Pembelajaran Tari Persembahan Sedulang Setudung Menggunakan Model Direct Instruction pada Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas VIII di MTs Al-Ikhsan Betung

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v3i1.179

Keywords:

Pembelajaran, TariSedulang Setudung, Model Direct Instruction

Abstract

This research is a qualitative research with descriptive research method. The data collection
techniques in this study are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, and conclusions. Based on the results of interviews from the Cultural Arts subject teacher at MTS Al-Ikhsan Betung, Mr. Slamet Riyadi, S.Pd., stated that the students' ability to learn the Sedulang Setudung dance offering was very good, as seen from the enthusiasm and enthusiasm of students in learning activities ranging from theory to practice. This is of course supported by the teacher's ability to choose the right learning model, namely Direct Instruction which plays an important role in achieving student learning outcomes. Based on the results of research on the learning of the Sedulang Setudung dance offering using the direct instruction model in the Class VIII Cultural Arts subject at MTS Al-Ikhsan Betung which was
carried out through 4 learning stages, which included Orientation, Presentation, Practice under the guidance of the teacher, and evaluation which was the final process to determine the level of
understanding of students, measuring the level of success of teachers who teach, and knowing the
advantages and disadvantages of the learning model used. 28 students managed to get a score
above the predetermined KKM. Of course, it is supported by appropriate learning tools and the
selection of the right learning model.

References

Amirul, H. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia.

Damayanti. (2016). sukses menjadi guru humoris dan idola yang akan dikenang sepanjang masa. yogyakarta: Araska.

Dwiyasmono, R. (2020). Kelangsungan dan perubahan tari sedulang setudung kabupaten banyuasin. Institus Seni Indonesia (ISI) Surakarta, 59.

Elvandari, E. (2017). Penerapan Konsep Hasta Sawanda Untuk Meningkatkan Kualitas Kemampuan Menari . Sitakara: Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya.

Joyce,d. (2009). Models Of Teaching. Jogjakarta: Pustaka Belajar.

Mahmud. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia.

Pamadhi, H. (2019). Pendidikan seni di SD. Tanggerang selatan: Universitas Terbuka.

Ratu Bangsawan's, I. (2017). Kata dan data : Tari Persembahan Sedulang Setudung. 7.

Rusman. (2010). Model-Model Pembelajajaran. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2007). Strategi Pembelajaran Berorientasi Sumber Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sartono. (2016). Pengetahuan dasar kesenian. Palembang: Universitas PGRI Palembang.

Sidik, M. (2016). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran direct instruction. Jurnal pendidikan Manajemen perkantoran, 50.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, N. (2012). Strategi Belajar Mengajar. yogyakarta: KDT.

Wardani. (2019). Profesi Keguruan. Tanggerang: Universitas Terbuka.

Published

2022-09-02

How to Cite

Rizki, T. R. ., Elvandari, E., & Firmansyah, D. . (2022). Pembelajaran Tari Persembahan Sedulang Setudung Menggunakan Model Direct Instruction pada Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas VIII di MTs Al-Ikhsan Betung. Indonesian Research Journal on Education, 3(1), 129–138. https://doi.org/10.31004/irje.v3i1.179

Issue

Section

Articles