Pemahaman Anatomi Sistem Syaraf Pusat dalam Perspektif Islam:

Integrasi Ilmu Kedokteran dan Filsafat Islam

Authors

  • Wulandari STITNU Sakinah Dharmasraya, Indonesia
  • Rosniati Hakim STITNU Sakinah Dharmasraya, Indonesia
  • Dasrizal Dahlan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia
  • Ahmad Lahmi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2154

Keywords:

Sistem Saraf Pusat, Islam, Filsafat Islam, Ilmu Kedokteran, Kesadaran

Abstract

Pemahaman anatomi sistem saraf pusat merupakan aspek fundamental dalam ilmu kedokteran modern. Namun, dalam perspektif Islam, kajian mengenai sistem saraf pusat tidak hanya terbatas pada aspek biologis semata, tetapi juga mencakup dimensi filosofis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu kedokteran dan filsafat Islam dalam memahami anatomi sistem saraf pusat, serta mengeksplorasi keterkaitannya dengan konsep ruh, akal, dan kesadaran dalam ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber kedokteran, filsafat Islam klasik, serta tafsir Al-Qur’an dan hadis yang berkaitan dengan fungsi otak dan sistem saraf pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Islam, sistem saraf pusat tidak hanya bertanggung jawab atas fungsi kognitif dan sensorimotorik, tetapi juga berperan dalam aspek spiritualitas manusia. Pemikiran ulama seperti Al-Farabi, Ibn Sina, dan Al-Ghazali turut memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara otak, jiwa, dan kesadaran.

References

Alip Toto Handoko1, Ahmad Faqih Udin2, S. B. (2024). Ontologi Ilmu Pengetahuan Perspektif Islam (Hirarki Wujud Menurut Al- Farabi dan PerbandingannyaDengan Barat). Qolamuna, 9(02), 108–121.

Astuti Budi Handayani, S. (2019). Relevansi Konsep Akal Bertingkat Ibnu Sina Dalam Pendidikan Islam di Era Milenial. TADIBUNA, 8(2), 222–240. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v8i2.2034

Cederquist, G. Y., Tringale, K., Yahalom, J., & Imber, B. S. (2024). The contemporary spectrum of radiotherapy for hematologic malignancies involving the central nervous system: From focal therapy to craniospinal. Seminars in Radiation Oncology, 35(1), 126–137. https://doi.org/10.1016/j.semradonc.2024.11.001

Farid, A., & Bogor, S. D. (2023). Tatanan Skema Neuron Dan Benak (Syaraf & Otak) Makhluk Hidup Dalam Al- Qur’an. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaaan Dan Agama, 1(4), 101–107. https://doi.org/https://doi.org/10.59024/jipa.v1i4.467

Gade, F. (2020). Integrasi keilmuan sains & Islam.

Hakim, R., Dahlan, D., & Lahmi, A. (2025). The Brain Development and Nutrition. Tofedu: The Future of Education Journal, 4(1), 20–29.

Hasanah, M. (2024). Perspektif Al- Qur ’ an tentang Sel Saraf dalam Kajian Integrasi Agama dan Sains. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(3), 01–06.

Huang, Z., Liu, Q., Guo, Q., Gao, J., Zhang, L., & Li, L. (2025). Effects and mechanisms of Apelin in treating central nervous system diseases. Neuroscience, 566(March 2024), 177–189. https://doi.org/10.1016/j.neuroscience.2024.12.025

Izzati, H. (2021). Potensi Pembelajaran Manusia : Perspektif Neurosains Dan Islam. JOURNAL OF ALIFBATA: Journal of Basic Education (JBE), 1(1), 64–77. https://doi.org/10.51700/alifbata.v1i1.89

Kurnia, R. (2017). Konsep Perkembangan Kognitif (Akal) Menurut Al-Ghazali Dan Jean Piaget (Studi Komparatif Akal Menurut Al-Ghazali Dan Akal Menurut Jean Piaget). UIN Raden Intan Lampung, Tesis Sarjana.

Kusuma, A. R. (2022). Konsep Jiwa menurut Ibnu Sina dan Aristoteles. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 14(1), 61–89. https://doi.org/10.47945/tasamuh.v14i1.492

Maulita, R., Suryana, E., & Abdurrahmansyah. (2022). Neurosains Dalam Proses Belajar Dan Memori. INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan, 8(2), 1–16. https://doi.org/10.55148/inovatif.v8i2.264

Mustofa, T., Fatah Natsir, N., & Haryanti, E. (2022). Epistemologi Ilmu Pengetahuan Islam Klasik dan Kontemporer. HAWARI : Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam, 2(2), 88–95. https://doi.org/10.35706/hw.v2i2.6071

Pahutar, A. A., Lahmi, A., Hakim, R., & Dahlan, D. (2024). Emotions And Brain Processes In The Learning Process. Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 31–38.

Sifa, A. N. A. (2021). Integrasi Ilmu-Ilmu Sekuler dan Ilmu-Ilmu Keagamaan dalam Kurikulum Universitas Darussalam Gontor Ponorogo. In UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. https://doi.org/10.24090/icms.2019.2380

Susanti, N., & Riskiyah, R. (2022). Integrasi Nilai Islam dalam Kurikulum Pendidikan Kedokteran. Journal of Islamic Medicine, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.18860/jim.v6i1.15693

The, A. O. F. (1998). Anatomy of the CNS. 14(1), 2–7.

Zulkifli, Lahmi, A., Dahlan, D., & Hakim, R. (2025). Mekanisme Kerja Otak dan Sistem Saraf: Perspektif Neurosains Pendidikan Islam. Menara Ilmu : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, 19(1), 118–130.

Downloads

Published

2025-01-28

How to Cite

Wulandari, W., Hakim, R., Dahlan, D., & Lahmi, A. (2025). Pemahaman Anatomi Sistem Syaraf Pusat dalam Perspektif Islam:: Integrasi Ilmu Kedokteran dan Filsafat Islam. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 2531 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2154

Issue

Section

Articles