Gambaran Lingkungan Fisik dan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Daerah Endemik

Authors

  • Tri Liana Putri Universitas Riau
  • Herlina Universitas Riau
  • Stephanie Dwi Guna Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1721

Keywords:

Kanker Nasofaring, Kualitas Tidur, Pasien Kanker Nasofaring

Abstract

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit endemis yang disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Faktor lingkungan memiliki peran penting dalam pencegahan dan penanggulangan DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aspek lingkungan fisik dengan upaya pencegahan DBD di daerah endemik. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden dan diambil menggunakan teknik purposive sampling. hasil univariat menunjukan usia responden 40-60 tahun, jenis kelamin Perempuan, Pendidikan SMA, pekerjaan IRT. Data lingkungan fisik aspek suhu optimal sebesar 29%, kelembaban optimal sebesar 37%, pencahayaan memenuhi syarat sebesar 59%, bahan kontainer yang digunakan berupa keramik dan plastik sebanyak 72%, warna kontainer terang sebesar 60%, kontainer terletak di luar rumah sebanyak 53%, dan 74% responden tidak menggunakan penutup pada kontainer. pengelolaan faktor lingkungan fisik yang lebih baik, terutama yang berkaitan dengan penempatan dan penutupan kontainer, memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah endemik.

References

Anggraini, D. R., Huda, S., & Agushybana, F. (2021). Faktor Perilaku Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Daerah Endemis Kota Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 12(2), 344. https://doi.org/10.26751/jikk.v12i2.1080

Atira, A., Sukmarahayu, V. L., & Phytriyani, R. (2021). Perilaku Pencegahan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Masyarakat. Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Dan Kebidanan, 14(2), 461–464.

Ayuningtyas, A. (2023). Analisis Hubungan Kepadatan Penduduk dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 419–426. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.772

Damayanti, S., & Kristanti, H. (2022). Hubungan pencahayaan dan suhu dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Desa Tirtonirmolo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Indonesia, 11(2), 142–149. https://doi.org/10.47317/mikki.v11i2.474

Damayanti, S., & Kristanti, H. (2022). Hubungan pencahayaan dan suhu dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Desa Tirtonirmolo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Indonesia, 11(2), 142–149. https://doi.org/10.47317/mikki.v11i2.474

Dawe, M. A. L., Romeo, P., & Ndoen, E. (2020). Pengetahuan dan Sikap Masyarakat serta Peran Petugas Kesehatan Terkait Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Journal of Health and Behavioral Science, 2(2), 138–147. https://doi.org/10.35508/jhbs.v2i2.2283

Dinkes Kota Pekanbaru. (2021). Profil Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2021. 0752, 100.

Elizabeth, A. H., & Yudhastuti, R. (2023). Gambaran Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat Tahun 2016-2020. Media Gizi Kesmas, 12(1), 179–186. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.179-186

Ferdyansyah, M., & Masfufah, U. (2022). Perkembangan Dewasa Madya Sebuah Studi Kasus. Flourishing Journal, 2(9), 598–604.

Kemenkes, R. I. (2016). Petunjuk Teknis Implementasi PSN 3M-Plus dengan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Jakarta. Jakarta. http://www. jumantik. org/images/book/Juknis_1_Rumah_1_Jumantik. pdf.

Kinansi, R. R., & Pujiyanti, A. (2020). Pengaruh Karakteristik Tempat Penampungan Air Terhadap Densitas Larva Aedes dan Risiko Penyebaran Demam Berdarah Dengue di Daerah Endemis di Indonesia. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 1–20. https://doi.org/10.22435/blb.v16i1.1924.

Maulida, I., Prastiwi, R. S., & Hapsari, L. H. (2016). Analisis hubungan karakteristik kepala keluarga dengan perilaku pencegahan demam berdarah di Pakijangan Brebes. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 6(1).

Nanda, M., Purba, A. F. H., Asia, E. S. N., Wiranika, D. S. O., Gultom, K., Harahap, S. A., Widyana, W., & Harahap, S. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Siswi Perguruan Islami Amalia Mengenai Pencegahan Dan Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 11(1).

Sohpyana, H. R. F., Ngadino, N., & Narwati, N. (2020). Distribusi Perindukan Aedes Sp di Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 11(2), 191. https://doi.org/10.33846/sf11220

Sumantri, A. W. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (dbd) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 11(2), 18–28.

Triwahyuni, T., Husna, I., Febriani, D., & Bangsawan, K. (2020). Hubungan jenis kontainer dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 53–61.

Yandika, A. P. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Kejadian Demam Berdarah. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(10), 874–882.

Downloads

Published

2024-12-26

How to Cite

Putri, T. L., Herlina, H., & Guna , S. D. . (2024). Gambaran Lingkungan Fisik dan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Daerah Endemik. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 3449 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1721

Issue

Section

Articles