Pengaruh Peradaban Islam terhadap Munculnya Renaisance di Barat

Authors

  • Ilham Putra Pratama Pratama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Haidar Putra Daulay Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Solihah Titin Sumanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.1716

Keywords:

Peradaban Islam, Renaisance, Barat

Abstract

Pada masa keemasan Islam mencapai puncak peradaban dan kebudayaan, sedangkan Barat masih terperangkap dalam kebodohan dan kegelapan yang sepanjang abad pertengahan diwarnai oleh ajaran tradisional dan dogmatisme gereja. Sistem monopoli gereja seperti ini menyebabkan Eropa mengalami keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan. Suasana seperti ini barulah mengalami perubahan setelah pemikiran skolastik, kedatangan Islam merupakan revolusi yang dapat membalikkan arus gelombang kebudayaan ke arah dunia baru, yang dapat meletakkan nilai-nilai kemanusiaan, kemerdekaan, dan keselamatan. Pada waktu itu Cordova mengalami kejayaan, yakni mencapai perkembangan ilmu pengetahuan yang gemilang yang mana menjadi jembatan bagi banyak orang Eropa yang datang untuk belajar kesana, kemudian menerjemahkan karya-karya ilmiah umat Islam. Hal ini dimulai sejak abad ke-12. Dengan pengembangan ilmu pengetahuan baik itu natural science (ilmu alam dan ilmu pasti) dan social science (ilmu social) yang dilakukan umat Islam, seperti halnya pemikiran Ibnu Rusyd (Averous) sangat berpengaruh di dunia Eropa. Kebangkitan dunia Barat ditandai dengan munculnya suatu gerakan, yakni Renaisans yang diartikan kelahiran kembali, kebangkitan kembali peradaban (ilmu pengetahuan) di Eropa pada abad ke-14 sampai ke-16 M. Melalui kontak antara sarjana-sarjana barat yang belajar kedunia Islam, dan melalui kontak umat Islam dan Eropa Andalusia dan di Sisilia, melalui invasi suci yaitu perang salib, dan perdagangan dari berbagai daerah.

References

Abu Ja‘far Muhammad bin Jarir al-Tabariy. (1407 H). Tarikh al-Umam wa al-Muluk, Juz. IV. Cet. I; Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.

Adams, Lewis Mulford. (1965). Webster’s World University Dictionary. Washinton: DC.

Armstrong, K. (2002). Berperang demi Tuhan; Fundamentalisme dalam Islam, Kristen dan Yahudi. Cet. III. Jakarta: Mizan.

Azyumardi. (2002). Historiografi Islam Kontemporer: Wacana Aktualitas dan Aktor Sejarah. Jakarta: Gramedia.

Bakry, H. (1973). Di Sekitar Filsafat Skolastik Islam. Jakarta: Tintamas.

Brower, MAW. (1982). Latar Belakang Pemikiran Barat. Cet. I. Bandung: Alumni.

Hadiwijono, H. (1980). Sari Sejarah Filsafat Barat. Yogyakarta: Kanisius.

Hanafi, A. (1990). Pengantar Filsafat Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Hitti, Philip K. (1970). The Arab: A Short History. London: Mac Millan.

Ismail, F. (1996). Paradigma Kebudayaan Islam: Studi Kritis dan Refleksi Historis.Yogyakarta: Titian Ilahi Press

Jundi, A. (1985). Min Manabi’ al-Fikr al-Islām (Pancaran Pemikiran Islam), terj. Afif Muhammad. Bandung: Pustaka.

Munawir, I. (1984). Kebangkitan Islam dan Tantangan-tantangan yang Dihadapi dari Masa ke Masa. Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Mustafa al-Siba‘i. (1993). Peradaban Islam Dulu, Kini dan Esok. Jakarta: Gema Insani Press.

Al-Nadawi, Abū al-Hasan. (1993). Masa Khasira al-Alam bin Inthiţāti al-Muslimīn Apa Derita Dunia Bila Islam Mundur) terj. H. Zubair Ahmad. Jakarta: Media Dakwah.

Nasution, H. (1975) Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang.

Nasution, H. (1955). Islam Rasional. Bandung: Mizan

Nasution, H. (1985). Islam Ditinjau dari Bebabagi Aspeknya. Jakarta: UI Press

Pulungan, S. (2018). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Amzah

Natatmaja, H.(1982). Karsa Menegakkan Jiwa Agama dalam Dunia Ilmiah. Cet. II; Bandung: PT. Iqra.

Naufal, Abd. R. (1987). Al-Qur’ān wa Ilmu al-Hadīts (al-Qur’an dan Sains Modern). Bandung: al-Husaini.

Poeradisastra, S.J. (1981). Sumbangan Islam kepada Ilmu dan Kebudayaan Modern. Jakarta: G. Giri Mukti Pusaka.

Qasim, M. (1967). Falsafatu Ibn Rusyd wa Aśāruhā fiy Tafkīr al-Gharby. Kairo: Jam’iyatu Amruduramāni al-Islāmiyah.

Rais, M. Amin. (1970). “Kata Pengantar.” Donal Eugene Smith. Religion and Political Development: An Analytie Study. Boston: Brown and Company.

Sarraut, R. (1965). “Renaisance.” Encyclopedia Britannica, Vol. 19. Toronto: Convestions by Encyclopedia Britanica.

Yatim, B. (2003). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: PT. Gravindo Persada.

Watt, W. M. (2007). Islam dan Peradaban Dunia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Downloads

Published

2025-04-29

How to Cite

Pratama, I. P. P., Daulay, H. P., & Sumanti, S. T. (2025). Pengaruh Peradaban Islam terhadap Munculnya Renaisance di Barat. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 1337 –. https://doi.org/10.31004/irje.v5i2.1716

Issue

Section

Articles