Hubungan Self Efficacy dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.1564Keywords:
Mahasiswa Tingkat Akhir, Quarter Life Crisis, Self EfficacyAbstract
Quarter life crisis didefinisikan sebagai masa krisis yang dialami oleh usia 20 tahunan yang ditandai dengan sebuah respon terhadap ketidakstabilan yang luar biasa. Mahasiswa adalah salah satu yang terkena dampak quarter life crisis, karena pada saat ini selain dalam usia tersebut, mahasiswa juga harus bertanggung jawab terhadap perkembangan dirinya sendiri. self efficacy dapat memberikan individu kepercayaan dalam menghadapi kehidupan serta dapat memberi motivasi pada dirinya sendiri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 216 responden yang diawal menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi Square. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self efficacy dan quarter life qrisis yang telah dipastikan validitas dan reabilitasnya. Peneliti menemukan gambaran self efficacy terbanyak ialah self efficacy rendah yang berjumlah 112 (51,9%) responden dan pada gambaran quarter life crisis pada mahasiswa tahun akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Riau sebagian besar mengalami quarter life crisis yaitu sebanyak 127 (58,8%) responden. Hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square didapatkan p value kecil dari alpha (0,000<0,05) menunjukan adanya hubungan signifikan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. self efficacy rendah dapat mengalami quarter life crisis, begitu juga sebaliknya.
References
Apande, J., Asrifuddin, A., & Kaunang, W. P. (2021). Gambaran tingkat stres mahasiswa akhir kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (KPMIBT) selama pembatasan sosial.
Bandura, A. (1997). Self Efficacy The Exercise of Control. New York: W H Freeman and Company.
Febrinabilah, R., & Listiyandini, R. A. (2016). Hubungan antara self compassion dengan resiliensi pada mantan pecandu narkoba dewasa awal. Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia, 1(1), 19–28. Diperoleh tanggal 08 Mei 2024 dari https://api.semanticscholar.org/CorpusID:151965952
Habibie, A., Syakarofath, N. A., & Anwar, Z. (2019). Peran religiusitas terhadap quarter life crisis (qlc) pada mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(2), 129. Diperoleh tanggal 27 April 2024 dari https://jurnal.ugm.ac.id/gamajop/article/view/48948/pdf.
Herawati, I., & Hidayat, A. (2020). Quarter life crisis pada masa dewasa awal di pekanbaru. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 5(2), 145–156. Diperoleh tanggal 09 Mei 2024 dari https://www.researchgate.net/publication/347551134_Quarterlife_Crisis_Pada_Masa_Dewasa_Awal_di_Pekanbaru.
Julianda, B. N. (2013). Prokrastinasi dan Self Efficacy pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya. Calyptra, 1(1), 1-15.
Khaazanatuzzahra, P. (2023). Hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di fakultas ekonomi universitas islam sultan agung semarang. Skripsi. UIN Sultan Agung Semarang.
Mutiara, Y. (2018). Quarter life crisis mahasiswa bki tingkat akhir. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Putri, A. R. (2020). Hubungan antara dukungan sosial dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Skripsi. UIN Raden Intan Lampung.
Robbins. (2015). Perilaku Organisasi (12th ed.). Jakarta: Salemba Empat.
Robbins, A., & Wilner, A. (2001). Quarterlife crisis: The unique challenges of life in your twenties. Penguin Putnam, Inc.
Robinson, O. C. (2019). A longitudinal mixed-methods case study of quarter life crisis during the post-university transition: Locked-out and locked-in forms in combination. Emerging Adulthood, 7(3), 167–179. Diperoleh tanggal 26 September 2024 dari https://www.researchgate.net/publication/323967290_A_Longitudinal_Mixed-Methods_Case_Study_of_Quarter-Life_Crisis_During_the_Postuniversity_Transition_Locked-Out_and_Locked-In_Forms_in_Combination.
Rusdi, R. (2015). Hubungan antara efikasi diri dan manajemen waktu terhadap stres mahasiswa farmasi semester IV Universitas Mulawarman. Ejournal Psikologi, 1(4), 53-64.
Sari, D. T. (2022). Hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa psikologi universitas medan area. Skripsi. Universitas Medan Area.
Sari, D. T., & Aziz, A. (2022). Hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa psikologi universitas medan area. Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, 4(1), 82–90. Diperoleh tanggal 08 Mei 2024 dari https://jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/tabularasa/article/view/1122.
Tangkeallo, G. A., Purbojo, R., & Sitorus, K. S. (2014). Hubungan antara self-efficacy dengan orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir. Jurnal psikologi, 10(1), 25-32.
Urrahma, N. S., Wahyuni, S., & Utomo, W. (2022). Hubungan tingkat spiritual dengan kejadian quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 390–396. Diperoleh tanggal 09 Mei 2024 dari https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1289.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fathur Rahman, Fathra Annis Nauli, Tesha Hestyana Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









