Peran Superego dalam Pembentukan Etika dan Moral Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1063Keywords:
Superego, Etika dan Moral, Teori Freud, Bahasa IndonesiaAbstract
Pendidikan karakter di sekolah dasar memegang peran krusial dalam membentuk dasar-dasar moral dan etika siswa. Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran tidak hanya mengajarkan aspek linguistik, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya, sastra, dan moral. Teori psikoanalisis Freud menyoroti pentingnya superego dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pembelajaran Bahasa Indonesia dapat memaksimalkan peran superego dalam membentuk karakter siswa. Melalui kajian literatur, disimpulkan bahwa materi pembelajaran Bahasa Indonesia, seperti cerita rakyat dan diskusi kelas, dapat efektif menyampaikan nilai-nilai moral. Peran guru dalam memilih materi dan merancang pembelajaran juga sangat penting. Implementasi pendidikan karakter melalui Bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui strategi kontekstual, diskusi kelompok, refleksi pribadi, penilaian berbasis proyek, dan penggunaan media sastra. Dengan demikian, pendekatan ini dapat memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai moral siswa dalam kehidupan sehari-hari.
References
Devianty, R. (2017). Peran Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah dalam Pendidikan Karakter. Ijtimaiyah, 1(2).
Elista, E., Adha, M. M., Putri, D. S., & Mentari, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Siswa. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan, 2(1), 498–505.
Fauzian, R. (2020). Pengantar Psikologi Perkembangan. Sukabumi: CV Jejak.
Freud, S. (1983). Sekelumit Sejarah Psikoanalisa. Gramedia.
Hartmann, H., & Loewenstein, R. M. (1962). Notes on the Superego. The Psychoanalytic Study of the Child, 17(1), 42–81. https://doi.org/10.1080/00797308.1962.11822838
Hendrick, I. (1938). The Ego and the Defense Machanisms a Review and Discussion. New York: The Psychoanalytic Review.
Mahpudoh, Wellem, K. A., Septriani, Annisa, Putri, Z. D., & Wulandari, R. R. (2024). Sastra Anak. Padang: Gita Lentera.
Mayer, J. D. (1995). A Framework for the Classification of Personality Components. Journal of Personality, 63(4), 819–878. https://doi.org/10.1111/j.1467-6494.1995.tb00318.x
Nurgiantoro, B. (2018). Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Bahasa. Gadjah Mada University Press.
Parsons, T. (1952). The superego and the theory of social systems. Psychiatry, 15(1), 15–25. https://doi.org/10.1080/00332747.1952.11022854
Pramujiono, A., Suhari, Rachmadtullah, R., Indrayanti, T., & Setiawan, B. (2020). Kesatuan Berbahasa, Pendidikan Karakter dan Pembelajaran yang Humanis. Jakarta: Indocam.
Repiyani, E., Pasaribu, I. A., Anggraeni, R. A. S., & Nugraha, A. L. (2017). Optimization of Character Development With Psychoanalysis Sigmund Freud. Religia, 14(2), 1–7.
Rodiyah, M., Suhemanto, & Fawait, A. (2023). The Importance Of Islamic Religious Education And Moral Education In Building The Character Of Primary School Children. Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity, 1(1).
Saputra, A. M. A., Tawil, M. R., Hartutik, Nazmi, R., & Abute, E. La. (2023). Pendidikan Karakter di Era Milenial: Membangun Generasi Unggul Depan. Jambi: Sonpedia.
Toha-sarumpaet, R. K. (2016). Berpikir Tentang Pembangunan Karakter Anak: Bacaan Anak Indonesia? Seminar Nasional Sastra Anak, 1–10. https://pbsi.uad.ac.id/wp-content/uploads/1.pdf
Wiraatmadja, S. (2003). Pengantar Psikologi Umum. STT Simpson.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Iis Aprinawati, Adi Atmoko, Radeni Sukma Indra Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









