Urgensitas Pengawasan Tantrum pada Anak Usia Dini terhadap Smart Phone Demi Terciptanya Keluarga yang Harmonis di Desa Tanjung Kudu Kecamatan Tambang

Authors

  • Fenni Febiana Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mujtahadah Pekanbaru, Indonesia
  • Yassir Hayati Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mujtahadah Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2107

Keywords:

Sikap, Tantrum, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya anak usia dini yang mengalami tantrum karena kecanduan memainkan sosial media. .  Dan orang tua juga tidak boleh lepas kontrol terhadap anak-anaknya. Oleh karena itu orang tua tidak bisa lepas kontrol terhadap tubuh kembang anak serta mengajarkan kepada seorang anak lebih banyak dalam bidang keagamaan agar emosi seorang anak bisa terkontrol. Beberapa faktor yang memengaruhi munculnya perilaku tantrum pada anak termasuk (1) faktor fisiologis, (2) pola asuh, dan (3) lingkungan sosial (4) kurangnya pengajaran agama terhadap anak usia dini di desa tanjung kudu di kecamatan tambang. Penggunaan smartphone juga memiliki dampak yang signifikan, melibatkan pembatasan perkembangan kecerdasan emosional, risiko dari paparan radiasi, risiko ketidaknyamanan pada leher dan perubahan anatomi tulang, serta kemungkinan penghambatan pertumbuhan anak secara keseluruhan. Terlebih lagi, dampaknya juga mencakup kesulitan dalam memahami pelajaran, potensi risiko terhadap perkembangan psikologis anak, dan perubahan perilaku seperti penurunan motivasi, pembantahan terhadap orang tua, penggunaan kata-kata kasar, serta resistensi untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Pengawasan dan ketegasan orang tua itu sangat lah penting bagi pertumbuhan anak usia dini demi terwujudnya keluarga yang harmonis didesa tamjung kudu kecamatan tambang.

References

Affandi, R. (2011). Huruf-Huruf Cinta “Mendidik Anak Dengan Penuh Cinta Dari A Sampai Z.” PT Elex Media Komputindo.

Andari. (2013). Dampak gadget pada Perkembangan Anak. [online]. Tersedia di: http://Kumpulan-Tulisan-Dampak-Gadget-Pada-Perkembangananak.htm. Diakses 21 Oktober 2016.

Cahyani, A. D. (2021). Sinergi Orang Tua dan Pendidik dalam Mendampingi Belajar Anak selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 2134–2045. https://doi.org/10.31004/obesesi.v6i1.1130 Dariyo, A., & Gunarsa, A. (2007). Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama (2nd ed.).

Desmita. (2010). Pendamping Perkembangan Anak usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Refika Aditama. Elcom. 2011. Google Android. Jakarta: Andi Publiser.

Fetsch & Jacobson (2013). 2013. Childern’s Anger and Tanrums Khasanah Malikhatun. 2019. Kasus Dampak Penggunaan Smartphone Yang Tidak Proporsional Terhadap Perilaku Tanturm Anak Usia 2 Tahun-12 Tahun di Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Skripsi Universitas Pancasakti Nurani Yuliani. 2016. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks Helmawati. 2014. Pendidikan Keluarga Teoritis dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Hurlock, E. B. (2010). Perkembangan Anak.

Erlangga. Kartini, Kartono.1996.Psikologi Umum. Bandung : CV.Mandar Maju

Kartono, K. (1991). Bimbingan Bagi Anak Dan Remaja Yang Bermasalah (2nd ed.). Rajawali Press. Kirana, R. (2013).

Yuniarni. Desni, 2019, Peran Guru PAUD Dalam Meminimalisir Dampak Gadget Pada Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional, Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol.3, No. 1, hal. 1-6.

Zaini. Muhammad & Soenarto, 2019, Persepsi Orangtua Terhadap Hadirnya Era Teknologi Digital di Kalangan Anak Usia Dini, Jurnal Obsesi : Jurnal pendidikan anak usia dini, Vol. 3, No. 1, hal. 254-264.

Downloads

Published

2025-01-26

How to Cite

Febiana, F. ., & Hayati, Y. . (2025). Urgensitas Pengawasan Tantrum pada Anak Usia Dini terhadap Smart Phone Demi Terciptanya Keluarga yang Harmonis di Desa Tanjung Kudu Kecamatan Tambang. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 933 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.2107

Issue

Section

Articles