Analisis Peran Pelatih dalam Meningkatkan Prestasi Atlet Bulutangkis

Authors

  • Nimrot Manalu Universitas Negeri Medan
  • Marsaulina Manullang Universitas Negeri Medan
  • Frili Harmoni Sitompul Universitas Negeri Medan
  • Sri Ulina Barus Universitas Negeri Medan
  • Albert Junior Lingga Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1298

Keywords:

Peran Pelatih, Prestasi, Bulu Tangkis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatih dalam meningkatkan prestasi bulutangkis di Kabupaten Tapanuli Utara. Prestasi merupakan impian tertinggi dari atlet yang bisa dicapai dengan motivasi yang tinggi. Motivasi ini dapat berasal dari diri atlet atau dorongan dari luar seperti pelatih. Penelitian ini berfokus pada peran pelatih terhadap prestasi di bulutangkis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu atlet dan pelatih bulutangkis yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, peran pelatih sangat penting untuk meningkatkan prestasi atletnya, dimana Peran Pelatih sebagai pemimpin untuk meningkatkan prestasi atlet meliputi: memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki pengetahuan dan keterampilan, memiliki keseimbangan emosional. Serta Peran Pelatih sebagai motivator untuk meningkatkan prestasi atlet Bulutangkis, meliputi : memberikan contoh-contoh teknik permainan Bulutangkis, memberikan pengembangan kepercayaan diri, menegaskan untuk disiplin dan ketahanan mental. Peran pelatih yang dilakukan dengan baik dapat memotivasi atlet agar menjadi juara.

References

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Raja Grafindo.

Bangun, S. Y. (2019). Peran pelatih olahraga ekstrakurikuler dalam mengembangkan bakat dan minat olahraga pada peserta didik. Jurnal Prestasi, 2(4), 29–37.

Bungin, Burhan. (2012). Analisis data kualitatif: Pemahaman filosofis ke arah penguasaan model aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Grice, T. (2007). Bulutangkis: Petunjuk praktis untuk pemula dan lanjut. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Harsono. (2017). Kepelatihan olahraga: Teori dan metodologi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Harsuki. (2003). Perkembangan olahraga terkini: Kajian para pakar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Hendarso, Emy Susanti. (2010). Metode penelitian sosial: Berbagai alternatif pendekatan. Dalam B. Suyanto & Sutinah (Ed.), Penelitian kualitatif: Sebuah pengantar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Iyakrus, I. (2019). Pendidikan jasmani, olahraga, dan prestasi. Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan.

Juriana, J., Tahki, K., & Zulfitranto, G. (2018). Pengetahuan psikologi olahraga pada pelatih renang Indonesia. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 2(1), 31–38.

Purnama, S. K. (2013). Latihan imagery. Juara: Jurnal Iptek Olahraga, 1, 34–47.

Satria, Handri. (2010). Pelatih adalah seorang pemimpin. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunindia, Ninik Widiyanti. (2008). Kepemimpinan dalam masyarakat modern. Jakarta: Bina Aksara.

Supriyatna, Y., Kusmaedi, N., Hidayat, Y., & Hambali, B. (2019). Regression equation model of motivation, self-confidence, and anxiety variables in mastering badminton games learning outcome test. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Downloads

Published

2024-10-28

How to Cite

Manalu, N. ., Manullang, M., Sitompul, F. H., Barus, S. U., & Lingga, A. J. (2024). Analisis Peran Pelatih dalam Meningkatkan Prestasi Atlet Bulutangkis. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1635 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1298

Issue

Section

Articles