Pembelajaran Seni Teater Tradisional Daerah Setempat Menggunakan Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Rambang Dangku
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v3i2.105Keywords:
Seni Teater, Tradisional Daerah, Metode DemonstrasiAbstract
This research aims to find out the learning of traditional local theater using the demonstration method in class X students at SMA Negeri 1 Ramang Dangku. This research is a type of descriptive qualitative research method using one teacher, namely Mr. Ade Setiawan S. Pd as one of the class X cultural arts teachers and also 10 students consisting of 5 male students and also 5 female students. Based on the results of the study, shows that traditional theater learning using the demonstration method can run well
compared to the lecture method. This can increase the enthusiasm of students to learn well.
References
Basir, D., & Amrina, D. E. (2017). Pengantar Metode Penelitian Pendidikan. Palembang: Penerbit Dan Percetakan.
Cahyadi. (2016). Hubungan Antara Motivasi Belajar Siswa dan Penampilan Guru terhadap Hasil Belajar Siswa. E-DuMath.
Dhony, N. N. (2015). Struktur Pertunjukan teater Dulmuluk dalam Lakon AbdulMuluk Jauhari Palembang. Seni Budaya, Vol 15 No.3.
Djamarah. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Gupita, W., & Kusumastuti, E. (2012). Bentuk Pertunjukan Kesenian Jamilin Di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal. Universitas Negeri Semarang, 2.
Hera, T. (2020). Fungsi Tari Tanggai di Palembang. Sitakara, 65.
Hera, T., & Nurdin. (2019). Kontribusi Motivasi Mahasiswa Dalam Proses Kreatif Penciptaan Tari Pada Mata Kuliah Koreografi. Dosen Program Studi Pendidikan Sendratasik Universitas PGRI Palembang, 12.
Herimanto, & Winarno. (2012). Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Heriyawati, Y. (2016). Seni Pertunjukan Dan Ritual. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Heryawati, Y. (2016). Seni Pertunjukan dan Ritual. Yogyakarta: Ombak Tiga.
Laksana, R. B. (2017). Pengetahuan Dasar Kesenian. Depok: Rajawali Pers.
Laksana, R. B., & Laksana. (2018). Sejarah Kebudayaan Sumatera Selatan. Palembang: Perkumpulan Seni Sapu Lidi.
Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, N. (2016). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Nurdin. (2016). Tari Zapin Dalam Hajatan Pernikahan Masyarakat Keturunan Arab Di Kota Palembang. Sitakara, 20.
Nurdin. (2018). Konsep Kreatifitas Wallas Dalam Proses Penciptaan Tari Tepak Keraton. Sitakara, 83.
Nurdin. (2019). Tata Rias dan Busana Tari Serasan Seadanan di Kabupaten Oku Selatan. Dosen FKIP Prodi Pendidikan Sendratasik Universitas PGRI Palembang , 44.
Nurdin, & Setyaningrum, N. D. (2020). Betenun Sebuah Wujud Proses Kreatif Mahasiswa Seni Pertunjukan Universitas PGRI Palembang. Sitakara, 10.
Percetakan, U. P. (2017). Pengantar Metode Penelitian Pendidikan. Palembang: Universitas Sriwijaya.
Soedarsono. (2002). Seni Pertunjukan Indonesia Di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, P. D. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta,Cv.
Sumardjo, J. (2000). Filsafat Seni. Bandung: Itb.
Sumiah, N. (2013). Analisis Keterampilan Mengajar Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar.
Supriantini. (2014). Sosiologi Tari. Palembang: Noer Fikri Offset Perpustakaan Nasional (KDT).
Yustika, M., & Bisri, M. H. (2017). Bentuk Penyajian Tari Bedana Di Sanggar Siakh Budaya Desa Terbaya Kecamatan Kotaagung Kabupaten tanggamus lampung. Universitas Negeri Semarang, 7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Versilia Destiani, Hasan, Muhsin Ilhaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









