Gambaran Kepercayaan Diri pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Authors

  • Aliya Triliani Universitas Riau
  • Jumaini Universitas Riau
  • Veny Elita Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1699

Keywords:

Kepercayaan Diri, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Deskripsi

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sering kali menghadapi stigma dari masyarakat, yang dapat menurunkan kepercayaan diri mereka. Hal ini membuat mereka cenderung menghindari pertemuan dengan orang lain, merasa malu dengan kondisi diri mereka saat ini, dan enggan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. ODGJ diharapkan dapat memiliki kepercayaan diri dalam masyarakat, menjadi produktif, serta mandiri melalui upaya pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meliputi yakin pada kemampuan, optimis, objektif, bertanggung jawab, dan rasional & realistis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 90 responden pasien gangguan jiwa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Jumlah responden dengan percaya diri sebanyak 42 responden (46.7%) dan tidak percaya diri sebanyak 48 responden (53.3%). Berdasarkan komponen kepercayaan diri responden yang tidak yakin pada kemampuan sebanyak 57 responden (63.3%), tidak optimis sebanyak 62 responden (68.9%), tidak objektif sebanyak 68 responden (75.6%), tidak bertanggung jawab sebanyak 64 responden (71.1%), dan responden dengan rasional dan realistis sebanyak 56 responden (62.2%).  Kepercayaan diri pada ODGJ akan membantu untuk mampu berfungsi secara sosial dan emosional, yang berkontribusi pada pemulihan dan integrasi mereka dalam masyarakat.

References

Asriani, Nauli, F. A., & Karim, D. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Sikap Masyarakat Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa. Health Care : Jurnal Kesehatan, 9(2), 77–85. https://doi.org/10.36763/healthcare.v9i2.80

Curry, M. A., & Schowalter, S. D. (2021). The role of self-responsibility in treatment adherence among individuals with severe mental illness. Social Work in Mental Health, 19(1), 36-52.

Freska, N. W., & Kep, M. (2023). Bullying dan Kesehatan Mental Remaja. Mitra Edukasi Negeri.

Hansen, S., Hansun, S., Setiawan, A. F., & Rostiyanti, S. (2023). Etika penelitian: Teori dan praktik manajemen kontrak konstruksi View project (Issue January). https://www.researchgate.net/publication/367530183

Hidayati 2019 Hidayati, N. (2019). Menyesuaikan diri dengan perubahan setelah menikah: Tantangan psikologis dalam kehidupan pernikahan. Jurnal Psikologi Perkawinan, 15(2), 101-110.)

Huang, Y., & Li, Y. (2021). The impact of self-efficacy and self-doubt on the mental health of individuals with schizophrenia: A prospective study. Journal of Psychiatric Research, 137, 217-223.

Hartanto, A. E., Hendrawati, G. W., & Sugiyorini, E. (2021). Pengembangan strategi pelaksanaan masyarakat terhadap penurunan stigma masyarakat pada pasien gangguan jiwa. Indonesian Journal for Health Sciences, S(1), 63-68. https://doi.org/10.24269/ijhs.v5i1.3249

Johnso istic expect Pans in Me a heath treessing A framework for supporting individuals with severe anxiety and depression. Journal of Anxiety and Depression, 11(2), 56-64.

Novita, A. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan jiwa terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam mencegah kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa (odgi). Proceeding Seminar Nasional Keperawatan, 6(1), 179-184. http://conference.unsri.ac.id/index.php/SNK/article/view/1789

Nurhasim 2022 diganti dgn Suwijik 2022 (Suwijik, S. P., & Ayun, . (2022). Pengaruh Kesehatan Mental dalam Upaya Memperbalk1 dan Mengoptimalkan Kualitas Hidup Perempuan. Journal of Feminism and Gender Studies, 2(2), 109-123.)

Permatasari, L. I. (2020). Gambaran tingkat Self Confidence pada pasien gangren kaki diabetik. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, VIII, 87-92.

Sari, M. T., & Daryanto, D. (2021). Pemberdayaan masyarakat dan keluarga melalui pemberian pendidikan kesehatan dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(3), 334. https://doi.org/10.36565 jak.v33.273

Sulastri, Fatonah, S., Yuniastin, Bangsawan, M., Sunari, L., & Barus, L. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam perawatan kesehatan jiwa di kecamatan natar kabupaten lampung selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pemberdayaan, 4(3), 249-254. http://www.pikiran-rakyat.com

Subu, M. A., Waluyo, I., Nurdin, A. E., Priscilla, V., & Aprina, T. (2018). Stigma, stigmatisasi, perilaku kekerasan dan ketakutan diantara orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Indonesia: Penelitian constructivist grounded theory. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(1), 53-60. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2018.030.01.10

Shimange, M. E., Poggenpoel, M., Myburgh, C. P. Н., & Ntshingila, N. (2022). Lived experiences of family members caring for a relative with mental illness. International Journal of Africa Nursing Sciences, 16(March), 100408. https://doi.org/10.1016/jijans.2022.100408

Santi, D. P. D., Setiyani, S., Suhena, E., Dwiyanti, F., & Suryana, N. (2021). Analisis self confidence pada siswa kelas XI sekolah kejuruan (SMK) dalam pembelajaran matematika daring. JIPM (Jurnal Imiah Pendidikan Matematika), 10(1), 79. https://doi.org/10.25273/jipm.v1011.8338

Downloads

Published

2024-12-26

How to Cite

Triliani, A., Jumaini, J., & Elita, V. . (2024). Gambaran Kepercayaan Diri pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 3562 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1699

Issue

Section

Articles