Upaya Peningkatan Motivasi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pemberian Hadiah pada Murid Kelas III SDIT Darul Hikmah Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2160Keywords:
Motivasi Pembelajaran, Pemberian Hadiah, Bahasa ArabAbstract
Berdasarkan hasil pengamatan di SDIT Darul Hikmah Pekanbaru, ditemui gejala-gejala atau fenomena khususnya pada pelajaran Bahasa Arab seperti motivasi belajar yang diperoleh siswa belum optimal, dimana dalam proses pembelajaran kurangnya keterlibatan siswa secara aktif, hal ini disebabkan oleh cara guru mengajar kurang menarik perhatian siswa. Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswin Zain bahwa pemberian adalah seseorang yang memberikan sesuatu baik berupa material maupun non material. Sedangkan hadiah adalah sesuatu yang diberikan kepada orang lain sebagai penghargaan atau kenang-kenangan atau cenderamata. Jadi, pemberian hadiah adalah seseorang yang memberikan sesuatu baik berupa material maupun non material sebagai penghargaan atau cendramata. Di dalam PBM pemberian hadiah dapat diterapkan bertujuan untuk memberikan motivasi terhadap anak didik agar mereka lebih termotivasi lagi dalam mengikuti PBM. Diharapkan pemberian hadiah memungkinkan siswa belajar secara aktif dan dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan Pemberian hadiah dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Murid Kelas III SDIT Darul Hikmah Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tindakan yang benar dalam meningkatkan Motivasi belajar Bahasa Arab Murid Kelas III SDIT Darul Hikmah Pekanbaru melalui Pemberian hadiah. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SDIT Darul Hikmah Pekanbaru Seberang.. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Class Action Reseach). Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpulan data berupa observasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan motivasi belajar siswa dari data awal dari 10 indikator motivasi belajaran siperoleh rata-rata persentase 39,9. pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata persentase 60,1. sedangkan pada siklus II juga menjadi peningkatan dengan rata-rata persentase 79,5. dengan kategori tinggi. Keadaan ini menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Arab dengan pemberian hadiah dapat dikatakan berhasil, dimana siswa yang memperoleh nilai diatas 75 mencapai lebih dari 75% dari seluruh siswa.
References
Aswin Zain. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Dimyati & Mudjiono. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Elida Prayitno. (1989). Motivasi Dalam Belajar. Jakarta: Depdikbud.
Gimin. (2008). Instrumen dan Pelaporan Hasil Dalam Penelitian Tindakan Kelas. Pekanbaru.
Hamzah. (2007). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Handoko. (2002). Motivasi Daya Penggerak Tingkah Laku. Yogyakarta: Kanisius.
Muhammad Ali. (1997). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Muhibbin Syah. (1996). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Mukhtar. (2003). Desain Pembelajaran Pendidikan Islam. Jakarta: CV Misaka Galiza.
Ngalim Purwanto. (1990). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.
Oemar Hamalik. (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman. (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.
Syaiful Bahri Djamarah. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Toto Suryana, dkk. (2006). Pendidikan Agama Islam. Bandung: Tiga Mutiara.
Wina Sanjaya. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Zuraini. (2004). Filsafat Pendidikan Islam (cet. ke-3). Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ade Ariandi Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









