Penerapan Deep Teaching untuk Meningkatkan Kualitas Diskusi dalam Pembelajaran Fiqh di Perguruan Tinggi Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2115Keywords:
Deep Teaching, Kualitas Pembelajaran, Perguruan Tinggi IslamAbstract
Deep Teaching adalah metode pengajaran yang menekankan pemahaman mendalam, refleksi kritis, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan fiqh di perguruan tinggi Islam, penerapan Deep Teaching diharapkan mampu meningkatkan kualitas diskusi akademik dan pemahaman mahasiswa terhadap hukum Islam. Artikel ini membahas prinsip-prinsip Deep Teaching, manfaatnya dalam pengajaran fiqh, serta strategi implementasinya dalam kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Teaching dalam pembelajaran fiqh mampu meningkatkan pemahaman konseptual, argumentasi kritis, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam diskusi. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan bahwa Deep Teaching dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqh di perguruan tinggi Islam.
References
Hidayah, Y., & Aulia Ulfah, R. (2017). Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi Developing Critical Thinking Skills Through Civic Education in College. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4, 275–281.
Komarudin, K., Ratnasari, D., & Karolina, A. (2022). Strategi Pembelajaran Dalam Mata Kuliah Materi Dan Pembelajaran Fiqh Di Madrasah Fitk Iain Curup. In An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam (Vol. 2, Issue 2, pp. 110–123). Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v2i2.45
Mansir, F., Tumin, T., & Purnomo, H. (2020). The Use Of Active Learning Methods In Learning Fiqh Subjectat Islamic Boarding School. In Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (Vol. 23, Issue 1, p. 173). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. https://doi.org/10.24252/lp.2020v23n1i14
Masykurillah, M., & Badaruddin, M. (2021). Desain Model Pembelajaran Integral Mata Kuliah Fiqh Ibadah Untuk Meningkatkan Kecerdasan Mahasiswa. In Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan (Vol. 5, Issue 1). IAIN Metro Lampung. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v5i1.3021
Rohman, F., & Kusaeri, K. (2021). Penilaian Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Fikih Dengan Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA). In EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan (Vol. 19, Issue 3, pp. 333–345). Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Balitbang Kementerian Agama RI. https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i3.874
Sahri, S. (2023). Transformation of The Independent Curriculum: Strengthening the Islamic Dimension in Islamic Education. Attanwir : Jurnal Keislaman Dan Pendidikan, 14(2), 1–16. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i2.419
Widodo, A., Abidah, Z., Fahmi, N., & Chebaiki, H. (2021). Development of Arabic Learning Design Based on Higher Order Thinking Skill With Discovery Learning Model / Pengembangan Desain Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Higher Order Thinking Skill Dengan Model Discovery Learning Pada Siswa Kelas X SMKM 8 Paciran. In al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab (Vol. 7, Issue 1, pp. 27–44). Al-Jamiah Research Centre. https://doi.org/10.14421/almahara.2021.071-02
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Windy Dian Sari, Sri Tuti Rahmawati, Ahmad Zain Sarnoto, Rachmat Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









