Makna Tabarruj dalam Al-Qur`An: Studi Komparatif Tafsîr Al-Thabarî dan Tafsîr Al-Mishbȃh

Authors

  • Fil Ilmitasari Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1250

Keywords:

Tabarruj, Kecantikan, Al-Qur`an

Abstract

Tesis ini mengungkap bahwa Al-Qur'an membahas konsep tabarruj, yaitu perilaku, sikap, atau pakaian yang menarik perhatian terhadap kecantikan fisik atau aurat wanita dengan cara yang bertentangan dengan ajaran Islam. Tabarruj dipandang sebagai fenomena yang merendahkan harkat perempuan dan berpotensi membawa dampak buruk bagi masyarakat. Baik Quraish Shihab maupun Al-Thabari sepakat bahwa tabarruj adalah tindakan yang harus dihindari, karena melanggar nilai-nilai Islam yang menjunjung kesopanan, kehormatan diri, dan menjaga kehormatan perempuan. Keduanya, meskipun sama-sama menganggap tabarruj berbahaya, memiliki perbedaan dalam melihat kepada siapa larangan ini ditujukan dan sejauh mana tindakan tersebut dikategorikan sebagai tabarruj. Al-Thabari berpandangan bahwa larangan tabarruj ditujukan khusus untuk istri-istri nabi pada masa itu, agar mereka tidak mengikuti perilaku wanita jahiliah, dengan anjuran untuk lebih banyak berdiam di rumah. Di sisi lain, Quraish Shihab menganggap larangan ini bersifat universal dan berlaku bagi semua muslimah hingga saat ini. Namun, ia tidak membatasi perempuan untuk tetap berada di rumah saja, dan membolehkan mereka bekerja atau beraktivitas di luar selama tetap memegang prinsip-prinsip kesopanan dalam berpakaian dan bertingkah laku. Penelitian ini adalah studi kepustakaan yang menggunakan metode kualitatif, menghimpun data dari berbagai sumber. Pendekatan yang digunakan dalam membahas ayat-ayat terkait tabarruj adalah metode tafsir maudhû’î atau tafsir tematik, yang bertujuan untuk menggali makna tabarruj secara lebih komprehensif dalam konteks Al-Qur'an.

References

Anwar, Mauludin, et.al. Cahaya, Cinta, dan Canda M. Quraish Shihab. Cet. 2 Tangerang: Lentera Hati, 2015.

Arifin, Zaenal. “Karateristik Tafsir al-Misbah.” Jurnal al-Ifkar. Vol. 8 No. 1 Tahun 2020.

Abdullah bin Jarullah, Mas’uliyah al-Mar’ah al-Muslimah: Tanggung Jawab Wanita Islam, diterjemahkan oleh Zamzam Afandi, Yogyakarta: Titian ilahi press, 1996

Yusoff, Adnan Mohamed, et.al., Melonjak Transformasi Ummah, Malaysia: Darul Syakir Enterprise, 2013.

Umar, M. Hasbih dan Abrar Yusra, “Perspektif Islam Tentang Tabarruj Dalam Penafsiran Para Ulama,” dalam Jurnal Literasiologi, Vol. 3 No. 4 Tahun 2020.

Wati, Mirna dan Hasep Saputra,” The Concept of Tabarruj in the Qur’an According to Muslim Commentarors,” in Journal AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, Vol. 3 No. 2 Tahun 2018.

Amaruddin, “Mengungkap Tafsir Jȃmî’ al-Bayȃn fi Tafsir al-Qur’an Karya ath-Thabari,” dalam Jurnal Syahadah, Vol. II, No. II Tahun 2014.

Mustaqim, Abdul, Metodologi Penelitian Al-Qur’an, Yogyakarta: Idea Sejahtera, 2015.

Tanjung, Abdurrahman Rusli “Analisis Terhadap Corak Tafsir Al-Adaby Al-Ijtima’i,” dalam Jurnal Analytica Islamica Vol. 3 No. 1 Tahun 2014.

Triani, Sri Indah, et.al., “Memahami Pesan Al-Qur`an dalam Pendekatan Tafsir bil-Ra’yi,” dalam Jurnal Al-Akbar Vol. 8 No. 2 Tahun 2022

Aminah, Nina, Pendidikan Kesehatan dalam Al-Qur`an, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.

Sugiono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, 2007.

Napisah, Siti Novi, “Bimbingan Perkawinan dalam Tafsîr al-Munîr Karya Wahbah Zuhaili,” Tesis. Jakarta: Program Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta, 2022.

Shihab, M. Quraish, Tafsir Al-Mishbah Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur`an. Vol. 7, 8, 11. Jakarta: Lentera Hati, 2002

Syayfi, Shohib. “Aurat Perempuan Monopouse Studi Komparatif Atas Terjemah Al-Qur`an Kemenag RI dan Terjemah Tafsiriyah Muhammad Thalib.” Tesis. Jakarta: Program Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta, 2021.

Thabari, Abu Ja'far Muhammad bin Jarir. Jâmi’ al-Bayân ‘an-Ta'wîl Âyi Al-Qur'ân. Jil. 19, 21. Kairo: Dar as-Salam, 2007.

Khasanah, Mahfidhatul, “Adab Berhias Muslimah Perspektif Ma’na-cum-Maghza tentang Tabarruj dalam QS Al-Ahzȃb: 33,” dalam Jurnal Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2021.

Zuhaili, Wahbah. Tafsîr Al-Munîr Aqîdah, Syarî’ah. Manhaj Jilid 11. Jakarta: Gema Insani, 2016.

Downloads

Published

2024-10-15

How to Cite

Ilmitasari, F. (2024). Makna Tabarruj dalam Al-Qur`An: Studi Komparatif Tafsîr Al-Thabarî dan Tafsîr Al-Mishbȃh. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1336 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1250

Issue

Section

Articles