Pengaruh Model Pembelajaran Konvensional, Pembelajaran Berkelompok dan Bermain Peran terhadap Pemahaman Konsep san Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Hati Suci Jakarta Pusat

Authors

  • Indra Marina Universitas Pelita Harapan, indonesia
  • Siska Wati Dewi Purba Universitas Pelita Harapan, indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2304

Keywords:

Contextual Teaching and Learning (CTL), Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep, PKn

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran konvensional, berkelompok dan bermain peran terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk siswa kelas I SD Hati Suci, Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen satu kelompok. Subjek penelitian adalah 9 siswa kelas satu sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan penilaian unjuk kerja yang diolah secara statistik. Kegiatan pembelajaran pertama menggunakan metode konvensional dengan tes tertulis, kegiatan pembelajaran kedua menerapkan pembelajaran kolaboratif melalui kerja kelompok dan presentasi, dan kegiatan pembelajaran ketiga dan keempat menerapkan pembelajaran kontekstual melalui metode bermain peran (drama). Hasil statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman konseptual dan motivasi belajar siswa ketika membandingkan kegiatan pembelajaran pertama dengan kegiatan pembelajaran kedua, ketiga dan keempat. Penerapan model pembelajaran berkelompok dan bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang bermakna.

References

Aliyyah, S., et al. (2020). Inovasi Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar. Malang: UMM Press.

Asep Firmansyah, & Nahnu Robid Jiwandono. (2022). Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.

Darsono, M. (2000). Belajar dan Pembelajaran.

Field, A. M. (2012). (2012). "Discovering Statistics Using R." SAGE Publications

Hamalik, O. (2011). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja.

Hamdayama, I. (2016). Contextual Teaching and Learning: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Bumi Aksara.

Kango, R., et al. (2021). Pendidikan Berkualitas dan Sumber Daya Manusia di Era Modern. Surabaya: Laksana.

Mulyasa, E. (2007). Implementasi Kurikulum 2004: Perpaduan Pembelajaran .

Bandung: Rosda.

Ramadhaniar, R., et al. (2020). Keberhasilan Pendidikan Kewarganegaraan: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanjaya, W. P. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tae, S. (2019). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Karakter Bangsa. Jakarta: Gramedia.

Tambak, H., et al. (2021). Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Semarang: Unnes Press.

Uno, H. (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analaisis di Bidang Pendidikan . Jakarta: Bumi Aksara.

Wahab, R. (2014). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

W.J. Conover (1971) Practical Nonparametric Statistics.

Downloads

Published

2025-03-25

How to Cite

Marina, I. ., & Purba, S. W. D. . (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Konvensional, Pembelajaran Berkelompok dan Bermain Peran terhadap Pemahaman Konsep san Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Hati Suci Jakarta Pusat. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 944 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.2304

Issue

Section

Articles