Model Pendidikan Berbasis Nilai Keislaman, Pancasila, dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Kurikulum Merdeka

Authors

  • Marwan Marwan Universitas Almuslim
  • Siraj Siraj Universitas Malikussaleh
  • Riandi Marisa Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1087

Keywords:

Model Pembelajaran, Nilai Keislaman, Kearifan Lokal, Kurikulum Merdeka

Abstract

Sistem Pendidikan Nasional di Aceh diselenggarakan secara Islami dan terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan. Temuan awal didapatkan beberapa faktor penyebab belum maksimalnya penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh, diantaranya: 1) minimnya sosialisasi, komunikasi, dan koordinasi antara berbagai stakeholder; 2) pihak sekolah belum memahami konsep penyelenggaraan pendidikan terpadu; 3) belum adanya petunjuk teknis; dan 4) rendahnya partisipasi orang tua dan masyarakat dengan pihak sekolah dalam mendukung pendidikan yang terpadu. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan pihak sekolah dalam melaksanakan sistem pendidikan terpadu berbasis nilai-nilai islami, kebangsaan dan keacehan sebagai sebuah model pendidikan di Aceh. Konsep model pendidikan terpadu kemudian menjadi sebuah model pendidikan yang dapat digunakan oleh seluruh sekolah yang ada di Aceh. Agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diatasi, maka diperlukan skala prioritas dalam membangun dan melakukan perubahan dalam berbagai aspek sebagai bagian dari reformasi pendidikan yaitu pada aspek regulatori, profesionalitas; dan aspek manajemen. Tujuan penelitian adalah identifikasi potensi dan implementasi penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh dan bentuk usaha Pemerintah Aceh dalam memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan terpadu sebagai penguat implementasi kurikulum merdeka menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Method dengan menggunakan metode deskriptif. Tahapan penelitian dilakukan dengan mengikuti The Exploratory Sequential Design. Hasil penelitian merupakan rekomendasi model penyelenggaraan pendidikan terpadu yang lebih obyektif dan aplikatif sebagai masukan dalam kerangka perumusan kebijakan pendidikan. Novelty dalam penelitian berupa model penyelenggaraan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, Pancasila dan kearifan lokal Aceh sebagai penguat kurikulum merdeka yang bermuara pada terciptanya manusia yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju sehingga akan menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berani dan berdaya saing tinggi pada era 4.0.

References

Andrianti, S., & Rahmi, F. (2024). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Canduang Kab. Agam, Kec. Canduang. Indo Green Journal, 2(1), 15 – 19. https://doi.org/10.31004/green.v2i1.40

Hartono. (2013). Pendidikan Karater dalam Kurikulum 2013. Jnana Budaya: Media Informasi dan Publikasi Sejarah dan Nilai Tradisional.

II, H., Amin, T. S., & Zulfitri, Z. (2022). Community’s Role In Developing Local Culture And Wisdom In The Digital Media Era. ANTHOR: Education and Learning Journal, 1(6), 394–403. https://doi.org/10.31004/anthor.v1i6.144

Meliza, Siraj, & Zahriyanti. (2024). Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen. 5(2), 127–168. https://doi.org/10.30596/jppp.v5i2.17397

Nasrah, S. (2022). Local Wisdom-Based School Culture Model Design in Realizing Character Education. ICoSPOLHUM, 1–5.

Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pokok-Pokok Syariat Islam, 1 (2014).

Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, 2014 Pemerintah Aceh 1 (2014).

Samsudin. (2012). Format Baru Transformasi Pendidikan Islam. Islamica, 7(1).

Siraj, Nasrah, S., Abnu, M. C., Illah, A., & Simehate, B. S. (2022). Pendidikan Terpadu: Integrasi Nilai-nilai Keislaman, Kebangsaan, Keacehan dalam Pembelajaran. Journal On Teacher Education, 4, 126–141.

Siraj, Sayni, N., Illah, A., & Simehate, B. S. (2022). Desain Model Budaya Sekolah Berbasis Nilai Kebangsaan dan Kearifan Lokal dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 1349–1358.

Srimulyani, E. (2013). Islamic schooling in Aceh: Change, reform, and local context. Studia Islamika, 20(3), 467–487. https://doi.org/10.15408/sdi.20.3.513.467-487

Suhadi, & Miftahul, J. (2020). Analisis Torsi Mengikuti Pola Gerakan Shalat Ketika Takbiratul Ihram dan Setelah Takbiratul Ihram. 2(1).

Sumianto, S., Putra, M. J. A., Surya, Y. F., Zulhendri, Z., Pebriana, P. H., & Aprinawati, I. (2023). Workshop Implementasi Kurikulum Merdekadi SDIT Raudhaturrahmah Pekanbaru . Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan Dan Teknologi Masyarakat, 1(2), 95–100. https://doi.org/10.31004/dedikasi.v1i2.22

Syarkani, & siraj. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Budaya Pada Mahasiswa Fkip Fisika Universitas Almuslim. Jurnal Variasi.

Undang-Undang no 11 Tentang Pemerintahan Aceh, Sekretariat Negara (2006).

Downloads

Published

2024-09-10

How to Cite

Marwan, M., Siraj, S., & Marisa, R. . (2024). Model Pendidikan Berbasis Nilai Keislaman, Pancasila, dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Kurikulum Merdeka. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 122–126. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1087

Issue

Section

Articles