empati Siswa Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas Xi Ips 3 Sma 2 Kudus Tahun Ajaran 2014/2015.Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2).

Farozin, M. 2016. Panduan Operasional Penyelenggara. Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Atas (SMA). Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Irmayanti, R. 2018. Teknik Bimbingan dan Konseling Ruang Lingkup Sekolah.

Prodi Bimbingan dan Konseling: IKIP Siliwangi.

Murnita, A. 2016. Upaya Meningkatkan Perilaku Pro-Sosial Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Metode Sosiodrama. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling, 2(1).

Palupi, 2021. Moral Disengagement Pada Remaja Yang Melakukan Hubungan Seksual Pranikah. Jurnal. Unibos Makassar. (Online) Diakses 9 Januari 2024. https://repository.unibos.ac.id/xmlui/handle/123456789/1246

Payne, Geoff., Payne, Judy. 2004. Key Concepts in Social Research, US : Sage Publications, Inc.,

Prayitno. 2004. Bimbingan Kelompok dan Konseling Kelompok. Padang: Universitas Negeri Padang.

Razak, N. 2014. Studi Terakhir: Kebanyakan Anak Indonesia sudah online, namun masih banyak yang tidak menyadari potensi resikonya. https://unicecf.org/indonesia/id/media_22169.html (diakses pada tanggal 08 Februari 2024)

Nugraha, A. B., & Ajie, G. R. 2019. Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Kontrol Diri. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 2(3), 408-414.

Siti Hartinah. 2009. Bimbingan Kelompok. Bandung : Refika Aditama. Sukardi, Dewa Ketut. 2008. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan

Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Wang, Cixin., Ryoo, Ji Hoon, Swearer, Susan M. Turner, Rhonda, & Goldberg, Taryn S. 2016. Longitudinal relationships between bullying and moral disengagement among adolescent. doi: 10.1007/s10964-016-0577-0

Wright, M. 2018. Cyberbullying victimization through social networking sites andadjustment difficulties: The role of parental mediation. Journal of the Association for Information Systems, 19(2).113–123

Yusuf, Syamsu dan Nurihsan, A. Juntika. 2005. Landasan Bimbingan & Konseling. Bandung: PT. Remaja Rosdak.

Downloads

Published

2025-03-03

How to Cite

As’ad, A. (2025). Bimbingan Kelompok Metode Sosiodrama untuk Mengurangi Moral Disengagement. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 331 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2318

Issue

Section

Articles